Rontaku bisu
Memekak kamu nan tuli
Mana mungkin kamu peduli?
Pejamku penuh angan
Mana bisa lelap antarkan
Pada mimpi indah bukan kenangan
Jurang di baliknya
Membisik hati tuk mendekat
Lantas ia kan bersorak
Jika aku kalah atas rayunya
Terperosok jurang tertulis rindu
Tertatih aku menjauh
Menolak jatuh mentah-mentah
Gejolak rindu yang semula hangat
'Kan menyiksa hingga sekarat
Segala tatih yang menjadi rangkak
Adalah jejak jerih payah
Mustahil aku 'kan peduli
Meski rontamu sampai bisu
Meneriak kata kembali padaku
Yang berpura-pura tuli laksana kamu
KAMU SEDANG MEMBACA
Bersuara Lewat Aksara
PoésieHanya sejumput rasa dari sekian rasa yang tak pernah disuarakan. Lewat aksara ini, biarkan apa yang terpendam menjadi bebas terlepaskan. Semoga ada satu atau lebih aksara dalam tulisan ini yang mewakili isi hatimu yang terdalam. Sincerly, mutiecs
