20. Trust [END]

7K 569 188
                                        

SECOND CHANCE
Chapter 20

=======================
WARNING: BxB, gaje, ooc, dan kurang nyentuh. But hope u enjoy!
=======================

"Aku...,

Tak ingin menemuimu lagi.. "

Kageyama menoleh pelan ke arah shoyo yang tertunduk, "Kenapa? " Tanyanya.

Shoyo tak menjawab, rasanya entah kenapa ia tak bisa mengeluarkan suaranya.

"Shoyo.. Kenapa? " Tanya Kageyama kembali.

Shoyo kembali menatap kageyama, " A-.. Aku.. Tak bisa menjawabnya.."

Kageyama menghela berat, mengacak surai ravennya frustasi.

"Aku salah apa? " Tanya kageyama, ia tak tau lagi harus apa.

Shoyo menundukkan kepalanya, enggan menatap kageyama.

"Shoyo, tatap aku. "

"Shoyo.. "

"Shoyo! "

Tak ada respon sama sekali darinya.

Kageyama kembali mengerang frustasi.

"Kau kenapa?! " Emosinya mulai tak stabil.

"Sh-"

"Aku tak ingin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aku tak ingin.. Aku tak ingin membuatmu merasakan hal yang sama! " Shoyo kembali terisak.

Kageyama terkejut, "hal apa? " Tanyanya bingung.

"Menghianatimu, seperti yang kulakukan pada atsumu-san. "

Shoyo kembali menatap manik gelap kageyama, " Bertemu sesukaku saja dengan orang lain tanpa sepengetahuan pacarku, lalu mencampakkan nya begitu saja. "

Shoyo tertawa miris, "Aku ini kelihatan seperti pelacur, ya? "

Kageyama menangkup pipi shoyo, kemudian menatapnya dalam.

" Dengar, aku tak peduli dengan sebutan pelacur atau apalah itu.. Tapi aku akan menantangmu jika kamu menyuruhku untuk tak menemuimu lagi. "

Shoyo kembali terisak, " Kalau aku melakukan hal yang sama padamu, apakah kau tak takut akan hal itu?"

Kageyama tersenyum kecil, " Tidak. Karna aku percaya kau takkan pernah melakukan hal seperti itu dibelakangku. "

Kedua pipinya bersemu merah, shoyo kembali memeluk erat pria jangkung dihadapannya. Ekspresi wajahnya sudah tak bisa dibaca, ia bingung harus kembali menangis atau haruskah ia tersenyum.

"Aku tak mengerti bagaimana kamu bisa dengan mudahnya mengatakan hal seperti itu.. " Lirih shoyo, ia tak bertenaga lagi. Energinya terkuras habis.

Kageyama mengelus pelan kedua kelopak mata shoyo yang memerah, " Cengeng. " Ledeknya.

Shoyo melotot, tak terima dipanggil seperti itu. "Emangnya gaboleh? " Cemberut shoyo.

SECOND  CHANCE || KageHina [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang