'Tidak ini s-suara P'Mew!'
Gulf mencari asal suara itu dan..... YA! benar dugaannya itu adalah P'Mew.
'Tapi kenapa p'Mew ada di sini?"
Tapi Gulf mengabaikan pikiran itu dan ia berusaha untuk melepaskan ikatannya.
"Mmmm! Mmmh!" Gulf berusaha berteriak sekuat mungkin, tapi sosok P'Mew yang ini sangat berbeda dia melihat Gulf seperti ingin memakannya tidak seperti ingin membunuh nya.
"Hei sabarlah sedikit, jangan terburu-buru teman"
"Rrrr aku sangat ingin memakannya dia sangat maniss~"
"Hahaha tentu saja dia sangat manis,apa kau mencium Wangi harumnya"
Ya kebetulan sekali sekarang adalah masa heat nya Gulf, Wangi harum ini semakin kuat dan membuat para pemangsa itu terlihat sangat bergairah untuk memakannya.
Gulf sangat tersiksa karena heat nya itu, badan nya terasa panas dan keringat bercucuran di kening nya, "sial kenapa heat ku datang di waktu yang tidak tepat, a-aku tidak ingin menjadi mate dari salah satu p-pemangsa ini" ucap Gulf dalam hati.
"Jangan tunjukkan kehausan akan melakukan itu, tunggu sampai dia benar benar menginginkan nya"
"Tunggu apa yang mereka katakan? A-aku tidak akan pernah menginginkan itu untuk mereka" Gulf hanya terdiam dan menahan pheromone nya menyebar, itu sangat menyiksa dirinya.
"Apa kau sangat mencintai orang ini Gulf~" salah satu dari pemangsa itu bertanya kepada Gulf sangat dekattt, Gulf hanya meringis kesakitan.
"Ooohh~ tidak Omega yang Malang, kenapa kau menahannya keluarkan saja jangan di tahan" mengelus pipi Gulf sangat lembut.
"Aku tanya sekali lagi, apa kau mencintainya?" Gulf terdiam tidak menjawab. "Kenapa kau tidak menjawab?! ........Ohh~ aku lupa kalau mulut kau di tutupi kain" pemangsa itu melepaskan kain di mulutnya Gulf.
"Hah hah h-ah apa yang kalian lakukan, lepaskan aku" Gulf mencoba melepaskan ikatannya namun gagal.
"Eits eits kenapa terburu-buru Kita bahkan belum memulai sesuatu" ucap kaownah, ya dia adalah sekutu dalan para pemangsa itu.
"Biarkan aku pergi, aku dulu sudah menepati janji mu, dan kamu juga sudah berjanji tidak akan mengganggu ku lagi" ucal Gulf kepada Kaownah.
"Haha tapi tidak akan semudah itu bod*h, aku melepaskan mu tapi aku tidak bilang kalau aku tidak akan mengganggu mu lagi" dengan sinis Kaownah berbicara "dan juga Gulf kau sepertinya sudah berubah tidak seperti dulu lagi, tapiii..... Apa kau sudah menemukan Mate mu?" Kaownah membuka baju yang menutupi lehernya Gulf dan melihat Gulf masih memakai pelindung lehernya.
"Ohh ya dan satu lagi, aku hanya ingin memberi tahu mu kalau aku....... Adalah orang yang sangat mencintai P'Mew mu itu" Gulf terkejut dengan apa yang di bicarakan oleh Kaownah, "A-apa? Tidak tidak mungkin, kau bahkan tidak mengenal p'Mew dengan baik, kau bahkan belum pernah bertemu dengannya?" Gulf tidak percaya dengan apa yang di katakan oelh kaownah.
"Haha kau tidak percaya? Terserah tapi dia sangat sangat mencintai diri ku bukan diri mu!" Kaownah membentak Gulf.
"Tapi..... Semenjak p'Mew bertemu dengan mu di rumah sialan itu, dia jadi sangat berbeda setiap dekat dengan ku, dan sepetinya dia sudah lupa denganku dan aku tidak suka melihat kalian berdua berdekatan! Jadi lebih baik kau tinggalkan P'Mew!" kaownaah terlihat sangat emosi saat membicarakan itu.
Gulf terdiam sat mendengar itu, ya karena Mew sangat memanjakan nya saat di rumah, dan juga Gulf berpikir sejenak kenapa Mew sangat baik padanya, apa jangan jangan ada sesuatu pada Mew yang membuatnya sangat baik? Tapi kenapa dia tidak bilang.
"Ya dia memanfaatkan mu untuk dirinya bisa terbebas dari rumah sialan nya, dan supaya dia bisa berkuasa lagi seperti dulu!"
"Engga engga tidak mungkin P'Mew memanfaatkan ku, tidak tidak!" Gulf hampir termakan omongan nya Kaownah tapi untung nya Gulf masih hisa menahan emosi nya yang meluap meluap itu.
"Tapi dia seperti itu hanya untuk mencari seseorang yang tulus untuk dirinya, tapi sebenarnya yang tulus itu selalu ada di dekatnya, kenapa dia hanya memperhatikan diri mu bukan diri ku!!" Kao mencengkeram kerah nya Gulf dan terbatuk-batuk karena di cengkram oleh Kownah.
"T-tapi yang kau lakukan itu salah, k-kau tidak seharusnya melakukan ini untuk P'Mew!" Gulf berusaha melepaskan cengkramannya namun nihil Gulf kehilangan tenaganya untuk lepaskan cengkraman. "K-kalau kau mencintai nya, kenapa kau membuat p'Mew menderita, k-kenapa kau tidak membantunya!" Gulf bicara seperti itu sangat serius.
"Hah? Aku tidak membantu nya? Aku membantu dia di setiap dia kesusahan, tapi apa yang ku dapat?! Dia hanya bilang terima kasih dan tersenyum!! Aku tidak butuh senyuman itu!! Aku hanya butuh P'Mew berada di dekatku setiap waktu dan tidak pernah berpaling dari ku!!" Kaownah semakin kencang mencengkeram kerah Gulf.
"tt-tapi kenapa kau melakukan itu, harusnya kau senang karena P'Mew ada untuk mu dan bilang berterima kasih kepada mu" Gulf kekurangan oksigen, Gulf semakin terbatuk-batuk
"Aku tidak butuh itu!!!" Kaownah hampir membunuh Gulf tapi ada seseorang yang menyelamatkan nyawa Gulf ya dia Mew datang dengan sangat gagah dan feeling alphanya yang kuat membuat para pemangsa itu ketakutan dan beberapa dari mereka berlari seperti seekor kucing.
"Gulf kau tidak apa-apa?" Mew khawatir dengan Gulf yang hampir kehilangan nyawanya itu.
"P-phi Mew" kaownah terdiam saat melihat sosok Mew di hadapannya itu. "Phi a-aku merindukanmu, aku ingin berada di dekat phi" kaoenah masih terdiam karena aura alpha nya Mew sangat kuat membuat kaoenah bersama yang lainnya terdiam, termasuk Gulf juga.
"Apa yang kau lakukan kepada Gulf, dia tidak salah apa apa kenapa kau mencoba membunuhnya!!" Mew sangatt marah karena hal itu.
"Aku cemburu melihat kalian berduaan, aku tidak suka melihat mu bersama orang lain, aku tidak suka!!!" Kaownah berbicara sangat keras dan meneteskan air matanya.
"Tapi dia tidak salah apa apa kao, dia manfaat bagi ku untuk melepaskan kutukan ini" Mew tanpa sadar berbicara sepeti itu, Gulf terkejut karena Mew mengatakan itu, "Phi Mew, t-ternyata benar yang di katakan Sama dia itu kau hanya memanfaatkan ku untuk lepas dari kutukan, padahal......aku sangat berharap phi benar benar serius kepadaku, tapi aku salah" Gulf sangat kecewa dengan apa yang Mew lakukan kepadanya.
"T-tidak seperi itu Gulf a-aku beneran serius kepada mu, aku serius, a-aku tadi hanya ter makab omongan nya Kao" Mew mendekati Gulf dan berusaha bicara dengan baik.
"Gulf kumohon dengar kan penjelasan ku" Mew memegang tangannya Gulf dan menatap matanya yang sudah berkaca-kaca menahan tangis.
Sawadee kha ~~~
Maafin vichan karena ceritanya makin absurd, tapi dengan adanya dukungan dari kalian aku sangat sangat berterima kasih karena sudah mendukung ku. Dan maafin juga kalo ada typo :')
Jangan lupa
Vote, comment, share kepada yang lain oke?
Khop khun na kha phi/nong
♥♥Vichan♥♥
KAMU SEDANG MEMBACA
Your Mine[End]
FantasySalah satu pemangsa mendekati Gulf dan mengelus pipi Gulf dengan kuku kukunya yang tajam itu. Dan menciumi bau manis yang di timbulkan oleh Gulf "hmmmhhhh kenapa bau mu sangat manis, sampai sampai aku tidak ingin mengalihkan pandangan ku terhadap mu...
![Your Mine[End]](https://img.wattpad.com/cover/237412601-64-k532514.jpg)