Jeon jungkook dan lalisa manoban yang terpaksa menikah hanya 10 bulan.. mereka membuat perjanjian.
"Iya anak kecil!"-Lisa
"Berhentiii memanggil ku anak kecil! Noona menyebalkan!"-jungkook.
"Kau mau apa kau?! Jangan pernah kau ganggu hubungan ku dengan jungkook!"srn
"Cih, segitu nya kau cepat melupakan aku? sungguh ..."tyg
"Maaf, tapi aku lebih mencintai jungkook."srn
"Iya tak apa apa.. tapi setidak nya aku tidak seperti dirimu . Menghancurkan rumah tangga orang lain."tyg
"Sekarang aku tanya. Kau ingin apa? Uang? Tutup mulut Mu dan bawa jumlah uang yang kau inginkan!"srn
"Kau pikir aku mau? Tidak sayang.. kau harus bertanggung jawab atas semua nya. Kau membuat Lisa dihujat oleh banyak orang.. kenapa kau sejahat itu? Dan mengapa istri jungkook bisa sebaik itu menerima suami nya berpacaran dengan orang lain,hm?"tyg
"K-kau? Tau dari mana semua ini?"srn
"Tidak perlu kau tau.. yang pasti nya kau cepat ungkapin semua tentang kebusukan Mu ke jungkook dan selesai.."tyg
"Kau pikir aku akan bodoh ingin memberi tau nya? Tidak!"srn
"Tidak apa, akan aku kirimkan semua foto foto mesra kita berdua.. jika kau tidak mau mengaku pada nya. Biar aku saja ya."
"Yakk!! Jangan coba coba-..."belum selesai Siren berucap telefon telah dimatikan secara sepihak.
Disana Siren berdecak kesal! Bagaimana taeyong bisa tau, jika pacar nya sekarang jungkook? Dan bagamana bisa taeyong tau dengan Lisa?
Apa yang harus Siren lakukan agar jungkook tetap percaya pada nya?
...
Seperti biasa Lisa melamun lagi malam malam di teras atas lantai dua. Dia sangat suka pemandangan ini sejuk dan dingin.. belum lagi piyama yang ia kenakan begitu nyaman.
Disini tempat satu satu nya Lisa suka menangis diam diam. Tempat bercerita saat ia bersedih.. dan tempat yang ini lah yang ia suka.
Malam ini syukurlah Lisa tidak menangis lagi. Disini ia hanya tersenyum tipis. Bambam tadi sempat menghiburnya. Dan ia benar benar sangat berterimakasih kepada Bambam.
"belum tidur,hm?"tiba tiba suara jungkook terdengar di telinga Lisa. Membuat gadis terkejut, tapi tidak menunjukan ekspresi nya. Lisa hanya tetap tenang dan memandangi langit.
"belum."jawab Lisa
Disana jungkook terdiam tidak tau harus berbicara apa lagi. karena sekarang Lisa sudah benar benar berubah. Dia tidak lagi berbicara banyak seperti dulu.
Lalu dengan keberanian jungkook. Jungkook berdiri disamping Lisa. Sambil mengikuti Lisa memandang langit.
"Kau sendiri? Mengapa belum tidur?"ls
Akhir nya Lisa mengajak nya berbicara ini lah yang diinginkan jungkook dari tadi.
"Aku hanya ingin menghirup udara segar saja."jk
Disana Lisa hanya mengangguk ngangguk. Omong omong jungkook tau kejadian yang Lisa alami akhir akhir ini. Jungkook tau Lisa lagi di jugde oleh banyak orang sekarang. yang entah mengapa Lisa masih bisa kuat dan tegar. Jujur jungkook benar benar kasian pada gadis itu.
Entah kenapa setiap jungkook menatap mata Lisa . Dia melihat kejujuran disana, dan jungkook yakin Lisa itu orang baik. Apa Lisa masih mencintai nya? Astaga jung! Mengapa kau jadi berhalu seperti ini. Mana mungkin Lisa mencintai orang yang sudah menyakiti nya.
"jung.."ls
"ee.. ya??"jk
"alasan apa yang harus aku pakai ke mama nanti."ls
"Alasan? Alasan apa?"jk
"alasan untuk kita bercerai nanti."ls
Deg.
Disana jungkook tetap berbicara normal mesti hati nya terasa panas.
"a-aku sih yang emang pertama aku bilang waktu itu."jk
"Oh, begitu. Oke.."ls
Seperti nya langit ingin memulai gerimis. Terbukti bunyi petir yang masih kecil. Dan angin yang kencang . Lisa makin suka ini, ini lah cuaca yang ia inginkan.
Tetapi saat terbunyi suara petir yang besar membuat Lisa berteriak dan kehilangan keseimbangan saking terkejut dan takut nya.
Dan disana mata jungkook langsung tertuju pada Lisa yang sedang kehilangan keseimbangan itu. Dan dengan sigap jungkook langsung menangkap badan Lisa yang ingin terjatuh.
Lisa membuka mata nya. Dia sangat kaget saat pemandangan didepan nya bukan lah lantai. Tapi melainkan wajah tampan yang indah bak pangeran siapa lagi kalau bukan suami nya sendiri.
Mereka saling melihat satu sama lain. Disana Lisa takut jika jantung nya yang berdebar itu didengar oleh jungkook.
Lalu Lisa langsung melepas nya dan membenarkan rambutnya yang berantakan.
Lisa langsung menunduk lalu pergi serta mengucapkan kata. "Terimakasih"
Disana jungkook melihat Lisa dari kejauhan yang sedang berjalan menuju kamar.Secara tidak sadar jungkook tersenyum bahkan pipi nya sampai memerah mengingat kejadian tadi.
Dan entah mengapa jungkook refleks memegang dada nya.
"Berdetak nya cepat sekali,ya."jk
...
Makasi yang udah komen Beneran cepet kan aku update🖤💖