3

45 6 1
                                        

Suasana taman pagi ini lumayan tidak terlalu ramai. Menggunakan celana training di padukan dengan kaos putih Min-ah terlihat sedang duduk di salah satu bangku taman. Rencananya pagi ini mereka berdua akan berolahraga bersama.

ya mereka berdua. Seokjin dan Min-ah.

Sebenarnya Min-ah saat ini terlihat cukup gugup. sejak ucapan seokjin kemarin rasanya ada perasaan bahagia menyelimutiya. Dia tau seharusnya dia tidak boleh terlalu berharap. toh hal tersebut sudah biasa Seokjin katakan ke Min-ah. tetapi tatapan matanya memberikan getaran yang berbeda pada hati Min-ah.

Setelah mengucapkan kata yang telah memporak-porandakan hati Min-ah seokjin juga memperlakukan Min-ah seperti tuan putri kemarin, semua kemauan Min-ah dituruti, termasuk dengan rencanan olahraga pagi ini. Seokjin bukan tipe orang yang suka bangun pagi hanya untuk melakukan olahraga pagi karena menurutnya tidur lebih berharga dari apapun. Sebagai gantinya ia akan pergi ke pusat olahraga setiap seminggu dua kali. Makanya badannya bisa bidang seperti itu dengan enam pack roti yang menghiasi perutnya.

"Sedang melamunkan hal kotor tentang ku ya?", suara tersebut menyadarkan Min-ah dari lamunan anehnya. 

Ternyata pelaku yang ada dipikirannya sedang berdiri tepat dihadapan Min-ah dengan outfitnya yang sangat pas dengan bentuk tubuhnya.

dia terlihat sangat sempurna.

"Ternyata memang memikirkan hal kotor tentang ku ya?", ujarnya menggoda lagi karena masih melihat Min-ah memandangi seokjin.

Min-ah burur buru mengelak, "ya! hal kotor apa yang bisa aku pikirkan darimu? lebih baik aku memikirkan Jin-BTS"

"Cih, Paling Jin jan jun atau siapa lah itu tidak lebih tampan dari wajah ku kan? akui saja aku ini pria tertampan yang pernah kau lihat", dia mendekatkan wajahnya kearahku dengan posisi aku yang sedang duduk dan dia yang membungkuk ke arahku.

Sejak kejadian kemarin Min-ah mulai berpikir dia tidak boleh egois, Jin adalah sahabatnya, dia harus tau batasannya. 

Dengan sangat kesal Min-ah mendorong wajah tampannya Seokjin, "Dasar jelek! cepat! karena mu kita sudah kesiangan untuk berlari pagi", ucap Min-ah.

Seokjin hanya tertawa dan mensejajarkan langkahnya dengan Min-ah, "Maaf aku hanya bercanda manis".

Sekitar 30 menit sudah mereka menghabiskan waktu untuk berlari pagi.

drtt drtt drtt

Getaran ponsel Min-ah menghentikan lari kecil Min-ah. Seokjin sepertinya sudah berlari jauh didepan Min-ah. 

Dia memang sangat keterlaluan meinggalkan ku. runtuk Min-ah

from: xxxxx

Hi Min-ah, ini aku Namjoon. kau masih ingat dengaku kan? aku mendapat nomor mu dari Taehyung. maaf tidak meminta nomor mu secara langsung kemarin. Simpan normor ku ya

Min-ah tersenyum kecil.

To: Namjoon

Baik Namjoon-ah akan aku simpan nomor ponselmu!

from: Namjoon 

kau sedang apa? apakah aku mengganggumu?

To: Namjoon

Ani! aku sedang istirahat sebentar setelah lari pagi

From: Namjoon

Wah kau suka berolahraga juga rupanya? kapan kapan kita bisa berolahraga bersama! Have a nice day Min-ah! dan kutunggu traktiranmu!

'BROKEN' (Kim Seokjin)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang