Sakura memandangi teman-teman kelasnya yang sudah pergi untuk pulang kerumah mereka masing-masing
"Sakuraoji, kalau ada waktu kau mampir kerumahku" ucap sasori
"Ha'i, tlpon saja aku sasori"
"Hm, ja hati-hati disini sakuraoji" sasori melambaikan tangannya dan sakura membalas lambaian itu
"Ah akhirnya aku sendirian di asrama, tapi si menyeramkan itu apa dia ikut pulang juga" batin sakura berpikir
"Sakuraoji nao"
"Ha'i sensei" sakura melihat jiraya
"Kau kan Tidak pulang hari ini, sensei minta tolong denganmu boleh?"
"Ah iya, Apa yang bisa saya bantu sensei?"
••
#perpustakaan akademi konohagure..
"Karena petugas kami pulang juga berlibur, sensei minta tolong denganmu untuk bersihkan buku-buku di dalam gudang ya, nanti selesainya sensei akan belikan ice cream untukmu"
Sakura mengendus kesal dan berkata "b-baik sensei"
"Terimakasih ya sakuraoji" jiraya pun pergi dan sakura berjalan ke gudang yang di katakan jiraya
Ckrieet..
"Kyaaaaa" sakura melihat naruto tertidur pulas di gudang perpustakan
"Berisik sekali" ketus naruto
"G-gomenase"
"Kamu lagi, kenapa sih menganggu ku!"
"B-bukan gitu, aku disuruh sensei jiraya bersih kan buku-buku di gudang, jangan salah paham"
Naruto menghela nafas dan ia pun pergi
"Anu coto mate, kamu.. Tidak pulang?" tanya sakura
Naruto melirik tajam ke sakura dan sakura langsung merinding
"Itu urusanku"
"Ah ya maaf"
Setelah kepergian naruto dan sakura lega kepergian naruto"aku pikir dia akan pulang, udah saja aku senang bakal sendirian di asrama, ahhh sial! Ketemu lagi dengannya, mana liburan panas masih lama lagi, menyebalkan menyebalkan "gerutu sakura dan sakura merendang buku itu" i-ttaiii" sakura kesakitan karena ternyata bukunya tebal sekali
Skip..
Sakura menepuk-nepuk buku-buku itu "uck!uck! Debunya" sakura terbatuk-batuk
"Sakuraoji, aku bawakan ice cream dan cemilan untuk mu" ucap jiraya
"Ah terimakasih sensei" sakura selesai membereskan buku-buku itu lalu menghampiri jiraya
"Dozo (silahkan)" jiraya memberikan bingkisan itu
"Anu sensei, aku boleh nanya sesuatu?"
"Apa itu?"
"Tadi aku lihat naruto disini, kenapa dia tidak pulang sensei?"
"Ah itu.. Dia memang tidak ingin pulang kerumah aja sakuraoji"
"Kenapa? Apa ada masalah sama keluarga nya?"
"Ya begitu lah setelah kehilangan orangtuanya, naruto tidak ingin pulang dan jika dia pulang dia pasti memikirkan orangtuanya, makanya dia lebih baik disini, sensei sudah pernah mengajaknya pulang tapi dia tetap tidak mau"
"Sokka"
"Aku jadi salah dengannya karena aku pikir dia orang menyeramkan dan menyebalkan tapi dia menyimpan kesedihan dengan orangtuanya, ah aku harus minta maaf dengannya sudah mikir tidak-tidak dengannya" batin sakura
"Ne sakuraoji, kau kan satu asrama dengannya, saya sebagai pamannya memohon jaga naruto, memang anak itu pendiam dan tidak mau berteman dengan siapapun tapi anak itu sangat baik sakuraoji"
"Hm baik sensei, aku akan menjaga naruto" senyum sakura
••
"Dimana dia ya, cepatnya hilang" ucap sakura mencari naruto
"Asrama tidak ada, apa dia di gang itu?" sakura pun ke lorong gang itu namun tidak ada
"Ahh tidak ada, aku menyerah mana panas sekali lagi" sambung sakura melihat terik matahari
Sakura berjalan terus hingga ia berada di atap akademi..
"Uahhh aku tidak nyangka di atap sekolah bagus sekali pemandangannya" senyum sakura
"Kireee"
"Hmmmm"
Deg..
Sakura mendengar suara dan ia pun berjalan sedikit demi sedikit"siapa ya"sakura memaksakan dirinya berjalan hingga ia menemukan naruto tengah tidur
"Naruto"
"Nani"
Sakura tersenyum dan berkata "kau mau tidak, aku bawakan ice cream"
Naruto melihat ice cream potong lalu ia pun bangun
"Kau benaran kasih untukku?"
"Tentu saja"
"Oh arigato" naruto mengambil ice cream itu dan sakura melihat naruto memakan ice cream itu"ada apa, kenapa kau memandangiku seperti itu"
"Eh, g-gomenase naruto" naruto diam namun ia sibuk memakan ice cream itu dan sakura duduk di sebelah naruto lalu ia melihat buku komik
"Kau menyukai komik ya naruto?"
"Hm"
Sakura membuka buku komik itu dan ia perlahan serius membacanya sampai naruto menoleh
"Kau tertarik?"
"Hm, aku tidak nyangka komik ini menarik sekali, apa aku boleh pinjam naruto"
Deg..
Naruto kaget dan berkata "boleh saja, tapi jangan sampai hilang"
"Wakata"
Wajah naruto memerah dan ia pun menggelengkan kepala nya"sudahlah, aku mau tidur di kamar"
"Ehhh"
"Napa, apa ada yang ingin kau bicarakan sakuraoji"
Sakura berdiri dari duduknya dan berkata "hm, aku ingin berteman denganmu naruto, apa boleh?"
Lagi-lagi Naruto kaget dan ia memalingkan wajahnya "kenapa, kau ingin berteman denganku? Atau karena kau kesepian tidak ada teman makanya kau mengatakan itu denganku"
"Tidak, aku sungguh-sungguh ingin berteman denganmu naruto, bukan aku kesepian atau hal lainnya"
Naruto terdiam dan ia malah pergi membuat sakura kaget"hoi coto mate naruto, kau belum jawab perkataan ku"
Namun naruto terus berjalan dan sakura mengembungkan pipinya"jika tidak jawab berarti kamu setuju naruto uzumaki "
Naruto tersenyum saja"apa dia sungguh-sungguh ingin berteman denganku atau kau kasian denganku sakuraoji nao "batin naruto
" menyebalkan.. Menyebalkan Naruto awas aja"kesal sakura dan sakura duduk lagi dan memandangi langit biru
"Dia memang menyebalkan tapi aku tidak akan menyerah, aku pasti bisa berteman dengannya, Walaupun ya aku tidak suka dengan tatapan tajamnya itu"ucap sakura
Hari demi hari, sakura tidak menyerah untuk mendekati naruto, Walaupun naruto menatap dingin dengannya, sakura memang takut tapi ia bukan berarti menyerah karena tatapan naruto..
Naruto kesal.geram dan emosi dengan sakura sampai ia tidak konsen membaca komik kesukaannya
" aghhh!! Lama-lama aku gila"naruto mengacak rambutnya
"Naruto"
"Oji-san"
Jiraya duduk di samping naruto Dan berkata "apa kau masih ingin seperti ini terus naruto, apa.kau tidak ingin berubah dan mencari kehidupan baru"
"Tidak, aku suka seperti ini oji-san, aku merasa damai dan tidak ada ganggu intinya"
"Sokka, tapi alangkah baiknya kamu mencoba cari kehidupan baru contohnya carilah teman menurutmu kau percayakan naruto, oji-san sebenarnya khwtr dengan mu nak karena kamu selalu suka sendirian"
Naruto terdiam dan jiraya menepuk pundak Naruto lalu kemudian pergi
"Ji-san" gumam naruto
#malam harinya..
Naruto baru saja tiba di asrama lalu ia mencium bau yang sangat enak"ini kan r-ramen" Naruto langsung membuka pintu dengan kasar hingga sakura kaget"naruto"
Naruto mendekati cup ramen dan mencium aroma itu
"Kau mau?"
Tanpa menjawab naruto langsung mengambil nya
Sakura melongo karena naruto menikmati ramen cup itu
"Kau suka sekali ramen Naruto"
"Hm, ini tidak buruk juga rasanya sakuraoji"
"Ja, kalau mau nambah, aku punya 3 cup Naruto"
Next part 6...
KAMU SEDANG MEMBACA
Watashi wa on'nanokodesu (NARUSAKU)
Romancesakura melarikan diri dari perjodohan nya dan ia mengubah dirinya menjadi laki-laki dan siapa sangka ia bertemu laki pirang yang mengetahui identitas aslinya
