02 - hi, Jakarta!

1K 203 22
                                    

Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam saat Yeri dan Rose baru saja tiba di Jakarta.

"Pegel banget badan aku," ucap Rose sambil meregangkan badannya.

"Sama, Kak. Duduk mulu makin kempes aja ini pantat aku rasanya.." ceplos Yeri.

Rose tertawa mendengarnya.

"Ini udah malem banget, Yer. Kamu mau nginep di tempat aku dulu, nggak? Besok aku anterin balik." tawar Rose.

"Boleh, Kak." jawab Yeri.

Untung ditawarin Rose buat nginap. Soalnya Yeri agak takut juga kalau balik ke kos sendirian jam segini.

"Yuk." ajak Rose.

Rose membawa Yeri ke parkiran stasiun. Mereka berhenti tepat di depan mobil Honda keluaran 2020 berwarna silver yang ternyata milik Rose.

"Ini mobil siapa, Kak?" tanya Yeri.

"Mobil aku. Ayo, masuk." ucap Rose dituruti oleh Yeri.

Sebenernya, Yeri sudah tau dari Irene kalau Rose ini berasal dari keluarga yang sangat berada. Harusnya dia nggak perlu kaget.

"Kalau Kak Ochi punya mobil, kenapa nggak ngendarain mobil aja dari Jakarta ke Bandung? Bukannya bisa?"

"Bisa. Cuma aku males nyetir.. hehe.."

Yeri mengangguk paham.

Perjalanan menuju tempat tinggal Rose memakan waktu sekitar setengah jam. Tapi, karena di dalam mobil mereka bercerita banyak hal jadi setengah jam nggak terlalu berasa.

"Berarti kamu lahir di Blitar juga kaya Tante Irene dan baru ke Jakarta semenjak kuliah? Orang tua kamu di Blitar?" tanya Rose.

"Iya, Kak. Orang tuaku tinggal di Blitar setelah menikah sampai sekarang udah punya tiga anak. Di Blitar mereka bantu ngurusin sawah sama kebun punya kakek. Nah, ibuku itu kakaknya Tante Irene." jelas Yeri.

"Oh gitu.. Enak berarti kalau balik ke Blitar rumah kamu nggak pernah sepi," kata Rose.

"Ya.. gitu deh, Kak." jawab Yeri.

"Kamu anak terakhir?" tanya Rose.

Yeri mengangguk. "Anak pertama, Mbak Krystal, udah kerja di Bali. Anak kedua, Mas Jaehyun, masih kuliah di Jakarta kebetulan sekampus sama aku, Kak."

"Wih.. kamu punya kakak perempuan sama abang juga? Enak banget!"

"Ada nggak enaknya juga, Kak.. Nggak enaknya kalau sama Mbak Krystal anaknya cuek jadi aku nggak terlalu dekat. Kalau sama Mas Jaehyun nggak enaknya itu dia suka ngejailin aku. Kesel.."

"Setidaknya ada yang bisa kamu ajak ngobrol atau becanda kalau kamu balik ke rumah. Lah, aku? Dari kecil terbiasa sama suasana rumah yang sepi. Derita anak tunggal yang cuma bisa ngobrol sama mamanya aja setiap hari dan sama papa kalau papa lagi libur kerja." curhat Rose. "Makanya aku suka di Jakarta, soalnya ada temen-temenku. Kalau di Bandung nggak ada, aku nggak deket sama orang lain selain keluargaku," lanjutnya.

"Gimana kalau kapan-kapan Kak Ochi aku ajak ke Blitar. Mau?" tawar Yeri.

"Hah.. kamu serius?" tanya Rose memastikan.

"Duarius malah, Kak!" Yeri meyakinkan.

"Mauuuu! Mau banget!" ucap Rose semangat.

"Izin dulu sama Tante Minyoung, Kak,"

"Gampang.. pasti dibolehin." jawab Rose.

"Oke deh. Libur semester nanti ya, Kak?"

"Siap!" ucap Rose. "Asikkk! Udah nggak sabar aku!" lanjut Rose kegirangan.

Yeri tersenyum kecil melihat Rose yang keliatan sangat bahagia sekarang. Keduanya setelah itu menikmati jalanan sembari bernyanyi-nyanyi ria. Ceritanya carpool karaoke.

Nggak kerasa tiba-tiba udah sampai aja.

"Selamat datang di rumah aku!" ucap Rose setelah mereka sampai di kediaman Rose.

"Ini rumah Kak Ochi gede banget.." kata Yeri dengan nada kagum. "Di rumah segede ini Kakak tinggal sendiri?" tanyanya.

"Iya. Emang mau sama siapa lagi? Kalau kamu mau pindah kesini boleh banget, kok." tawar Rose.

"Jauh dari kampusku, Kak. Cukup makan waktu dan ngabisin ongkos juga.."

Rose mengangguk paham.

"Temen kampus Kak Ochi nggak ada yang mau tinggal bareng gitu?" tanya Yeri.

"Temen kampusku pada tinggal sama orang tuanya karena mereka asli Jakarta semua. Cuma kadang kalau weekend atau nugas suka aku ajak belajar bareng sekalian nginep." jelas Rose.

"Oh gitu.."

"Ini kamar kamu di sebelah kamar aku ya di lantai atas. Kalau kamar di bawah itu kamarnya orang tuaku kalau lagi ke Jakarta, kalau yang di belakang itu gudang." ucap Rose.

"Kak Ochi, makasih banyak. Kakak baik banget sama aku." kata Yeri.

"Sama-sama. Tante Irene itu udah kaya tanteku sendiri jadi kamu juga aku anggep kaya adikku sendiri. Santai aja.. anggep aja ini rumah kamu,"

"Iya, makasih, Kak.."

"Yaudah, ke kamar gih kamu bersih-bersih trus istirahat. Aku mau cek dapur bentar,"

"Duluan ya, Kak." pamit Yeri pada Rose.

pada nungguin jaehyun nongol?🤪

Coincidence. +jaehyun roséTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang