sisi lain dari diriku ternyata banyak. ada beragam jenis karakter yang hidup dalam diriku. Pada akhirnya, aku sendirilah yang menjadi teman terbaik untuk diriku sendiri.
So, enjoy your reading!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seandainya Tuhan berbicara pada orangtuaku.
"Kalian ngapain repot-repot nangis memelas dengan penuh kerendahan demi meminta sebuah kebahagiaan bagi anak itu? Dia saja tidak peduli pada kehidupannya lantas kenapa kalian meminta-Ku untuk peduli padanya?"