Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jaehyuk sedang duduk di bandara menunggu Asahi kekasihnya yang baru saja pulang dari Jepang, sesekali meminum kopi yang baru saja iya beli.
"Jae?"
Jaehyuk merasa familiar dengan suara orang yang memanggilnya itu langsung saja menoleh ke kanan dan mendapati kekasihnya sedang berjalan ke arahnya sambil menarik kopernya.
Jaehyuk langsung berdiri dan memeluk Asahi begitu kekasihnya sudah ada di hadapannya ini, selama sebulan tidak bertemu membuatnya sangat merindukan Asahi.
"Gimana keadaan mama kamu sa?" Tanya jaehyuk setelah melepas pelukan mereka.
"Mama udah mendingan, sekarang Mashiho yang jagain bareng Junkyu sekalian minta restu katanya." Jawab Asahi.
Sebenarnya Asahi ke Jepang karena mendengar mamanya jatuh sakit, Jaehyuk ingin ikut namun tugas kuliah yang menumpuk membuatnya tidak bisa pergi.
Padahal Jaehyuk juga ingin seperti Junkyu pacar Mashiho kakaknya Asahi, ia ingin menemui calon mertuanya. Ia sudah 3 tahun berpacaran dengan Asahi namun belum pernah bertemu dengan orang tua Asahi.
"Duh pengen kaya Junkyu juga, maaf ya sayang kemarin aku gak bisa temanin kamu."
Asahi yang mendengar perkataan Jaehyuk tersenyum kemudian mengelus pipi pacarnya dengan lembut.
"Gak apa-apa kok, aku juga udah kasih tau mama kalau kamu lagi sibuk. Yuk pulang aku capek nih."
Jaehyuk tersenyum ke arah kekasihnya kemudian mengecup sekilas bibir Asahi
"Ayok"
Dia menggandeng tangan Asahi menuju parkiran dengan tersenyum, tanpa menyadari Asahi kini tengah melamun memikirkan sesuatu.
Asahi sekarang sedang duduk menatap keluar ke arah jendela kamarnya, Asahi tinggal sendiri di sebuah apartemen. Malam ini dia sendirian, Jaehyuk baru saja pulang ke rumahnya. Awalnya Jaehyuk menawarkan diri untuk menemani Asahi karena merasa rindu dengan pacarnya ini tapi Asahi menolak dengan alasan ia ingin istirahat dan tidak mau diganggu dengan gombalan yang selalu dilontarkan Jaehyuk.
Asahi memang membutuhkan waktu sendirian, hal-hal yang terjadi selama sebulan di Jepang mampu membuat hatinya bimbang. Di satu sisi ia merasa hal ini salah namun di sisi lain ia tidak mampu membohongi perasaannya sendiri, kalau dia telah jatuh cinta dengan orang lain.
Waktu sebulan mampu membuat posisi Jaehyuk di hatinya tergantikan oleh orang lain, dia adalah Yoshi dokter muda yang tak sengaja bertemu dengannya di rumah sakit tempat mama Asahi dirawat.
Dia juga bingung bagaimana bisa ia begitu cepat akrab dengan seseorang hanya dalam waktu sebulan padahal dia adalah tipikal orang yang susah untuk dekat dengan orang apalagi orang baru dan lebih kagetnya lagi ketika ia menyadari perasaannya kepada Yoshi 2 hari sebelum ia pulang, Yoshi sendiri tidak tahu kalau Asahi menyukainya karena Asahi yang memang tidak ingin mengatakannya.