Ia sendiri menantikan sang bintang dan ia menyakiti sang langit
Sang bulan.
Terlihat terang malam ini, ia begitu indah walaupun berada di tengah gelapnya malam. Ia sendiri tanpa di temani sang bintang, namun ada sang langit yang selalu menemani nya walupun sang bulan tak menganggap keberadaan sang langit, ia hanya menantikan keberadaan sang bintang, namun sang bintang tak kunjung datang.
Apa yang harus di lakukan sang bulan? Ia merasa bersalah terhadap sang langit, ia juga bodoh di depan semua orang hanya karena sang bintang. Semuanya tidak terduga mereka datang begitu saja, membuat kenangan, kenangan di alam semesta ini.
Jika cinta bisa saja membunuhmu, maka berhati-hati lah dengan cinta yang kau buat dengan orang yang menurut mu terbaik.
Jangan lah bergantung pada ia yang datang sekarang, ingat siapa tau ia hanya sekedar beristirahat bukan menetap kepada dirimu untuk selama nya.
Carilah seseorang yang menganggap mu sebagai tempat nya untuk mengeluh dan sebagai tempatnya kembali kepada sang pemilik hati.
