"AAAAAAAAA!!"
Itu adalah suara teriakan dari Rose. Rose sedang asik menonton TV tiba-tiba listrik rumahnya padam.
"Ma-mati lampu..? Aaaaa! Gue takut banget.." ucap Rose dengan nada yang terdengar sangat ketakutan.
Rose memiliki nyctophobia atau fobia terhadap kegelapan. Makanya mati lampu tiba-tiba kaya gini benar-benar buat dia cemas dan ketakutan.
"Ya Allah.. takut banget.." ucap Rose benar-benar ketakutan. Dia cemas dan panik banget sekarang.
Rose dengan cepat langsung menelfon Lisa. Syukurnya temannya yang satu itu sedang tidak susah untuk dihubungi.
"Lis.. tolongin gue.." ucap Rose lirih.
"Tolongin apa? Lo kenapa?" Lisa terdengar panik juga dari seberang.
"Rumah gue padam listrik, gue takut banget. Tolongin gue.."
"Hah?! Yaampun lo harus tetap tenang oke? Gue lagi ada urusan sebentar, dalam 30 menit gue bakalan ke rumah lo. Gue suruh orang dateng buat ngehandle ya sebelum gue nyampe. Sekarang lo ikutin gue ya? Lo hidupin flash HP lo, tarik nafas dalam-dalam, buang pelan-pelan. Jangan panik, jangan kemana-mana, stay disitu. Oke?" jelas Lisa.
Rose memang fobia terhadap gelap dan Lisa tau itu. Kita nggak bisa nganggep, 'yaelah, gelap doang tinggal nyalain senter!' Enggak. Yang namanya fobia nggak bisa dianggap sepele.
Rose menuruti perkataan Lisa. Dia tetap stay diposisi sekarang yaitu meringkuk di atas sofa.
Sekitar 15 menit menunggu, sepertinya orang listrik suruhan Lisa sudah datang.
"Permisi.." ucap seseorang itu dari luar.
"Masuk aja!" teriak Rose dari dalam. Dia nggak berani sama sekali beranjak dari posisinya.
"Izin ya, Mba.." balas orang tersebut.
Terlihat laki-laki tersebut masuk dan membawa senter kemudian menyorotnya ke Rose yang sedang ketakutan.
"Mas, tolong benerin ini listriknya kenapa tiba-tiba mati," ucap Rose dengan suara yang mulai lemas.
Akibat dari fobianya ini benar-benar membuat Rose cemas dan panik yang berlebihan sehingga ia tidak bisa bernafas dengan tenang.
"Iya, saya kesini emang mau benerin listrik, Mba. Ngomong-ngomong ini panel listriknya mana?" tanya laki-laki itu.
"Itu di sam-" ucapan Rose terhenti.
Tiba-tiba terdengar suara HP jatuh dari tangan Rose. Ternyata Rose sudah pingsan tak berdaya di sofa.
"Eh.. Mba!"
Laki-laki itu segera menghampiri Rose. Ia bingung harus gimana sekaligus heran kenapa Rose bisa tiba-tiba pingsan.
Syukurnya HP Rose berbunyi tanda ada panggilan masuk dari Lisa.
"Gimana, Rose? Orang listriknya udah dateng?"
"Halo, Mba. Ini saya yang disuruh benerin listrik. Saya bener-bener nggak tau kenapa ini temennya tiba-tiba pingsan, Mba." jelas laki-laki itu.
"Pingsan?! Ya Allah.." Lisa benar-benar panik sekarang. "Mas, tolong temen saya diselonjorin aja di sofa trus Mas langsung benerin aja listriknya setelah itu tolong jagain temen saya bentar, ya? Sebentar lagi saya kesana." ucap Lisa.
Laki-laki itu terpaksa harus menuruti perkataan Lisa. Nggak mungkin Rose dibiarin pingsan gitu aja.
"Duh.. maaf banget, ini gue nggak maksud buat pegang-pegang tapi ini gue cuma mau menjalankan amanah.." ucap laki-laki itu pada Rose yang Rose nggak dengar juga sebenarnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Coincidence. +jaehyun rosé
FanfictionKita ini... kebetulan yang bagaimana? © 2021, apeujima.