Selamat membaca
"lo itu cuma anak buruk rupa, jangan so' cantik lo" bentak Vira
"Iya nih, muka lo ini nantinya bakal nularin ke kita-kita sama siswa yang lain" Bentak Qina sembari menarik rambut Tania dari belakang
"Ampuunn,,,, lepaskan aku, aku mohoonn. Jangan kurung aku di sini" Tangis Tania yang semakin menjerit-jerit ketika ia akan di kurung di WC sekolah
"Ouw ga papa entar gue dan temen-temen gue bakal lepasin lo, tapi Lo di sini dulu ya temuin tuh macem-macem hantu di WC ini" Syarina menyeringai kepada Tania sambil memegang leher Tania dengan sedikit mencekik
"Ku mohon,,,, lepasin aku. Aku nanti bakal ketinggalan pelajaran. Aku,,, aku takut di marahi oleh Bu Mia" Tania menangis memohon kepada mereka bertiga untuk melepaskannya
Memang Bu Mia merupakan guru bahasa Indonesia yang terkenal paling tegas dan galak diantara guru lainnya. Vira, Syarina dan Qina hampir selalu mengurung Tania di WC sekolah semenjak pelajaran Bu Mia akan berlangsung. Hal itu membuat Bu Mia selalu memarahi Tania karena tidak ikut pelajaran. Bu Mia tidak tahu bahwa Tania selalu di kurung oleh ketiga temannya yang selalu membullynya itu di WC sekolah. Tania pun tidak pernah mengaku kepada Bu Mia tentang perlakuan ketiga temannya karena dia selalu di ancam oleh mereka yang tidak-tidak
"Lo masukkk,,,," Vira mendorong Tania dari belakang. Tania pun terdorong dan kepalanya terbentur di dekat bak mandi. Tania pun meringis kesakitan dan menimbulkan luka lebam di keningnya
"Aauuww......, Jangan kurung aku di siniiii,,,,, aku mohoonn, tolonglah aku" Tania semakin meringis
"Vir, udah buruan aja kurung dia takut entar kedengeran sama yang lain" Qina mengusulkan
"Iya Vir, cepetan" Syarina menambahkan
"Oke,,,, kita tutup pintunya, dadah Tania selamat menikmati tempatnya" Jawab Vira
"Jangaaann,,,,,, tolong jangannn!!!!!" Tania berlari menuju pintu WC namun sayangnya pintunya telah tertutup dan terkunci dari luar. Tania berusaha membuka pintu tersebut namun usahanya sia-sia. Tania menjerit histeris,,,,, kasihann....
Vira dan teman-temannya hanya tertawa mendengar jeritan Tania yang terkurung itu. Akhirnya mereka bertiga pergi menuju kelas meninggalkan Tania yang terkurung sendirian di dalam WC sekolahnya. Semua siswa tidak mendengar suara jeritan Tania karena letak WC tersebut berada di belakang jauh dari tempat kelas siswa berada. Tania pun pasrah menunggu bantuan dari orang-orang yang menghampiri WC tersebut
****
Di kelas, semua siswa tampak sedang duduk menunggu Bu Mia datang. Mereka tidak saling bergaduh karena takut akan jika nanti Bu Mia mulai mengeluarkan sifat galaknya itu
"Selamat pagi semua!!" Ucap Bu Mia sambil berjalan menuju meja depan di kelas
"Selamat pagi Bu!!"
"Lho kok di meja depan gak ada Tania. Tania kemana?" Bu Mia bertanya
Semua diam tidak ada yang menjawab pertanyaan dari Bu Mia
"Bu seperti biasa Tania selalu telat datang ke kelas Bu" Sontak Vira menjawab pertanyaan dari Bu Mia
"Heeeuuuu,,,,, dasar....... Awas ya nanti ibu akan kasih hukuman yang lebih berat lagi" Bu Mia membentak dan memukul meja depannya dengan sekeras-kerasnya
Semua siswa tampak menunduk, tidak ada yang berani melihat wajah Bu Mia yang penuh dengan amarah kepada Tania
"Oke sekarang buka buku kalian kita mulai belajar. Lupakan saja Tania itu anggap saja dia hantu yang mempunyai rupa yang buruk" Ucap Bu Mia karena geram akan kelakuan Tania yang nyatanya dia di kurung oleh ketiga temannya di WC belakang
****
Di WC, Tania menangis tersedu-sedu. Dia tidak dapat membuka pintu itu kembali. Dia merenungkan akan kelakuan temannya kepadanya. Hanya karena mempunyai rupa yang penuh dengan bintik-bintik yang menjijikan, dia sampai di tindas seperti ini. Sungguh kasihan,,,,, dulu yang selalu tampil cantik dan disukai banyak pria, kini setelah mengidap suatu penyakit dia harus menjalani masa-masa suram seperti ini
"Huuu hikkk,,, kenapa aku harus begini??? Kenapa aku harus punya penyakit yang membuat aku terus di siksa??? Hiiikkk" Tania menangis dengan nada pelan
Satu jam kemudian, Tania belum juga keluar dari WC tersebut. Tangisannya telah berhenti, hanya menyisakan air mata di pipinya dan membasahi baju seragamnya. Tiba-tiba terdengar suara langkah sepatu di luar WC. Tania yang menyadari hal tersebut langsung berteriak minta tolong. Ternyata di luar terdapat seorang petugas kebersihan yang sedang membersihkan WC. Tania langsung berteriak sambil menangis
"Tolong.... Hiiikk, tolooonggg"
"Hahh? Siapa tuh? Jangan-jangan,,,,, setan lagi??" Ucap petugas kebersihan itu
"Tolong,,,, tolonggg"
"Ah bukan setan,,,, masa setan suaranya gini?"
"Tolonggg"
"Ah daripada nebak, mending buka aja deh"
"Petugas kebersihan itu mengambil kayu yang menjadi tumpuan antara daun pintu dengan tembok yang menjadikan pintu itu dikunci oleh kayu tersebut. Petugas kebersihan itu menemukan Tania di dalam WC tersebut
"Lho Tania, kok kamu terkunci lagi sih?" Sudah sering kamu gini terus. Ada yang usil ya sama kamu?" Petugas kebersihan tersebut memang sudah biasa melihat Tania yang sering terkunci di WC. Petugas kebersihan itu tidak tahu bahwa Tania selalu di kurung oleh teman-temannya yang membencinya
"Gak papa kok pak, mungkin aku terkunci sendiri" Timpal Tania sambil mengusap kasar air mata di pipinya itu
"Kamu habis nangis ya? Bilang ke bapak, apa ada yang usil ke kamu? Atau kamu itu di kurung oleh teman-teman kamu?"
"Enggak pak, teman-teman Tania baik kok sama Tania" Ucap Tania
Petugas kebersihan itu sedikit tidak percaya kepada perkataan Tania. Namun dia tetap diam saja
"Ya sudah pak saya ke kelas dulu entar ketinggalan pelajaran" Izin Tania kepada petugas kebersihan itu
"Yasudah, kamu udah telat satu jam dari waktu jam pelajaran di mulai"
Tania bergegas berlari menuju kelasnya yang berada di tingkat dua. Sementara petugas kebersihan itu melanjutkan pekerjaannya itu
Setelah sampai di depan kelas, Tania mengetuk pintu yang sedang terbuka itu dan izin masuk
Tok tok tok...
"Bu, maaf Tania terlambat"
Bu Mia memalingkan wajahnya ke arah Tania. Begitu juga dengan siswa lain
"DARI MANA AJA KAMU????"
BERSAMBUNG......
Maaf ya di bab ini belum diceritain kisah hantunya, nunggu Tania mati dulu hehehe. Entar juga bakalan diceritain;)
Vote+coment:)

KAMU SEDANG MEMBACA
MYTH: SCHOOL DEMONS (SUDAH TERBIT✔️)
HorrorBlurb: Tania, seorang siswi SMA yang sering di-bully oleh ketiga temannya di sekolah. Karena sudah tidak tahan lagi dengan semua itu, Tania ingin mengakhiri hidupnya di toilet sekolah. Celakanya, ia mati tidak bunuh diri, melainkan dibunuh oleh keti...