Khawatir

2.3K 229 6
                                        

Happy reading:)


Rara dan doyoung sudah berada dirumah sakit
Rara sudah dibawa keruangan untuk diperiksan kandungannya

Doyoung masih didepan ruangan rara dengan keadaan mengenaskan

Tak lama kemudian orang tuanya dan orang tua rara datang

"Astagfirullah doyoung kamu kenapa bisa gini nak"ucap meira

"Kenapa kalian bisa kayak gini"ucap beca

Doyoung tetap diam

"Doyoung kita obati dulu luka kamu"ucap heechul
Doyoung tetap diam

"Doyoung kamu gak mau kan rara nangis lihat keadaan mu"ucap meira
Doyoung menggeleng

"Yaudah mama obatin ya,paaa mana kotak p3k nya"ucap meira

Setelah diobati bertepatan dengan dokter yang keluar

Doyoung langsung berdiri dan menanyakan keadaan rara
"Dok gimana keadaan istri saya"tanya doyoung panik

"Istri anda tidak apa apa,dan bayinya juga tidak apa,hanya kontraksi kecil,jadi istrinya jangan terlalu sering emosi atau stress terhadap apapun,itu akan memengaruhi kandungannya"ucap dokter tersebut

"Baik dok"
"Yaudah kalo begitu saya permisi"ucap dokter tersebut kemudian pergi

Setelah itu doyoung langsung masuk kedalam ruangan rara disusul orang tua mereka

"Ra"panggil doyoung pelan tepat ditelinga rara
Rara langsung membuka matanya

"Masih sakit gak perutnya"tanya doyoung
Rara menggeleng lemah

"B-bayi k-ki-kita ga-gapapa kan"ucap rara pelan dan terbata bata

"Gapapa bayi kita selamat kok,kamu jangan terlalu sering emosi ya"ucap doyoung
Rara hanya mengangguk pelan

"Rara kenapa ceritakan semuanya apa yang terjadi"ucap rans

Rara menceritakan semuanya yang akhir akhir ini terjadi padanya

"Gitu ceritanya"ucap rara
"Jihoon..............ouh anak dari tuan park ya"ucap heechul

"Tuan park yang mana kan banyak yang marganya park"ucap rans malas
"Park donghae"

"Ouh,sejahat itu kah anaknya jika ingin mendapat kan rara"ucap rans
"Heh luh gak tau donghae pernah mau nyelakain gue karna mau ngerebut istri gue,yakan meira"

"Iya,makanya sifatnya nurun kejihoon"ucap meira

"Maa kalo menurut aku sih kak jihoon itu........psikopat atau terobsesi"ucap rara menggendikan bahunya

"Dua dua nya mungkin"ucap doyoung

"Ya dua dua nya,dia psikopat dan terobsesi"ucap beca
"Mamaaaa boleh mintol gak?"ucap rara

"Minta tolong apa sayang?"
"Beliin soto duren"ucap rara

"Hey kenapa gak minta ke aku"kesal doyoung
"Kak doyoung masih sakit,jadi diem dan duduk"ucap rara

"Eh ntar ntar soto duren...........soto duren belinya dimana sayang"ucap beca
"Ya gatau pokoknya harus dapet kalo gak mau cucunya ileran!"tegas rara

"Ra biar aku yang beliin ya"ucap doyoung
"Aku maunya papa sama mama"ucap rara
"Kasian papa mama kamu,mending aku aja"ucap doyoung bersikeras

Mata rara berkaca kaca
"Doyoung biar kita aja yang beli,gapapa kok,dulu juga rara sering gini,yakan rara"ucap rans

Mata rara langsung berbinar dan mengangguk mantap

"Yaudah tunggu sini"












30 menit kemudian


















40 menit kemudian
















1 jam kemudian















Lama amat ya .......















Terus aja kebawah....


















Ayo terus


















Terus












Ntar belok kanan










Canda












Terus kebawah
















Dan lihat hasilnya























Haiiii guysssssss
Enak gak digantungin
Hehe maap ya author lagi gabut
Jadinya gitu
Otak author juga lagi ngeblang
Hehe yaudah
Vot and comen ya gesss

Frnnd❤imut😂

My Husband (Doyoung Treasure) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang