S E C O N D C H A N C E
Chapter 3
Sekarang sudah bel makan siang, tapi hinata sama sekali tak menyentuh makanannya. Dan ia lebih memilih pergi ke toilet daripada makan bersama temannya.
Hinata berjalan pelan di lorong kelas, tumben sekali sepi? Itu dikarenakan hujan tadi pagi membuat banyak murid tak datang ke sekolah.
Hinata merasa tubuhnya benar benar tak sanggup untuk berdiri lagi, kemudian ia pun terjatuh dan pingsan di lorong tersebut. Tak ada seorangpun yang berada disana saat itu, mungkin kali ini Hinata benar benar sial.
Kageyama sedang berjalan santai sambil meminum susu yang dibelinya tadi pagi namun sepertinya ia sedang melamun.. Dan kalian mau tau apa yang sedang ia pikir kan? Hinata dengan seragamnya yang kebesaran, sungguh menggemaskan!
Kemudian kageyama pun akhirnya memutuskan untuk mengunjungi hinata dikelasnya untuk melihat reaksi hinata yang tengah meminjam seragamnya itu, ia juga sebenarnya penasaran dengan reaksi teman hinata, tapi ia berharap temannya tidak macam macam dengan hinata'nya'.
Kageyama berjalan di lorong sekolahnya, ia memutuskan untuk mencari tong sampah agar ia bisa membuang kotak susu kosong yang dipegangnya itu.
Dan ketika kageyama mencari tong sampah, yang ia temukan malah hinata yang terbaring lemah dengan wajah sepucat kertas.
"HINATA!! "
S E C O N D C H A N C E
"HINATA!! " Teriak kageyama terkejut lalu ia langsung menggendong Hinata ke dalam pelukannya, tubuhnya panas, sangat panas. Kageyama langsung membawanya ke UKS.
"Nhn.... "
Hinata merasa tangannya sedang digenggam oleh seseorang. Tapi seperti nya orang itu tertidur..
Namun, hal tersebut tidak membuat hinata terbangun dan malah membuat Hinata semakin menggengam erat tangan tersebut dan melanjutkan tidurnya.
Kageyama merasa seseorang menggengam erat tangannya. Hal tersebut pun membuatnya terbangun.
"Hinata? " Tanyanya. Lalu ia melihat wajah hinata yang penuh keringat serta pipinya yang merah.
"Sh*t, kenapa aku malah tertegun dengan wajah imutnya itu?! Ayolah kageyama kau itu straight, tak mungkin kau suka dengan laki laki kan?! " Batin kageyama.
"Tapi... Aku... " Lanjut kageyama.
Tanpa ia sadari, tubuhnya bergerak sendiri mengecup bibir mungil hinata.
Hinata merasa seperti ada yang menempel di bibirnya, nyamuk? Bukan. Ada sedikit rasa anggur..
"Manis" Pikir hinata.
Kemudian hinata membuka pelan matanya dan melihat kageyama yang hanya berjarak kurang dari 1 cm dari nya.
Dengan spontan, hinata langsung mendorong kageyama sekeras tenaga nya.
"A-ah, maaf.. " Ucap kageyama pelan.
"Ti.. Tidak, harusnya aku yang minta maaf, tadi itu ciuman pertama ku, jadi.. Aku sedikir syok"balas hinata lalu, Sebuah senyum tipis terukir di bibir pucat hinata.
"Eh? Mana sepatu dan kaus kaki ku? " Tanya hinata ke kageyama.
"Disini" Kageyama langsung mengangkat sebungkus plastik yang berisi kaus kaki dan sepatu hinata yang basah.
"Kenapa tadi kau tak bilang kalau kaus kaki dan sepatu mu basah?! Kalau kau bilang padaku, mungkin saja kau tak akan demam seperti ini! " Bentak kageyama.
"M-maaf.. " Balas hinata pelan sambil menundukkan kepalanya.
"Haah.. Mulai besok aku yang akan mengantarmu ke sekolah" Ucap kageyama lalu ia mengecup dahi hinata.
"Aku ke kelas dulu, aku akan kembali sehabis pulang sekolah, kau istirahat saja, aku akan mengurus surat izin mu" Sehabis menyampaikan pesannya, kageyama langsung meninggalkan hinata dengan wajah hinata yang semakin memerah karna perlakuan Kageyama.
Dreeeekk... Suara pintu digeser, membuat hinata sadar atas lamunannya lalu segera mengecek siapa dibalik pintu itu.
"Ah, kamu sudah bangun? Syukurlah, kau tahu sepanik apa pacarmu tadi? Ia bahkan mengamuk ketika kusuruh kembali ke kelas, haha" Ucap suster UKS tersebut lalu ia mulai mengecek suhu tubuh hinata.
"Sudah lumayan turun, tapi kamu masih harus istirahat disini sampai ada orang yang menjemputnu pulang, akan berbahaya jika kau pulang sendiri. " Saran suster tersebut.
"Oke" Balas hinata.
S E C O N D C H A N C E
Sepulang sekolah, Kageyama langsung menuju UKS untuk melihat keadaan hinata. Entah apa yang membuatnya sekhawatir ini padanya, padahal ia 'jelas-jelas' tak ada perasaan apapun pada hinata, tapi biarlah. Yang terpenting sekarang adalah keadaan Hinata.
Dan begitu dibuka pintu UKS nya, yang ia lihat malah membuat hatinya serasa ditusuk pisau.
Ia melihat hinata yang sedang dipeluk seorang lelaki, terlebih lagi wajah lelaki itu memerah.
"Siapa dia?! "
KAMU SEDANG MEMBACA
SECOND CHANCE || KageHina [COMPLETED]
FanfictionSawamura Shoyo, seorang pria bersurai oranye dengan mata secerah mentari pagi itu tiba tiba dibawa paksa oleh seorang 'teman' nya, siapa lagi kalau bukan Kageyama Tobio. Seorang pria yang sangat populer di kalangan gadis gadis di sekolahnya, SMA Kar...
![SECOND CHANCE || KageHina [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/225454597-64-k618140.jpg)