part 58

139 7 3
                                        

Keesokan harinya

Suara alarm terdengar begitu nyaring dan dapat membangunkan sosok gadis mungil itu, ya siapa lagi kalau bukan putri

Putri bangun dan mematikan jam alarm tersebut lalu ia bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan melaksanakan kewajibannya

Setelah itu putri langsung membereskan tempat tidurnya dan bergegas mandi, setelah mandi putri langsung memakai setelan celana jins putih dan kaos panjang berwarna pink, setelah itu ia memoleskan tipis make up di mukanya tersebut

Putri: hari ini kak idho akan berangkat ke Singapure, rasanya berat sekali membiarkan kak idho pergi, banyak banget kenangan manis yang kita lewati berdua

Lesti: (tok tok tok) dek kamu udah bangun belum

Putri: iy kakak aku udah bangun

Lesti: yaudah ayo turun kita sarapan sama sama

Putri: iy kakak bentar lagi putri turun

Lesti; yaudah kk tunggu dibawahya ya dek

Putri: iya kakak

Putri pun turun dan ikut sarapan bersama keluarganya

Kini sudah menunjukkan pukul 8

Artinya sebentar lagi rizki pasti akan menjemputnya

Putri saat ini sedang menyendiri di kamar

Karena pintu kamar putri terbuka jadi membuat lesti yang tak sengaja lewat didepan kamarnya melihat putri yang sedang melamun

Lesti: dek ( tok tok tok)

Putri: eh iy kakak

Lesti: kakak boleh masuk

Putri: boleh kak masuk aja

Lesti: hmm adik kakak kenapa kok tadi kakak gak sengaja liat kamu kayaknya ngelamun terus

Putri pun hanya diam

Lesti: kk tau ini pasti karena ridho mau pergi ke singapure ya
Putri: iy kk tau darimana
Lesti: a iki yang bilang katanya ridho mau ke Singapure hari ini
Putri: ouh dari kak rizki

Lesti: bukannya kamu mau nganter ridho ya
Putri: iy kk hari ini aku ikut anter kak idho
Lesti: yaudah kamu jangan ngelamun terus, senyum dong sayang, kan bentar lagi kak iki datang sama kak idho, nanti ridho sedih kalau ngeliat kamu sedih terus kayak gini
Putri: kk jujur aku gak mau jauh dari kak idho kak, aku gak bisa jauh dari dia hiks hiks
Lesti: cup cup sayang kok nangis sih, sini kk peluk (memeluk adiknya)

Lesti; kk tau ini berat buat kamu, kk tau kalian itu saling mencintai tetapi harus terpisah dengan jarak, tapi kamu harus bisa menerimanya dek, karena ini juga bukan kemauan ridho kan, dia hanya menjalankan kewajibannya aja

Lesti: kalau bukan karena ayahnya yang menyuruhnya untuk mengurus perusahaan diluar negri pasti kak idho juga gak bakal mau ke luar negri, tapi kan ini sudah menjadi tanggung jawabnya jadi mau bagaimana pun idho harus menjalaninya

Lesti: ini udah jam delapan berarti sebentar lagi mereka bakal kesini

Lesti: udah dong sayang jangan nangis terus (menghapus air mata putri ) kk beresin make up kamu ya biar kamu tambah cantik, yuk sini ikut kk (menggandeng adiknya untuk duduk di kursi meja rias)

Lesti pun merapikan make up putri yang berantakan akibat menangis, lesti juga menyisirkan rambut adiknya

Lesti: nah kalau gini kan adik kk cantik, udah ya jangan nangis lagi
Putri: makasih ya kakak
Lesti: iy sama sama dek

Lesti: eh ada bunyi klakson sepertinya mereka udah sampai dek kita turun yuk
Putri; iy kakak

Jangan lupa like and coment

MIMPI TERINDAHKUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang