Tidak terasa sudah satu bulan setelah kepergian ibuku. Hari ini aku akan melakukan hal yang benar-benar penting bagi ku.
Aku pun mengajak Eva untuk pergi ke tempat favorit nya di tebing itu. Disana kami hanya duduk memandangi lautan yang luas sekali.
"Hey Eva, aku ingin bertanya suatu hal padamu" ucapku.
"Apa itu?" tanya Eva.
"Jika suatu saat nanti kamu sudah memiliki keluarga sendiri, apakah kamu akan tetap mengunjungi ayah mu di puncak gunung?" tanyaku.
"Tentu saja, akan kubawa seluruh keluargaku untuk menemuinya, dia pasti sangat senang" ucap Eva.
"Terlebih lagi dia selalu membicarakan tentang memiliki cucu" lanjut Eva.
"Ohh ya?" ucapku.
"Ya, dia sangat ingin aku memiliki anak secepat mungkin. Dia selalu mengatakan bahwa dia sudah tua dan ingin menggendong cucu" ucap Eva.
Mendengar hal itu aku semakin yakin untuk melakukan ini.
"Umm Eva, sebenarnya aku mengajak mu kesini karena aku ingin membicarakan suatu hal dengan mu" ucapku.
"Apa itu Flint?" tanya Eva.
"Umm Eva, apakah menurutmu kamu sudah siap untuk menikah?" tanyaku.
Eva terdiam sejenak.
"Memangnya kenapa?" tanya Eva.
Keringat ku semakin ngucur, mulutku seakan sangat sulit untuk mengatan ini dan pikiran ku tidak bisa merangkai kata dengan cepat.
"A..aku sangat.." ucapku terbata-bata.
"hmm?" ucap Eva penasaran.
"Aku hanya ingin bilang kalau aku sangat mencintaimu dan aku ingin kamu menjadi istriku" ucapku.
Kata-kata itu sekarang keluar dari mulut ku secara otomatis dan aku tidam bisa mengendalikannya.
Mendengar hal itu Eva sontak kaget, mata nya terbuka lebar dan pipinya mulai memerah.
Dia pun hanya bisa menunduk tanpa berkata apa-apa.
"aku tahu ini terlalu cepat tapi..." Eva menutup mulut ku menggunakan tangannya.
Dia menatap mataku, dan mengangguk. Melihat hal itu jantungku serasa akan meledak, kesenangan ini tak tertahankan sehingga tanpa sadar aku memeluknya sangat erat.
Setelah beberapa lama, kami memutuskan untuk pergi ke rumah Eva untuk mengatakan hal ini pada ayahnya.
Ayahnya sangat senang sekali dan dia memeluku erat dan berkata.
"Jagalah putriku seperti aku menjaganya"
Mendengar hal itu aku mengangguk dan ayahnya lalu mempersilahkan kami masuk untuk mengobrol lebih lanjut tentang hal ini.
Kami sepakat melaksanakan pernikahan di tebing tempat favorit Eva dan melaksanakan pesta dipeternakan ku sehingga seluruh warga desa dapat datang.
Sebulan kemudian aku menikah.
"Flint, apakah kamu bersedia menerima Eva Rosaline sebagai istrimu?" ucap seorang penghulu.
"Ya, aku menerima Eva Rosaline sebagai istriku" ucapku.
Kami pun berpelukan.
Pesta dilaksanakan seharian penuh, sementara ayahnya Eva mengurus pesta itu, aku dan Eva pergi ke ladang bunga.
Disana kami merebahkan tubuh kami sambil berbincang.
"Eva, apakah kamu merasakan hal yang berbeda setelah kita menikah?" tanyaku.
"Aku tidak yakin, tapi sepertinya alu jauh lebih bahagia dari sebelumnya." ucap Eva.
"Bagaimana dengan mu Flint?" tanya Eva.
"Entahlah, kurasa yang membuatku merasa berbeda adalah sekarang aku sudah punya tanggung jawab kepadamu" ucapku.
Kamipun menghabiskan sisa hari teridah bagi kami berdua itu dengan bersantai di ladang bunga sambil memandangi langit yang sangat cerah.
1 tahun kemudian
Setelah menunggu lama akhirnya hari yang ditunggu telah tiba, Eva telah melahirkan dan ternyata kami memiliki anak kembar.
Indah dan Ryan, itulah nama yang kami berikan kepada kedua anak kami ini. Kami sangat bahagia menyambut kedatangan dua malaikat kecil kami.
"Ku harap ketika kalian besar nanti kalian bisa saling menyayangi dan melindungi satu sama lain" ucap Eva.
"kalian pasti akan banyak bertengkar nantinya, tapi ingatlah ketika kalian bertengkar jangan lupakan kalau kalian itu bersaudara" lanjut Eva.
"Aku berharap kalian dapat menjaga diri kalian ketika aku sudah tidak ada, dan juga kalian harus bisa menjaga ayah kalian yang manja ini" ucap Eva sambil tersenyum kearah ku.
"Flint, apa kau ingin mengatakan sesuatu?" Ucap Eva.
"Aku hanya berharap kalian berdua tumbuh menjadi anak yang baik dan jujur" ucapku.
Hati itu menjadi hari kedua yang tidak akan pernah kami lupakan. Kehadiran Ryan dan indah menjadi bunga didalam kehidupan kami.

KAMU SEDANG MEMBACA
Our Story
RomanceMenceritakan tentang pasangan yang berasal dari desa tepencil di pulau yang tidak dikenal