Dandelion
(Puisi)
Oleh MeisyaFitri9
________________________________
Ketika janji-janjimu mengekor pada seutas tali harapan yang mudah putus
Aku lebih memilih menyelami kenyataan bahwa segala angan akan segera pupus
Biarlah tidak pernah ada benang merah yang terbentang
Karena di antara kita cinta adalah hal tabu yang tak patut dikenang
Lihatlah bagaimana ilalang bergerak mengikuti angin
Tak pernah ada kepastian kapan dia akan meneguhkan jejak batangnya
Tak pernah dia melawan usik yang bisa mematahkannya
Tidak semua hal bisa dipertahankan hanya dengan bersekat keyakinan
Seketika rubuh lalu hancur berantakan
Selama nalarku masih berbunyi bahwa kita hanya bongkahan ilusi
Aku akan menganut dan beriman pada keadaan paling logis
Tentang dirimu yang lebih berikeras mempertahankan
Aku akan mundur karena luka yang takkan pernah bisa disembuhkan
Bila dandelion itu harus kembali gugur
Menebar dirinya di tempat lain terpisah dari tangkai
Bila semesta tak pernah mencanangkan sebuah takdir
Memberhentikan kita pada ketidakmungkinan yang terlalu jelas
Maka akulah orang yang pertama kali akan menutup semua jendela mimpi
Hingga sekali lagi kubiarkan dirimu beranjak pergi
🌼🌼🌼
KAMU SEDANG MEMBACA
STF 30 Day Writing Challenge
Short StoryTantangan menulis pertama oleh grup Story Teller Family untuk melatih konsisten dan kemampuan menulis para anggota. Setiap hari mengusung tema berbeda dengan bermacam genre dan jenis cerita berbeda pula. Bukan hanya cerpen yang menjadi ciri khas Sto...
