I'm Your Sister

I'm Your Sister

  • WpView
    Reads 1,137
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 10, 2025
Antara Nara dan Nevan . . . . . Sejak hari itu Nara dan Nevan selalu bersama, Nara memperkenalkan Nevan ke teman-temannya dan juga tetangga-tetangga. Nara tidak lagi merasa kesepian ditinggal kedua orangtuanya. Nara begitu menyayangi Nevan, begitu juga sebaliknya. Nara bersyukur Tuhan mengabulkan doanya, memiliki Nevan sebagai saudaranya adalah hadiah terindah yang pernah ada. Plakk! "NEVAN!! Kamu itu adik akuu" Nevan meringis, kemudian menatap nyalang ke arah Nara. "AKU BUKAN ADIK KAMU, KITA BUKAN SAUDARA" "Cukupp, hentikann omong kosong ini " "Kamu pikir bocah lima tahun itu bayi lima bulan, hahh? Aku tau semuanya, aku tau Nara" "NEVAN!" "Berhenti menyuruhku memanggilmu kakak, aku muak" Nevan beralih dari sana, meninggalkan Nara yang menangis setelah perseteruan singkat keduanya.
All Rights Reserved
#30
jaemsoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • The King & The Doctor
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines