House Aunty Maria(1)

41 24 5
                                        

***

Setelah sampai di rumah tanteku, langsung saja aku berlari masuk ke dalam rumah tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"AUNTY MARIA" teriakku saat sudah berada di dalam rumah yang sangat luas tersebut.

"Kamu yah... kebiasaan, dateng-dateng ngak ketuk pintu, ngak ucap salam, teriak-teriak lagi. Kamu kira aunty ngak denger apa? Hemm..."  seru seorang wanita paruh baya dengan pakaian daster khas ibu-ibu pada umumnya, ia juga menggunakan celemek datang dari arah dapur. Diusiannya yang sudah kepala empat tapi telihat awet muda dan cantik.

"Hehehe...maaf, soalnya aku kangen banget sama Aunty" girangku sambil membalas pelukanya yang hangat. Dan seketika indra penciumanku menangkap aroma coklat dari wanita tersebut.

Bisa kupastikan jika dia sedang membuat membuat kue kesukaanku. Yang memang aku yang berpesan untuk dibuatkan jika tiba nanti.

"Aunty lagi buatin pesanan aku yah!"tanyaku

"Iya, baru aja Aunty masukin ke oven sebelum ada anak nyasar yang teriak-teriak di rumah Aunty" jawabnya dengan sedikit menyindir

"Iihh... Aunty tega banget! masa anak cantik gini dibilang anak nyasar" sergaku sedikit cemberut

"Bercanda sayang"

Lalu kami duduk di sofa ruang tamu yang disusul bang Arya yang baru masuk, dengan membawa dua koper ditangannya.

"Kamu itu mau pindah rumah atau apa? Bawaan sebanyak ini, emang apa aja isinya, mana berat lagi" gerutu Arya kemudian ikut duduk di sofa

"Yah, namanya juga cewek. Kalo bantuin orang itu yang ikhlas dong, ngak pake marah-marah" seruku sambil tersenyum miring padanya

"Udah sana kamu mandi dulu, Aunty siapin kuenya buat kamu"

"Siap boss" ucapku sambil hormat

"Arya, bantu bawain kopernya lisa!"

"Iya"

Lalu aku dan bang Arya naik ke lantai dua menuju kamar yang selalu aku kugunakan jika berada disini.

"Abang ke kamar juga yah" ucap Arya sambil mengelus puncak kepalaku  saat kami sudah sampai di kamar. Yang langsung kuangguki

Setelah kepergian bang Arya, aku langsung bergegas mandi, tanpa membereskan barang-barangku terlebih dahulu. Selesai mandi, aku lalu memakai pakaian yang sudah kusiapkan sebelumnya di atas ranjang. Sebuah celana pendek dan kaos over size bewarna senada.

Setelah selesai aku langsung menuju ke dapur tempat dimana Aunty Maria.

"Kayaknya enak banget nih!" Ujarku saat telah sampai di dapur dan menemukan wanita yang kucari sedang menyiapkan cup cake dangan berbagai toping. Ada yang diatasnya dengan lelehan coklat dengan toping kacang, ada juga dengan taburan keju parut. Terlihat sederhana tapi menurutku sangat enak. Kue ini salah satu kue kesukaanku yang dibuatkan oleh tanteku.

"Pasti dong.... ini kamu bawa ke ruang tengah, kita makan sama-sama" mengangguki ucapnya dengan senang. Lalu memberiku dua nampan penuh berisi cake untuk kubawa, sedangkan dia membawa nampan berisi orange jus.

"Lisa, panggil Arya juga, ajak dia makan bareng" pintah Aunty Maria yang langsung kuangguki setelah meletakkan nampan di atas meja. Sedangkan Aunty Maria sedang menyalakan televisi.

My Friend Gost Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang