Kring kring.
"Bel masuk berbunyi dimohon para siswa dan siswi segera memasuki kelas masing masing!"
Ucap pak guru bk yang ada di aula untuk menyiarkan siswa siswi agar segera memasuki kelas masing masing.
"Hsuyh.. untung aja Roy kita sempet makan,kalau enggak fiks kita bakal kelaperan."
Ajar Rio sambil memegang perutnya yang kekenyangan.
"Iya bro, gue juga kenyang, oya nanti sebelum kita masuk kelas ke Reno dulu."
Mereka berdua segera berjalan ke uks tapi saat di tengah tengah jalan mereka bertemu guru bk yang ahirnya menyuruh mereka pergi ke kelas masing masing,mereka berdua tidak berani melawan guru bk karena orang tua mereka yang nanti nya akan dipanggil ke sekolah , dan lebih buruk nya mereka tidak dikasih uang saku selama seminggu.
"Ihhh, mana sih Lisa?, ke toilet kok lama banget, dah jam masuk nih, yaudah deh aku tungguin di kelas aja!"
Diva lamaaa banget nungguin Lisa, ehh.. yang di tunggu nggak muncul muncul.
"Ren, gue ke kelas dulu ya?"
Pamit Lisa, menahan suka dihati nya ingin rasanya dia berteriak karena hari ini dia bertemu cowok impian nya dan terasa hari ini ada yang beda di hati nya.
"Oh, iya makasih ya udah nolongin aku tadi?"
"Iya sama sama"
Saat Lisa mau pergi, ditarik nya tangan kanan Lisa ke belakang oleh Reno.
"Lis, nanti istirahat ke sini lagi bisa nggak?"
"Hem.. aku pikir pikir dulu ya?"
Lisa pergi meninggalkan Reno sendiri.
"Lisa."
Batin Reno sambil tersenyum manis sepertinya Reno menyukai cewek itu.
"Yes yes yes."
Sepertinya juga Lisa suka sama Reno, tapi dipikir pikir dulu kan.
Pelajaran udah dimulai dan Lisa belum juga masuk kelas.
Hem.. kira kira nanti Lisa kena marah nggak ya sama guru?
"Upsss, kelas mulai gue pasti kena marah, duh.. bikin alasan apa ya?"
Batin Lisa panik
Berdiri di depan pintu kelas, tak sengaja kaki Lisa mengenai tempat sampah kecil di depan kelas nya.
Murid dan guru mendengar suara itu lalu guru mengecek dari mana asal suara itu.
"Aduh.. gawat nih gue, kalau guru ngeliat bisa dihukum.."
Batin Lisa sekali lagi, cewek itu berusaha berfikir bagaimana cara nya dia masuk kelas tanpa di hukum dan di marahi.
"Gimana caranya gue bisa masuk..., masak gue harus bohong, ibuk kan nggak ngebolehin Lisa bohong sama siapa pun dan apa pun itu!!"
"Aduhh.., perasaan penyakit aku kemarin nggak sesakit ini, aduh!!"
Reno hanya terbaring lemah di kasur uks, meskipun Reno sudah di beri obat tapi rasa sakit nya semakin mencekam.
Reno hanya bisa pasrah, apakah dia akan baik baik saja atau kemungkinan tidak.
Reno tidak bisa mengatakan penyakit nya kepada siapa pun
Karena yang dia tau orang yang mengetahui hal ini akan merasa sedih dan sangat gelisah.
"Penyakit gue bukan main main, gue nggak tau harus apa
Penyakit yang ahir ahir ini menghatui diri guwe sendiri."
Kata hati Reno ingin rasanya dia lepas dari penyakit yang dideritanya.
Yap, Reno memang begitu.. kira kira sampai kapan ya penyakit Reno bisa di sembunyikan..
Yuk lanjut baca lagi agar kita tau sampai kapan ya...
"Ahhh..., gue punya ide tadi kan gue makan mie samyang jadi perut gue sakit sampai sekarang pun masih sakit.. jadi alasan aku sakit perut deh.."
Lisa Lisa pantas saja kamu pintar..
Banyak akalnya sih...
Saat pelajaran sedang berlangsung tiba tiba Lisa datang dengan memegang perutnya yang sakit, dan mengeluh kalau tadi dia telat masuk kelas karena terjebak di toilet.
Guru dan murid murid lainnya percaya bahwa tadi Lisa telat masuk karena sakit, ahirnya Lisa lega.. Karena dia sudah bisa masuk kelas dan mengikuti pelajaran.
Jarum jam menunjukkan pukul 01.00 wib, saatnya untuk para murid istirahat..
Lisa masih terngiang ngiang ajakan Reno tadi.., untuk ke uks..
Lisa berpikir sambil tersenyum manis...
Entah mengapa rasa ini berbeda, setiap kali Lisa diajak Cowok Lisa selalu sebal.., tapi ini.. Lisa seperti...
"Woi..!!, Lis ngelamun aja...
Hati hati ntar kesambet loh.."
Suara Diva yang mengagetkan Lisa dari belakang.
"Ih.. apaan sih..?, gue itu lagi mikirin hal berat banget.."
"Hal berat.., hal berat apa?
Em.. seberat quora.."
"Ya enggak lah.. ini tu lebih.. lebih.. berat dari pada quora!"
"Em.. apa dong, gue nggak pikir selain quora..."
"Ihh.. , ada deh...."
Balasan Lisa sambil tersenyum,
yap Lisa segera pergi meninggalkan Diva di kelas sendiri an.....
Tanpa berpikir panjang Lisa langsung menemui Reno di uks
Saat sampai di depan pintu uks..
Lisa terkejut ternyata sudah ada cewek yang nemenin Reno.
"Cewek itu.... Cewek yang tadi."
Lisa sangat curiga sebenarnya siapa sih dia???
Lisa berpikir apakah itu pacarnya Reno..
"Ah... bodo amat dia mau pacaran sama siapa..., kok gue cemburu sih?"
Lisa lalu pergi begitu saja.. dengan perasaan curiga dan kesal...
"Ren.. kalau lo masih sakit, mendingan periksa ke dokter aja, biar kita tau pasti penyakit kamu!!"
Ajakan Tasya pada Reno, membuat Reno gelisah..
"Kalau sampai mereka tau gue ini sakit.. , enggak gue nggak mau!!" Batin Reno rasa gelisah dan menahan sakit menyelimuti seluruh badan nya.
"Lho kenapa Ren.. biar lo nggak sakit sakitan gini!" tegas Tasya berusaha untuk membujuk saudaranya.
Ini aneh dan bener-bener aneh bahkan semua orangpun tak tau penyakit yang diderita Reno yang padahal sudah cukup lama sebelum ia memasuki sma.
BACA SEGITU DULU YA MANIS LANJUT
KAMU SEDANG MEMBACA
*RELIS*
Teen Fiction_*ON GOING*_ ••••••• Relis bukan hanya sekedar singkatan dari Reno dan Lisa tapi ini adalah arti dari nama lambang sebuah cinta. Dan ini adalah cerita tentang kisah kasih seorang anak sma..., mereka saling menyayangi dan mencintai. «»«»«»«...
