01 : [Save You]

1K 141 50
                                    

MAFIA

Jung Yerin, baru saja pulang dari tempat kerja, sembari baru pulang, yerin mengecek keresek belanjaan yang baru saja ia bawa, ia mengecek barang belanjaan, senyum cantik terparas diwajahnya, namun senyum itu berubah menjadi sebuah ketakutan ketika...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jung Yerin, baru saja pulang dari tempat kerja, sembari baru pulang, yerin mengecek keresek belanjaan yang baru saja ia bawa, ia mengecek barang belanjaan, senyum cantik terparas diwajahnya, namun senyum itu berubah menjadi sebuah ketakutan ketika mendengar sebuah tembakan yang tak jauh dari tempat ia berada.

Dor

Dor

Dor

Tubuh gadis berambut blonde platinum itu seketika membeku, yerin perlahan mundur kebelakang, namun sebuah teriakan membuatnya berhenti mundur.

"AKH!"

Yerin mengurungkan niatnya untuk berlari, ntah magnet apa yang membuat yerin memberanikan diri mendekat kesebuah gang kecil, dimana gang tersebut yang mengeluarkan suara tembakan, perlahan lahan yerin mendekati gang tersebut.

Matanya membulat melihat seorang laki laki tengah terduduk lemah ditutupi oleh beberapa orang yang memegang sebuah tembakan, sepertinya laki laki tersebut tidak bisa bergerak lagi melihat banyak luka tembakan di bagian perut dan lengannya.

Dengan keberanian yang hanya satu persen, yerin membuka handphone nya, mengetik sesuatu, lalu tak lama, terdengar shirine polisi terdengar, Yerin mundur bersembunyi didekat tembok gang tersebut, beberapa orang yang tadi ingin menembak habis laki laki tersebut langsung berlari kabur, menjauh dari gang tersebut.

Yerin menghela nafas lega.
"Hhhh.." hela nafas Yerin, Yerin langsung keluar dari tempat persembunyiannya, ia menatap laki laki yang terkapar lemas tersebut.

Yerin meringis perih saat melihat luka luka pada laki laki tersebut, Yerin mendekati laki laki yang sepertinya kesadarannya mulai menghilang.

"Hei?! Hei?!" panggil yerin ketika laki laki itu mulai menutup matanya, Yerin menatap perihatin dengan laki laki tersebut,dengan pelan yerin mengangkat tubuh laki laki yang lebih besar darinya itu dengan perlahan lahan.

.
.
.
.

Yerin membuka pintu apartement nya, ia membaringkan laki laki tersebut disofa miliknya dengan perlahan, Yerin berdiri, menepuk nepuk tangannya, lalu membawa belanjaan ke dapur, kemudian yerin beralih kembali ke laki laki tersebut.

"Sepertinya harus diobati" gumam Yerin, ia langsung bergegas mengambil kotak P3k nya yang berada dikamar, namun ia kembali terdiam.

"Ah! Ku obati disini saja" ucap yerin, ia langsung bergegas kembali ke sofa ruang tamu, Yerin mengangkat kembali laki laki itu kekamar nya, membaringkannya.

Yerin langsung mengambil kotak p3k nya, dengan Telaten yerin mengobati laki laki tersebut, yerin mengobati tangan laki laki tersebut, lalu beralih ke bagian perutnya, namun pergerakan yerin berhenti.

MAFIA:[wonrin]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang