Delapan belas

1.5K 70 2
                                        

Devan mengantarkan keysa pulang kerumah gadis itu

"Ga mau mampir dulu van?" Tanya keysa

"Aku langsung ke rumah sakit aja"

"Yaudah hati hati kabarin kalo udah sampe" devan tersenyum lalu mengacak acakan rambut keysa

"Iyaa sayang"

Devan berpamitan kepada keysa lalu menyalakan mobilnya dan berlalu dari rumah gadis itu.keysa memasuki rumah nya dia melihat mamanya sedang di ruang tamu sendiri sambil membaca majalah dengan kacamata yg bertengker manis di hidungnya

"Mah" mamanya keysa menengok ke sumber suara

Anita orang tua keysa melepas kecamatanya "sudah pulang key?"

Keysa duduk di sebelah mamanya sambil menganggukan kepalanya "pulang sama siapa?" Tanya anita

"Devan"

"Kok ga disuruh masuk dulu"

"Devan langsung kerumah sakit lagi mah"

Anita mengubah duduknya menghadap anaknya "gimana adiknya devan sekarang?"

"Udah sedikit membaik mah"

"Alhamdulillah"

"Yaudah aku kekamar dulu ya mau istirahat"anita tersenyum dan menganggukan kepalanya

Keysa langsung beranjak berdiri dan menaiki tangga menuju kamarnya

{}

Davi menelusuri koridor sekolah nya dengan malas,rasanya dia ingin menjaga gadisnya saja di rumah sakit itu yg sedang dijaga oleh mamahnya.

Anna tidak bisa menjaga anaknya dikarenakan rafi ada urusan bisnis di luar kota selama 3 hari daripada davi yg terus meliburkan diri di sekolah karna menjaga allea lebih baik rita yg menjaga nya.rita juga tidak keberatan malah dengan senang hati menjaganya.

anna dan rita juga sudah melarang keras jika davi semasa hari sekolah menjaga allea harus selepas pulang sekolah.

Davi hanya pasrah saja dengan kedua wanita mamah mamah muda itu.HAH MAMA MUDA?GOYANG MAMA MUDA...

"Ka davi" davi memberhentikan langkahnya membalikan badan nya menatap datar yg sudah mengganggu waktu pagi nya ini

Davi mengangkat satu alisnya "ini buat kaka dimakan ya ka" ujarnya sambil tersenyum

Davi menatap datar gadis didepannya ini "gabutuh" lalu davi langsung melengos pergi

Caca melongo melihat kaka kelasnya ini,ya yg memberi davi sarapan adalah caca

Tepukan dipundaknya membuyarkan lamunannya "masih pagi udah gatel aja" ucap candra

"Ulet bulu" ketus arjuna

"Gue bilang lo jauhin davi deh daripada lo nyesel nantinya" ucap bayu

Lalu ketiga nya melengos pergi meninggalkan caca yg sedang mencerna ucapan ketiga pria itu

ya saat caca memberi sarapan untuk davi ketiga pria itu sudah melihatnya di ujung koridor dia hanya memperhatikan saat davi sudah pergi baru mereka berjalan

"Gue pastiin seorang davi akan tunduk sama gue"

{}

Jam istirahat sudah terdenger membuat kantin menjadi penuh

Meja bagian pojok kantin sudah diisi dengan mos wanted SMA GARUDA.

Semuanya sedang menikmati acara makan nya dengan sesekali bercanda gurau.sampai sampai meja pojok itu menjadi hening karna kedatangan seseorang

"Kak aku boleh duduk disini ga?" Tanya caca sambil terssenyum

"Gak!"Ketus keysa

"Kenapa emangnya ka?" Caca jelas tidak terima memang kenapa jika duduk Saja?

"Cari bangku lain aja" ucap bayu

"Pada penuh ka" mereka lalu melihat sekeliling kantin benar sudah penuh tetapi di dekat pintu masuk kantin masih muat jika hanya satu orang

"Noh ada di depan" ucap rizky

"Tapi kan aku ga kenal mereka ka"

"Kita juga ga kenal lo" ketus keysa

"Jangan disini deh ntar gue jadi gatel" ucap arjuna

"Iyaa bener lo jun" ucap candra sambil mengunyah

"Emangnya aku apa si ka?" Ucap caca kesal

"Ulet bulu" ucap candra

"Astaga ulet bulu itu di daun bukan dimari ye" ucap adit

"Udah lo cari bangku lain aja deh" ucap devan

"Iyaa bener" timpal sherly yg juga jegah dengan sifat caca yg secara terang terangan mendekati davi

"Tau sanah lo" ketus keysa

Caca yg kesal lalu menjatuhkan jus nya ke keysa dengan sengaja karna kebetulan dia dekat dengan keysa.dia kesal selali dengan keysa karna tatapan menjijikan yg menunjukan ke dirinya

Semua orang terkejut apalagi keysa yg dilakukan secara mendadak "lo apa apaansih" bentak devan.

apa apaain ini gadisnya sedang diam kenapa dia menyiramnya?

"Gasengaja ka" ucap caca santai

"Gila lo" maki keysa

"Ayo key ganti dulu pake baju aku kita ambil diloker" devan langsung mengajak gadisnya keluar kantin.sebelumnya dia melewati caca dengan sengaja menubruk bahunya yg membuat caca hampir terhuyung kebelakang

"Gila lo ulet bulu" ucap candra

"Tau sanah lo pergi" ucap sherly yg juga kesal

"Pergi" davi berucap datar dan menatap tajam caca

"Aku kan cuma duduk doang emang kenapa si?"

"Ntar kita semua jadi gatel karna lo" ucap candra

"Tau sanah" ucap adit

Caca dengan perasaan kesal dia langsung pergi dari meja itu dan keluar kantin dengan perasaan kesal

"Agh liat aja lo pada" geram gadis itu
-
-
-
Tbc
Maaf ya pendek hihi
Jangan lupa dan komen✌️

My badboy is possessiveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang