Happy reading <3
JANGAN LUPA VOTE!!!!!Dering alarm dari ponsel terdengar begitu jelas dan lantang. Suaranya memenuhi seluruh ruangan kamar bernuansa abu-abu. Seseorang merutuki dirinya sendiri karena menyalakan alarm di hari minggu.
Dengan sangat malas Jungkook bangun dari tidurnya. Jungkook keluar dari kamarnya dan benar saja dorm nya sangat sepi. Wajar saja ini hari Minggu.
Tentu saja para hyung nya menghabiskan waktu libur mereka dengan kegiatan mereka masing-masing. Ada yang pulang kerumahnya, ada juga yang hanya pergi ke suatu tempat.
"Kau tidak pulang?" Tiba-tiba ada suara mengejutkan Jungkook. Ya, Jungkook pikir dorm ini benar-benar tidak ada manusia selain dirinya.
"Ah yoongi Hyung, aku tidak pulang hari ini. Keluarga ku berada di Jepang. Kau sendiri tidak pulang Hyung?" -jungkook
"Aisshhhh. Kemana saja kau kemarin. Aku baru dari rumah tadi. Akhir-akhir ini kau sering tidak di dorm jika ada waktu luang" yoongi dengan nada mengintimidasi dan sedikit menyipitkan matanya.
Yang di interogasi malah bertingkah sangat santai. Jungkook membuat sarapan untuk dirinya sendiri. Sereal dan susu pisang. Sarapan andalan Jungkook.
"Aku bermain dengan temanku Hyung" Jungkook menjawabnya dengan santai. Sembari membawa sarapannya ke sofa depan tv. Menuju tempat yoongi berada.
Yoongi masih menatap Jungkook dengan mata yang menyipit. Sungguh mencurigakan pikir yoongi.
"Namja? yeoja?" -yoongi
"Yeoja. Wae?" Jungkook menjawabnya sambil memakan sarapannya.
"Aishh. Jungkook-ahh berapa umurmu sekarang? Aku tidak akan melarang mu berteman dengan siapapun. Kau juga boleh bertemu mereka kapan saja kau mau. Tapi jika dia wanita, berhati-hatilah kook. Ku lihat kau sangat sering pergi 1 Minggu terakhir ini. Kau-"
"Hyung" potong Jungkook cepat.
"Aku tau Hyung. Aku juga mencoba berhati-hati. Haaahhhh. Aku juga tidak tau apa yang terjadi padaku Hyung. Tapi aku merasa sangat dekat dengannya. Aku juga merasa kita sudah mengenal lama. Dan aku merindukan seseorang yang sama persis sepertinya Hyung" jawab jungkook.
Yang semakin lama suara nya semakin memelan. Bahkan jungkook menundukkan kepalanya.
Sedangkan yoongi sedikit kasian pada adiknya ini. Jungkook benar-benar mengorbankan masa mudanya selama ini. Tidak ada salah nya ia menikmati masa mudanya dengan teman yang ia percaya.
"Aku berencana membawanya kemari Hyung. Bertemu dengan para Hyung" lanjut jungkook.
"Hah? Kau serius? Seistimewa itu dirinya?" -yoongi
"Entahlah Hyung. Aku menganggapnya begitu" -jungkook
.
.
.
Skip
.
.
.
Jungkook dan syeana pergi lebih awal dari yang mereka rencanakan sebelumnya. Syeana yang meminta Jungkook untuk menemaninya ke taman bermain.Mereka sudah menikmati hari Minggu ini selama 3 jam di taman bermain. Ini sungguh beresiko untuk syeana. Karena di taman bermain tidak mungkin tidak ada musik.

KAMU SEDANG MEMBACA
Still With You
FanfictionKita akan bertemu di kehidupan berikutnya, dengan aku dan kamu yang berbeda. -syeana-