11. Tergoda

5.4K 313 12
                                        

Happy Reading guys💜










Setelah kejadian siang itu dimana Taehyung yg tiba-tiba menyelinap kekamar sang hyung dan melakukan hal yg sungguh tak pernah terpikirkan,

Jungkook tak bisa menghilangkan bayangan dimana adiknya terlihat sangat menikmati mengulum kejantanannya, ingin rasanya ia melupakan itu namun tak bisa,

Semakin ia berusaha, semakin menempel diingatan Jungkook, ia jadi membayangkan kira-kira bagaimana ekspresi Taehyung saat berada dalam kukungannya, mendesahkan namanya dengan keras--oke stop.

Jungkook menggelengkan kepalanya, saat ini ia tengah berada di kantin kampus. Teman-temannya masih ada kelas, makanya ia sendiri, kalau ada yg bertanya tentang Eunha, jawabannya yeoja itu sedang berkumpul dengan teman perempuannya.



















Sedang dilain tempat, Taehyung tengah bersama sahabatnya, Park Jimin. Mereka di perpustakaan, sedang mencari buku untuk mengerjakan tugas.

"Taehyung-ah, bagaimana rencanamu mendekati Jungkook hyung?" Jimin tiba-tiba bersuara membuat Taehyung menoleh.

Ya, Jimin sebenarnya sudah tau tentang perasaan cinta kakak-beradik itu, awalnya ia benar-benar menolak hal itu terjadi, menyuruh sahabatnya ini melupakan perasaannya,

Namun saat melihat Taehyung sedih ketika melihat Jungkook bersama yeoja yg katanya kekasihnya itu, membuatnya tak tega, jadi sekarang ia mendukung sahabatnya.

Taehyung tersenyum sebelum menjawab pertanyaan sahabatnya ini, "Jelas berhasil dong, aku yakin sekarang Jungkook hyung tak bisa melupakan bayangan tentang diriku,"

Mendekat pada telinga jimin dan berbisik, "Bahkan mungkin ia memikirkan hal yg lebih gila dari apa yg kulakukan kemarin"

Jimin menganga, "Kau benar-benar gila Tae, aku ingin tau bagaimana ekspresi hyungmu saat berhadapan denganmu sekarang"

"Hm, entahlah, mungkin ia akan mematung dan mengingat kejadian itu?" kata Taehyung sambil tersenyum miring

"Bagaimana jika orang tua kalian tau?"

Pertanyaan Jimin membuatnya terdiam, bagaimana jika orang tua mereka tau tentang ini?.

Taehyung mengedikan bahunya, "Entahlah, tapi aku yakin sekali mereka akan menolak keras hubungan kita,"

"Bukan hanya karna kami kakak beradik, namun juga kami sama-sama namja, walau bunda suka sekali mengatakan bahwa aku ini cantik, tetap saja bukan?"

Lanjutnya sambil menghela nafas, pikirnya ia hanya ingin membuat hyungnya kembali menatap kearahnya hingga tak bisa berpaling lagi,

Namun juga ia memikirkan resiko akan kemarahan orang tuanya bila mereka benar-benar menjalin hubungan lebih dari seorang kakak-beradik.





















Cklek

Taehyung segera merebahkan tubuhnya disofa rumahnya, lelah sekali rasanya. Taehyung baru pulang dari kampus, dan harus rela berdiri di bus karna tidak mendapatkan tempat duduk.

Maklum sih, ini jam pulang kerja juga, maka dari itu banyak sekali penumpang.

"Baru pulang Tae-ah?" sebuah suara mengagetkannya,

Taehyung menoleh sebentar sebelum berdehem menjawab pertanyaan kakaknya, ya itu Jungkook.

"Cepat mandi, hyung akan memasak sekarang, kau pasti lapar bukan?"

Tanpa menjawab Taehyung segera berlalu menuju kamarnya. Jungkook menghela nafas, adiknya kenapa terlihat biasa saja seakan kejadian kemarin itu tidak pernah terjadi?.

Jungkook tak ambil pusing dan memilih memasak untuknya dan sang adik, cacing diperutnya sudah demo.

Tak lama Taehyung turun menuju meja makan, yeah ia sudah mandi dan ganti baju. Seperti biasa, pakaiannya selalu membuat Jungkook hilang akal.

Namun Taehyung tak peduli dan memilih duduk dan segera menyantap makanannya. Jungkook melakukan hal yg sama namun dengan sedikit gugup.

'Sialan, kenapa Taehyung seakan selalu ingin menggodaku?'batinnya

Taehyung mengenakan kemeja putih transparan yg kebesaran ditubuhny, memperlihatkan niple merah mudanya dan bahu mulusnya.

Bawahannya hanya mengenakan celana sangat pendek diatas lutut dan sepertinya hanya menutupi bokong seksinya dan sudah jelas akan mengekspos paha mulusnya itu.

Jungkook menelan makanannya susah payah, ia benar-benar tak fokus pada makannya, penampilan adiknya kali ini sungguh membuatnya hilang akal.

'Tahan Jungkook, tahan... Taehyung itu adikmu, jangan sampai kau menyesal'

Juga tengah beperang batin, yg dibawah sudah sangat sesak, namun ia menahannya. Tak boleh sampai kelepasan dan melakukannya pada adiknya.

Sedangkan Taehyung? Ia tau keadaan Jungkook sekarang, namun memilih fokus pada makannya, diam-diam tersenyum menang karna lagi dan lagi berhasil membuat kakaknya tersiksa.























Selesai makan Taehyung bergegas masuk ke kamar, Jungkook segera membereskan peralatan makan mereka. Setelahnya menuju kamar mandi dikamarnya untuk menuntaskan hasratnya.

Tak tau saja bahwa adiknya kembali menyelinap kekamarnya, kali ini celana pendeknya sudah menghilang, membuatnya hanya mengenakan dalaman saja.

Menunggu Jungkook yg ia sudah tau apa yg dilakukan dikamar mandi, ia menaiki kasur kakaknya itu, berada ditengah sambil menyelonjorkan satu kakinya, sedangkan yg lain ditekuk hampir memperlihatkan dalamannya.

Jungkook keluar dari kamar mandi setelah menuntaskan hasratnya, namun ketika melihat sang adik ada diatas kasurnya membuatnya kembali menahan nafas melihat cara duduk adiknya itu.

"Taehyung-ah, k-kenapa ada di-kamar hyung?" tanyanya terbata-bata

Taehyung menoleh dan tersenyum miring, segera turun dari kasur dan berjalan pelan menghampiri hyungnya.























TBC

Hayooo kira-kira apa yg bakal Taehyung lakuin?

Maaf banget kalo alurnya tambah gajelas :(

Semoga kalian tetep suka ya...

and then sekali lagi aku bakal kasih tau ke kalian

ini cerita pertama aku, jadi mohon maaf banget kalo banyak kalimat atau kata yg aku gunain salah. aku seneng banget kalo kalian mau mengingatkanku, aku bakal perbaiki kesalahanku itu. jadi aku harap kalian mau ngerti ya😊

Don't forget to voment gaiseuu, aku menunggunya hehe

Love you all💙

BROTHER COMPLEX || KOOKVTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang