"Sekali lagi Terima kasih, err... Mas Chanon??" Balas Newwiee. Tay langsung berdehem keras di belakangnya.
Dokter Chanon tersenyum puas kemudian berlalu dari hadapan mereka diiringi dengan tatapan kagum dari Newwiee dan tatapan sinis dari tiga pria yang sedari tadi berdiri di belakang New.
"Dokter macam apa itu? Masih sempat-sempatnya menebar pesona pada saat keluarga pasiennya sedang cemas." Sinis Thanat.
“Dan dia sok akrab dengan Newwiee. Pake minta dipanggil Mas segala. Dasar modus!" Tambah Tay tak kalah ketus.
"Tapi dia memang mempesona." Luke menimpali. Reflek Tay dan Thanat langsung memberinya tatapan membunuh.
"Ke-kenapa??" tanya Luke tidak mengerti akan arti tatapan mereka berdua.
Tay dan Thanat serempak menghela nafas lelah sembari memutar bola mata mereka jengah, membuat Luke semakin bingung.
"Aku salah bicara lagi?" Gumam Luke sembari menggaruk kepalanya bingung.
=^^= onebabythreedads =^^=
Setelah menunggu beberapa saat kemudian BrightWinFrank (bayi itu =_=) telah dipindahkan ke ruang rawatnya. Newwiee, Tay, Thanat, dan Luke pun segera menuju ke ruangan tersebut. Newwiee langsung duduk di kursi di samping ranjang tempat bayi menggemaskan itu terbaring yang sekarang masih belum sadarkan diri pasca operasi. Lalu ia mengusap lembut pipi bayi itu.
"Baby.. Maaf, ya? Aku tidak bisa menjagamu dengan baik." Lirih New.
Ketiga pria tampan yg berdiri di belakangnya jadi merasa bersalah karena mereka juga tidak bisa menjaga bayi itu dengan baik.
"Kami yang bersalah, Hin. Maafkan kami. Kami tidak bisa menjaganya dengan baik. Kami.. bukan ayah yang baik untuknya." Sesal Tay.
New tersenyum kecut. Entah ia harus marah atau terharu saat mendengar kata-kata Tay barusan.
"Kau jangan khawatir. Dia pasti bisa melewati semua ini, karena dia memiliki kita." Sahut Thanat.
"Kita akan menjaganya dengan lebih baik lagi." Luke ikut menambahi.
New menatap mereka satu persatu lalu tersenyum tipis.
"Makasih." Ucapnya tulus.
Lalu tiba-tiba terdengar ketukan dari luar pintu ruang rawat itu. Sesaat kemudian masuk dokter Chanon yang langsung mengulas senyum ramahnya. Newwiee pun segera berdiri dari duduknya dan tersenyum sekilas pada Chanon yang membalasnya dengan sopan.
"Apa yang sedang kau lakukan di sini?" ketus Tay tanpa basa-basi. Newwiee langsung menatapnya tajam.
"Mas Te!" Desisnya mencoba memperingatkan.
Tay langsung melengos kesal, sementara New kembali menatap dokter Chanon dan tersenyum.
"Maaf atas sikap kami yang kurang sopan."
"Ahh, tidak apa-apa. Aku datang kesini untuk memeriksa keadaan-"
"Bright."
"Frank."
"Win."
Tay, Thanat, dan Luke langsung menatap satu sama lain saat tanpa sengaja mereka mengucapkan nama yang mereka berikan pada bayi itu secara bersamaan. Dokter Chanon hanya menatap mereka bertiga dengan tatapan bingung.
"Aku datang untuk memeriksa keadaan pasienku." Kata dokter Chanon sembari tersenyum canggung.
"Bukankah tadi anda sudah memeriksanya?" sinis Thanat.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Baby, Three Dads..???
FanficSatu bayi... Ber-ayah tiga..??? Tay Tawan, Lee Thanat, dan Luke Ishikawa.. siapakah diantara mereka bertiga yang merupakan ayah kandung dari bayi tersebut?? Cinta lama bersemi kembali, tetapi yang tercinta sudah menjalin cinta yang baru. Bagaimana...
