Happy reading
Saat ini queen, Leo, Sean, dan dito sedang sarapan diruang makan, setelah selesai sarapan mereka melakukan aktivitas seperti biasanya.
"Daddy pergi kerja dulu ya dan kalian berdua jagain queen" ucap dito tegas
"Iya daddy" ucap sean dan dibalas Leo dengan anggukan
Skip ruang keluarga
"Queen kamu sekolah gak" ucap Sean
"Sekolah kak sean cuma gara gara diculik queen gak sekolah" ucap queen
"Queen emangnya umur berapa" Tanya Sean
"Hmm umur 15" ucap queen dengan wajah yang lucu
"Ya ampun lucu banget si" gemas Sean sambil mencubit pipi queen yang berisi
"Kak sean sakit isss" ucap queen mengelus pipi yang dicubit oleh Sean
"Hahhahhahahha habisnya kamu lucu, oh ya kamu mau sekolah gak kalo mau nanti bisa satu sekolah denganku" ucap Sean
"Mau kak mau banget" ucap queen dengan antusias
"Nanti kakak kasih tau daddy biar queen ikut sekolah" ucap Sean mengelus kepala queen dengan sayang
"Kak Leo kok dari tadi diem aja sih" ucap queen
"Udah queen itu mah biasa namanya juga kutub es" ucap Sean
"Ha kutub es dimana kak disini gak ada kutub es" tanya queen polos
"Hadeh kutub es itu julukan untuk kak Leo karena dia itu mirip es" ucap Sean
"Tapi kak Leo kan manusia bukan kutub es" tanya queen polos mengundang kekehan dari Leo dan tatapan gemas dari Sean
"Udah ah anak kecil gak boleh tau" ucap Sean
"Ihh kak queen itu udah besar bukan anak kecil lagi" ucap queen
"Anak kecil" ucap Sean
"Bukan"
"Anak kecil"
"Bukan kak"
"Is queen anak kecil" ucap Sean mengejek queen
"Hiks hiks huaaaaaa kak Leo huaaa kak sean jahat" tangis queen pecah, dengan tiba-tiba datang memeluk Leo dengan sesegukan
Leo yang mendapatkan serangan secara tiba-tiba merasakan jantungnya lagi maraton, terlihat pipinya yang memerah sampai ketelinga.
Sean yang melihat kakak nya itu tampak seperti orang yang lagi malu-malu itu tertawa lebar
"Hahhahahahah" tawa Sean pecah yang mendapat tatapan tajam dari Leo dan tatapan polos dari queen
"Hiks kak sean kok hiks ketawa kayak orang gila" Tanya queen dengan sesegukan
"Dia emang gila, queen udah ya jangan nangis lagi tadi Sean hanya bercanda" ucap lembut Leo
Sean yang mendengar tutur kata lembut dari Leo hampir menjatuhkan rahangnya karena terkejut siapa sih yang tidak kenal dengan Leo jangan kan dirumah bahkan disekolah Leo terkenal akan sifatnya yang kasar dan cuek sama perempuan
"Kak lo kesurupan" tanya Sean dengan tampang bodohnya
"Kak Leo gak keserupan kok tapi kak sean yang kesurupan ketawa gak jelas" bukan Leo yang menjawab tapi queen dengan wajah tanpa dosa
"Lah kok jadi kak Sean yang kesurupan" tanya Sean
"Iya kata kak Leo kak Sean itu udah gak waras" ucap queen dengan polos
"Astaghfirullah berdosa kalian" ucap Sean dramatis
"Seharusnya yang berdosa itu kak Sean mengatai kak Leo kesurupan kan kak Leo itu kakaknya kak Sean" ucap queen polos
"Astaghfirullah apa salahku" ucap Sean mengelus dada
"Salah kak Sean banyak sampai gak kehitung lagi" ucap queen dengan wajah polos
"Sabar-sabar ingat dia perempuan apalagi wajahnya lucu, orang sabar makin ganteng" ucap Sean dengan pd nya
"Kak Sean gak ganteng tapi Kalo kak Leo ganteng" ucap queen lagi
"BODO AMAT GAK DENGER" teriak Sean menaiki tangga karena kalo ia berlama-lama disana bisa khilaf nanti
Queen yang melihat Sean menaiki tangga bingung dan bertanya kepada Leo
"Kak Leo emang omongan queen salah ya" tanya queen polos
"Gak kok emang dia yang udah gak waras" ucap Leo dengan senyum yang menawan
"Oh gitu" ucap queen membalas dengan anggukan bahwa ia mengerti
"Kasian om dito punya anak yang udah gak waras nanti queen usulin rumah sakit jiwa aja deh untuk kesembuhan kak Sean" batin queen
Gimana part nya bagus gak, kalo bagus alhamdullilah ya dan jangan lupa komen.
Jika ada typo mohon dimaklumin aja
Jangan lupa vote nya guys
See you
KAMU SEDANG MEMBACA
QUEEN(END)
Teen Fiction[Tamat] FOLLOW YA GUYS ~~~~~~~~~~~~~~~~~ Mengisahkan tentang percintaan, keluarga, dan sahabat. ~~~~~~~~~~~~~~~~ Instagram: wtt_yani