Dikarenakan menyelamatkan laki laki yang ia tidak kenal, membuatnya masuk kedalam sebuah organisasi yang sangat berbahaya, MAFIA, membuatnya harus terikat dengan laki laki yang ia selamatkan, dengan alasan agar dia 'aman'
Namun seiring berjalannya w...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
DOR
DOR
DOR
DOR
Suara tembakan tersebut menggema diseluruh ruangan, membuat beberapa orang tumbang dengan cepatnya, Wonwoo menatap beberapa orang yang tumbang tersebut, lalu mengikutinya dibelakang, di ikuti beberapa orang dibelakangnya.
"Akh!" ringis salah satu yang masih bertahan, walau tembakan di bagian jantungnya tidak membuatnya jatuh sekali pun, Wonwoo berjongkok, dengan tatapan tajam, dan dingin, menatap laki laki yang terbaring lemah di hadapannya.
"Kim GuHo" ucap Wonwoo memanggil nama laki laki yang terbaring lemas tersebut, laki laki itu menatap Wonwoo dengan pandangan tajam.
"A-Apa?!" Ucap laki laki itu dengan terbata bata, karena merasakan sakit dibagian jantungnya, dan waktunya sepertinya tak lama.
"siapa boss kalian?!" ucap Wonwoo menatap tajam laki laki tersebut, membuat laki laki tersebut tersenyum remeh.
"K-Kalau p-pun a-aku tau.. A-Aku t-tidak a-akan p-pernah m-memberitahu m-mu" ucapnya dengan terbata bata, Wonwoo menatap nyalang laki laki tersebut, lalu berdiri.
"Eh, jadi tipe anak buah yang setia ya" ucap wonwoo menjeda kata katanya, lalu tersenyum remeh.
"kata selamat tinggal Guho"
DOR
Tembakan tersebut mengenai kepala laki laki tersebut, membuatnya mati ditempat, wonwoo menatap mayat tersebut, lalu berbalik.
"ck, sialan" umpatnya,
Tak lama kemudian datang seorang laki laki, yang diketahui namanya adalah Zelo dan I.M changkyun manatap temannya—wonwoo dengan pandangan bergidik.
"kau menghabisi semuanya?" tanya Zelo, Wonwoo tidak menjawab, ia malah melepaskan kedua sapu tangan hitamnya, membuat zelo kesal.
"kau tidak buta kan?" ucap Wonwoo, zelo mendengus, sahabatnya itu benar benar dingin layaknya sebuah batu es.
"Bodoh, bagaimana kita bisa mengintrogasi mereka" ucap Changkyun menatap Wonwoo dengan pandangan tajam, sementara yang ditatap hanya menampilkan pandangan santai.