Final Destinaton
"Kenapa kamu tidak dilahirkan menjadi kodok saja?"
"BERISIK!!"
Bagi Asher, Keira adalah sumber sakit kepala nomor satu.
"Asher, kalau aku jadi upil kamu mau nggak jadi hidungnya?"
"KEIRA!!!"
Gadis ajaib dengan ucapannya yang selalu berhasil memancing emosi Asher.
"Kamu pasti sakit tertimpa aku... Maaf ya, lantai..."
Jika bentuk aneh memiliki wujud maka wujudnya adalah Keira, bisa-bisanya ia meminta maaf pada lantai hanya karena baru saja tersandung di sana.
Aneh? SANGAT!
Begitulah seorang Keira, Si Gadis Stroberi yang memiliki empati tinggi pada sekitarnya.
Namun, tanpa pernah ia sadari. Hadirnya Keira adalah bencana.
Bukan untuk dirinya.
Melainkan untuk seseorang yang tidak pernah menemukan jawaban dari arti debaran jantunya yang menggila setiap kali menatap Keira.
Ini bukan sekadar cerita tentang dua manusia. Seperti seutas tali yang telanjur terikat mati, jangan salahkan takdir mengapa mereka harus melewati jalan yang rumit ini.
_____
__________
_____
Hallloo!!!
Cerita yang akan kamu baca ini sepenuhnya lahir dari imajinasi penulis. Semua tokoh, tempat, dan peristiwanya adalah fiksi. Jadi, kalau merasa ada yang mirip dengan dunia nyata, itu murni kebetulan yang tidak disengaja okey!
Salam ceria dari Keira🌞