Chapter 15.

123 20 1
                                        

Chapter 15.

───────────────

───────────────

"yaampun kak... kakak tadi makan kesini sama siapa?." tanya Umji

"Sama temen gue bertiga, tapi keknya mereka udah pulang." Yuju

"yah, susah dong kalo gini." Umji

"yaudahlah, kita balik aja... ayo, rumahlo dimana? biar gue anter balik." Yuju

"kakak bawa kendaraan?." Umji

"nggak sih, tapi ada sepeda gue di rumah Han :v ." Yuju

"rumah Han? kak Han itu rumahnya dimana?." Umji

"deket kok, disana." Yuju

"yaudah ayok kak." Umji dan Yuju pergi kerumah Han

Tokk.. Tokk... Tokk...

"siapa?──Oh Yuju." wajah Han tampak datar

"lah? lo ngapa? muka ditekuk gitu, tambah jelek bahhhh " Yuju

"apaan, lo bilang mo mabar." Han

"aela, hp gue ilang... ntar deh kalo ketemu."

"watttt??? bentar gue lacak dulu──."

"gausah, gue cuma mau ngambil sepeda gue, dimana?."

"oh disamping, bentar gue ambilin dulu " Han mengambil sepeda Yuju

"nih."

"makasih ye... maap ngerepotin." Yuju

"Heem."

"lahini siapa?." tanya Han pada Umji

"Umji Oppa." Umji agak membungkuk

"gausah formal gitu, gue Han... temennya Yuju."

"Nee Oppa─emmm maksudku kak." Umji terkekeh

"dia pindahan dari ilsan, agak baku hehe." Yuju

"Yaudah.. gue duluan Han."

Yuju dan Umji pergi kerumah Umji terlebih dahulu dan sesampainya . . .

"Kak, terimakasih.. aku masuk dulu ya." Umji

"iya, hati2 ye ji." Yuju

Umji berlari masuk kerumahnya dan, tidak ada 1 menit sudah terjadi keributan

Prangggg!!!!!

"eh─apaantu?." Yuju menepikan sepedanya dan sedikit mengintip kedalam Rumah Umji

───────────────

───────────────

"Kenapa pulang jam segini hah?! mau jadi Yeoja macam apa kau Umji?!." kayaknya ini Eommanya Umji

"m-mian... a-aku baru pulang kerja." Umji menunduk, kayaknya yang bunyi tadi Vas bunga kena palanya Umji deh, soalnya kepalanya berdarah

"kerja?! mana hasilnya?! berikan uangmu padaku!." Ahjuma itu malakin Umji

"i-ini eomma." Ahjuma itu langsung rampas uang Umji

"sana ke kamar!!." ahjuma itu langsung ninggalin Umji

sedangkan Umji, dia kekamarnya... kamarnya diatas, pas gue liat kearah samping rumahnya . . .



The Real Cool.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang