Alice masih dengan mata panda nya bergegas menuju kamar mandi dan bersiap berangkat ke sekolah,kemarin malam setelah menyelesaikan makan malam nya ia malah tak bisa tidur karena hasil dari seharian tidur dan baru bisa tidur jam 4 pagi dan harus bangun jam 6 karena hari ini hari senin dan ada upacara bendera .dimana Semua siswa diharapkan untuk berangkat lebih pagi dari hari-hari biasanya.
Dan kini semua siswa sudah berbaris rapi namun masih banyak kaum hawa yang berbisik mengkagumi ketampanan para OSIS terutama Gavi and the geng. Seperti biasa para OSIS ber ketua Gavi yang ditugaskan untuk menertibkan dan mengawasi para siswa lainnya agar upacara bisa berjalan lancar.
". Eh mata lo kenapa?"tanya Alex menatap Alice heran tapi tak bisa dipungkiri wajah Alice kini benar-benar menyedihkan namun menggemaskan karena lingkaran mata hitam dan kantung matanya.
". Ngantuk."jawabannya singkat dengan mata yang mengerjap.
". Mangkanya jangan begadang mulu! Pasti lo begadang karena nonton drakor kan??"ujar Alex
". Ih apaan nonton drakor alay!! Gue kan nonton drama china!"ujar Alice dengan wajah tak bersalah.
". Sama aja sangkuni!!" Ujar Alex dibalas cengiran gak jelas dari Alice.
". Udah kok malah lo ngajak ngobrol gue sih kak?! Lo kan OSIS ! Liat noh ada yang baru datang !"ujar Alice mencebik , Alex menoleh ke arah siswi yang terlambat ternyata adalah Giselle and the geng.
". Hey kamu!! Kenapa baru datang?!"tanya Alex dengan garang nya.sedangkan Gavi hanya melihat mungkin jika ikut campur hanya kekerasan yang terjadi,sungguh ia tak bisa menahan emosi meski Giselle adalah perempuan tapi terkecuali Giselle dan ibunya yang sudah menjadi iblis di matanya.
". Kak Alex jangan marah ya..kan aku cuma telat sebentar aja. "ujar Giselle dengan wajah dan suara di imut-imut kan sedangkan Alice yang mendengar sungguh rasanya ingin muntah mendengarnya.
". Kalian tetap saya hukum!!"ujar Alex final
". Kalian harus membersihkan semua toilet disekolah ini setelah jam sekolah usai!!"ujar Alex , ketua dan wakil OSIS memang diberikan hak untuk memberikan hukuman dan juga banyak hak istimewa lain nya dan Alex adalah wakil OSIS itu artinya Alex bisa mendapatkan hak - hak itu ditambah lagi Gavi adalah anak pemilik dari sekolah dan keputusan Gavi bahkan bisa setara dengan kepala sekolah tapi bagaimana pun juga Gavi tak pernah menyalahgunakan kekuasaan nya.
". Kak Alex tega sama aku?! Jangan dong kak? Nanti kalau kuku aku rusak gimana? Masak disuruh bersihin toilet udah bau jorok lagi. Pokoknya aku nggak mau!! aku ini anak pemilik sekolah masa disuruh ngelakuin hal menjijikkan seperti itu!!"protes Giselle ,Gavi yang tak tahan lagi pun mendekat dan menatap Giselle tajam membuat Giselle dan teman-teman nya ketakutan.
". Lakukan hukuman itu atau kamu mau hukuman yang lebih dari itu?!"ujar Gavi tajam
". I..iya bang"jawab Giselle takut
". Dan satu lagi! Jangan panggil saya abang!! Karena saya bukan abang kamu!!"tambah Gavi
". Baik kak."jawab Giselle lagi kemudian ia dan kawan nya masuk ke dalam barisan karena 1 menit lagi upacara akan segera di mulai.
Upacara berjalan dengan mulus dan lancar,Alice yang kini sudah duduk di kelasnya bukan duduk melainkan tertidur dengan posisi duduk lebih tepatnya. Kepalanya ia senderkan di atas meja dengan tumpuan tangannya sebagai bantal, tak ada yang berani menganggu nya bahkan ia pun hanya duduk sendirian.karena memang tak ada yang berani duduk atau berteman dengannya,kalian tau kan bagaimana sifat nya yang sangat sulit untuk didekati itu.
". Selamat pagi menjelang siang anak-anak.."sapa miss Fely guru matematika sekaligus wali kelas mereka.
". Selamat pagi menjelang siang juga bu.."balas semua murid kecuali Alice yang masih tertidur semua orang tau namun tak ada yang berani menegur nya begitupun miss Felly.
". Kita kedatangan dua murid baru loh.. Dara, Daren masuk ."panggil miss Fely, dua orang berbeda gender namun memiliki kemiripan wajah itu pun masuk dengan senyuman manis mereka.
". Sekarang kalian perkenalkan diri kalian."ujar miss Fely
". Baik bu."balas keduanya.
". Hai.. nama gue Dara putri Adiwijaya pindahan dari London."ujar sang gadis
". Nama gue Daren Putra Adiwijaya."tambah sang pemuda
". Eh kalian kembar ya??"tanya seorang gadis berkuncir 2
". Mata lo buta,udah tau namanya hampir sama mukanya juga.."sahut pemuda berkacama
". Terserah gue dong ! Gue kan cuma nanya mata kuda!!"ledek gadis itu nyolot
". Eh biji melon berani-beraninya lo ngatain gue mata kuda!! Gue suruh bokap gue bom kapal bokap lo baru rasa!!"ujar pemuda itu,memang pemuda itu adalah anak dari menteri kelautan dan gadis itu adalah anak dari pebisnis kapal pesiar.
". Wah..wah.. ngajak berantem lo!!"ujar gadis itu tak terima
". Majuuuu!!"ujar pemuda itu . Semua siswa heboh,miss Felly yang ingin melerai malah suaranya tak terdengar karena kebisingan dari murid lain sedangkan Dara dan Daren kebingungan.
". Kayaknya kita salah milih sekolah disini."bisik Dara
". Ini itu sekolah populer bahkan semua siswa disini dari keluarga high class semua."balas Daren
Ditengah kebisingan itu Alice terbangun karena terganggu ia langsung menendang meja nya dan langsung membuat semua siswa terdiam dan kembali seperti semula. Hening,bahkan se hening-heningnya .
". Emmzz ba..baiklah semuanya. Oh iya Daren dan Dara kalian bisa duduk di bangku yang kosong."ujar miss Fely mencair kan suasana
Alice sudah kembali duduk dan mejanya yang semula roboh sudah di perbaiki kembali oleh Rendy sang ketua kelas yang memang sudah biasa dengan apa yang dilakukan oleh Alice
. Tapi kadang hal itu membantu Rendy jika para murid lainnya susah di atur,mungkin karena mereka anak-anak orang kaya yang biasanya suka se enaknya dan kurang perduli dengan ucapan orang lain dan hanya suka memerintah. Oh iya sedikit cerita tentang latar belakang Rendy, Rendy adalah satu-satunya murid yang mendapatkan beasiswa dan dari kalangan biasa.Dara berjalan ke arah bangku kosong di samping gadis berambut pirang sedangkan Daren malah langsung duduk di samping Alice dan membuat semua orang tegang kembali.
". Emmzz.. Daren , lebih baik kamu duduk di sebelah Franz aja ya.."ujar miss Fely dengan wajah tegang.
". Kenapa memangnya miss? Bangku ini kan kosong?"tanya Daren dengan wajah polosnya,namun ia tau jika Alice orang seperti apa karena memang sudah terkenal di penjuru negeri.. okey itu lebay lagi..
". Ta.. tapi.." ujar miss Fely ragu
Alice menatap Daren dengan tatapan tajam sangat tajam,namun ia juga perlu apresiasi jika ada orang yang berani mendekati nya karena tidak ada seorang pun yang berani berurusan dengan nya. Penyebab nya selain karena sikap,Alice adalah salah satu keluarga Gaffery dan juga mereka takut akan berurusan juga dengan Gavi and the geng dan siapa sih yang tidak tau jika Alex menyimpan rasa pada Alice. Mungkin hanya Alice yang tidak peka
". Nggak papa kan kalo gue duduk di sini?"tanya Daren ,Alice hanya diam dan melanjutkan tidurnya. Dan itu di asumsikan Daren bahwa ia boleh duduk di situ, ia menatap Alice ia merasa tertarik dengan gadis itu seperti ada yang istimewa darinya.
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Happiness
Teen FictionKeinginan nya hanya bahagia.. apakah sesulit itu? Namun ia yakin kebahagiaan itu akan datang meski perlahan tapi pasti. #Brother #Family #Father #mother Up setiap kamis,sabtu dan Minggu😁❤️🙏