Sweet Tears By The Hazel Eyes

Sweet Tears By The Hazel Eyes

  • WpView
    Reads 396
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 16, 2012
Entah mengapa melihat matahari terbenam lebih menyenangkan dibanding harus melihat kau yang telah memilih melodi itu. Seribu nada yang dulu kau buat untukku tidak akan mampu lagi mengubah kunci yang diciptakan. Kunci yang selalu menyimpan kehangatan dalam setiap hening. Kini kau dan aku terjebak dalam hitamnya kemunafikan hati. Dalam setiap harap yang muncul dan tidak akan pernah terulang kembali. Karena yang ku tahu sampai jiwa ini mampu melayang ke langit ke tujuh pun takdir takkan membalasnya. Bukankah kita dilahirkan untuk saling menyatu? Jiwa ini bukankah sudah menjadi milikmu seutuhnya? Bagaimana dengan sejumput kehangatan yang pernah kita temui? Melihat senja dengan deburan ombak yang menari-nari. Haruskah ku menahan kerinduan ini? Menahan luka disetiap detik yang akan membunuhku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • My Quuen is Bad Gril
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • ALONE
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • DALAM DETAK (SELESAI)

Suara gemerincingan kunci terdengar di malam yang sepi dan sunyi. Tanpa diduga, pintu mulai terbuka perlahan-lahan, dan seolah-olah ada yang masuk ke dalam ruangan. Suasana menjadi dingin dan terasa menusuk, dan terdengarlah suara menggema: "Aku adalah hantu yang selalu menghantui kau di setiap langkahmu. Kau takkan bisa kabur dariku, bahkan dalam mimpimu sekalipun." Perasaan takut semakin menguasai pikiran, membuat bulu kuduk merinding dan jantung berdegup kencang. Semua itu terjadi dalam sekejap, dan tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya, meninggalkan keheningan yang menyeramkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines