🌼 Natalia 20

257 15 1
                                        

                                               
                                             ***

Setelah kembali dari cafe, talia beristirahat di sofa ruang tamu. Malam begitu sunyi bagi Talia, di rumah dia hanya berdua dengan kakaknya disituasi seperti ini dia merindukan kebahagiaan yang dulu dimana dia bisa berkumpul dengan keluarganya namun kenangan itu tidak dapat kembali lagi.

Talia yang sedang duduk di sofa ruang tamu sambil menikmati film kesukaannya,namun sesekali ia memikirkan ibu dan ayahnya dia berandai jika saja kedua orang tuanya masih ada.

Tiba-tiba Fero datang dan menghampiri Talia dan duduk di dekatnya lalu mengganti siaran TV sehingga membuat Talia menoleh kearah Fero dan merebut kembali remot yang ada pada Fero.

"Lo ngapain kesini"

"Gue bosan di rumah" Fero kemudian berjalan menuju dapur dan melihat isi kulkas ia mencari beberapa cemilan .

"Fero, Lo disini" sahut bara yang menuruni tangga 

"Iya bang gue disini"

"Talia, kakak mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap bara yang menghampiri Talia dan fero juga ikut bergabung karena kepo entah apa yang akan dikatakan bara kepada Talia.

"Ya udah ngomong aja" ucap Talia dan merebut cemilan Fero namun di rebut kembali oleh Fero.

"Ambil sana" ucap Fero lalu Talia menendang Fero

"Talia,Fero udah deh, Sekarang dengarin Kaka Talia"

"Kakak mau kamu lanjut kuliah di London "lanjut bara

"Kakak bercanda ya" ucap Talia tidak percaya

"Kakak serius dek, kakak ada urusan di London dan butuh waktu lama untuk mengurus semua pekerjaan disana"

"Kakak kan bisa pergi sendiri, lagian aku gak apapa, kan aku bisa tinggal di rumah Fero"

"Iya bang, Talia kan bisa tinggal di rumah aku, kenapa tiba-tiba mau ngajak Talia "

"Kakak nggak bisa jauh dari kamu dek, kali ini kakak bakalan lama di sana" jelas bara yang menatap adiknya dan memohon kepadanya

"Kakak mohon Talia, cuma kamu yang kakak punya, kakak nggak bisa ninggalin kamu dengan waktu yang cukup lama"

"Talia pikirin dulu kak" talia kemudian pergi menuju kamarnya.

Talia menghela nafas ia bingung apakah dia harus ikut dengan kakaknya atau Tetap tinggal disini, kalau dia pergi bagaimana dengan Azka dia juga tidak bisa jauh-jauh dari Azka. Pelan-pelan Talia mulai memejamkan matanya dan mulai tertidur

***

Hari ini semua siswa senang karena tidak ada proses pembelajaran dikarenakan ada rapat untuk ujian nanti.

Dikelas IPS 2 semuanya menikmati kebebasan sementara ini, banyak yang menonton drama, bergosip dan juga bermain, sedangkan Talia sejak tadi hanya diam memikirkan omongan kakaknya semalam.

"Talia, kamu kenapa dari tadi diam melulu, kamu ada masalah ya" ucap Azka, kemudian Talia berdiri dari tempat duduknya dan menarik tangan Azka lalu mengajaknya ke rooftop

Kini mereka tiba di rooftop, Talia langsung memeluk Azka dengan erat, bagaimana jika ia tidak bisa memeluk Azka lagi.

"Kamu kenapa si Talia?" Azkapun membalas pelukan Talia dia tau bahwa kekasihnya sedang ada masalah.

"Kak bara mau kalau aku kuliah di London" jelas Talia lalu makin mempererat pelukannya

Azka yang mendengar itu hanya bisa diam, rasanya sangat sakit mendengar jika Talia akan kuliah di London, Talia akan pergi meninggalkannya.

Azka kemudian menghela nafas dan melepas pelukannya lalu menggenggam tangan talia dan menatapnya

"Trus kamu mau"

"Aku gak bisa nolak azka, aku gak bisa nolak permintaan kakak aku "jelas Talia

Azka menundukkan kepalanya, entah apa yang di pikirkannya, kamudian dia mulai melepaskan genggamannya lalu pergi begitu saja.

"Azka..., azka .." teriak Talia memanggil Azka namun azka terus berjalan, pikirannya sedang kacau.

"Maafin aku Azka" batin Talia dan mulai meneteskan air matanya.

Sedangkan azka ia berjalan menelusuri koridor, bisa dibayangkan saat ini azka sedang kacau bahkan saat ia berjalan dia tidak peduli dengan orang yang di tabraknya, dia menuju parkiran dan menaiki motornya Lalu menuju ke suatu tempat.

Sedangkan Talia dia mencari keberadaan Azka, namun tidak ia temukan.

"Talia Lo kenapa nangis" tanya Fero yang melihat Talia

"Azka, dia dimana"

"Lo tenang dulu Talia, cerita ke kita ada apa?" Ucap Jojo

"Gue cerita ke azka, kalau gue bakalan lanjut kuliah di London" tangis Talia pun pecah dia terisak sedangkan Fero dan Jojo berusaha menenangkannya.

"Apa Lo tau tempat yang biasanya azka datangi"

Seketika Talia diam dan mengingat bahwa dia pernah di ajak oleh azka ke suatu taman.

"Gue tau"

Talia, Fero dan Jojo kemudian berlari menuju parkiran dan memasuki mobil dan pergi menyusul Azka.

Setibanya di taman Talia langsung turun dari mobil, begitupun Jojo yang ingin mengikuti Talia namun di cegah oleh fero.

Talia kemudian berlari mencari keberadaan Azka dan ia menemukannya di tepi danau.

"Azka" Talia memanggil Azka lalu berlari menghampirinya dan memeluknya.

"Aku gak mau jauh dari kamu Talia" Azka membalas pelukan Talia, ia memeluk erat pelukannya

"Maaf Azka" batin talia

***

NATALIA { SELESAI }Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang