Hari ini cuaca sangat terang menderang walaupun awan agak sedikit berwarna hitam pertanda hujan akan tiba,Monchy,Feira,dan Azzura berjalan kearah kantin dikampus mereka.
"Apakah boleh aku berteman dengan mereka-mereka itu"gumam salah satu siswa saat melihat Monchy,Feira,dan juga Azzura yang sudah tiba di kantin
"Sepertinya tidak"
"Mengapa,apakah salah jika kita ingin berteman"
"Bukan salah ataupun tidak nya,mereka mau tidak berteman dengan gadis cupu seperti mu ini"
Monchy,Feira,dan Azzura tertawa kecil saat mendengar percakapan antara siswa-siswa yang membicarakan mereka tadi,berteman saja dengan mereka jika kamu baik mereka pun ikut baik namun jika kamu licik atau jahat hati-hati saja. Karna kalian bermain kepada seseorang yang tidak tepat.
Hujan mulai turun hampir setiap orang-orang yang berbicara tidak terdengar karna suara hujan yang cukup kencang ditambah angin yang bersepoi-sepoi.
"Mengapa hujan ini turun, aku jadi tidak bisa melumurkan tulang rusukku ke darah yang kental"ucap Feira sedikit kesal
Feira memang tidak terlalu menyukai hujan sama seperti Azzura mereka berdua tidak terlalu menyukai air yang turun dari Langit ini,berbeda dengan Monchy ia sangat menyukai hujan ditambah bau aspal sungguh suasana yang sangat indah.
Sepertinya Feira lah yang akan menjadi penerus Monchy selanjutnya karna Feira hampir memiliki sifat yang persis dengan Monchy,tidak suka bermain-main dengan musuh,lebih suka blakblakan,dan sering sekali menyakiti saudara mereka sendiri. Tapi jangan lupakan Feira adalah seorang yang Happyvirus.
Azzura masih bisa untuk dikendalikan karna ia memiliki saudara perempuan yang normal padahal isi dalam rumah mereka semuanya adalah psikopat,Tselena normal karna dulu ia di asingkan bersama dengan saudara laki-laki Monchy jadi dimasa-masa tersulit mereka tidak berada disana.
"Sudah seberapa banyak tulang manusia yang kau koleksi?"tanya Monchy kepada Feira
"Sekitar 800 lebih"
Azzura membulatkan matanya sebanyak itu tapi satu pun tidak ingin diberikannya kepada Azzura,"Sebanyak itu"ucap Azzura terkejut
Feira mengangkat sebelah alisnya,"Mengapa bukannya sudah ku berikan satu padamu malam itu"kata Feira
"Memang. Tapi hanya satu kau licik"geram Azzura
Monchy meminum satu gelas jus yang berada didepannya,"Untuk apa kau mengoleksi sebanyak itu"tanyanya kembali
"Untuk di sumbangkan kerumah sakit yang membutuhkan tulang-tulang rusuk manusia"kata-kata Feira sontak membuat Monchy tersenyum betapa mulianya hati seorang iblis ini
Lihatlah tidak semua psikopat itu memiliki hati yang kejam mereka juga memilik hati mulia walaupun tidak sebesar hati iblis mereka.
Azzura geram lalu menamparkan tangannya dimeja hingga semua orang yang berada dikantin itu menoleh,"Merepotkan saja tidak berguna"murka Azzura
"Berhenti bersikap seperti itu atau ku bunuh kau"ancam Monchy
Ingatlah Azzura ini kampus bukan rumah atau gudang tempat kalian bersembunyi dan beraksi. Azzura duduk dengan keadaan emosi yang masih meluap didalam dirinya.
Feira menatap Azzura tajam seperti ingin menerkamnya saja,"Bodoh,ini bukan rumahmu. Identitas ketahuan aku akan membunuhmu hidup-hidup"peringatan pertama yang di berikan oleh Feira
"Sudahlah cepat habiskan makanan kalian. Dosen sebentar lagi akan tiba"pinta Monchy
Dibalik sifat mereka seperti itu kepada saudara mereka sendiri ada sisi dimana mereka membutuhkan satu sama lain,walaupun terkesan tidak perduli dan acuh tak acuh.

KAMU SEDANG MEMBACA
3 Evil Women🔫
Horror"Menyingkirlah dari tatapanku atau wajah buruk rupa akan menjadi teman hidupmu"*Monchy Lvly Song Zuer "Menurutku kegelapan adalah sebaik-baiknya tempat mengadu segala kesedihan "*Feira Gizzella "Aku adalah pencari terhebat dalam permainan petak ump...