maaf untuk update cerita ini lama banget! 1 chapter lagi dan cerita ini akan selesai... dan sedikit bocoran, bagi yang tdk suka cerita ngegantung harus siap-siap karena chap berikutnya sangat sangat ngegantung SEKALI! rencananya mau buat season 2nya...
happy reading guys XD
Aku tidak menyangka bahwa Pak Nomi akan menjadi korban. Baru saja kemarin aku menjawab pertanyaan dari bapaknya, tetapi hari ini bapaknya sudah menjadi korban.
Entah kenapa sekolah mulai diperketat jamnya. Dan peraturan baru mengatakan kami tidak boleh berkeliaran apabila ada jam kosong. Menyebalkan.
Hari ini sekolah ribut seperti pembunuhan yang pertama. Banyak mobil polisi dan ada satu mobil ambulance disekolah ini.
…
“Hari ini, kita telah kehilangan guru yang kita banggakan. Pak Nomi. Marilah kita berdo’a untuk beliau.”
Setelah berdo’a bersama, aku bergegas menuju ruang kelas. Sebelum aku masuk, aku bisa melihat Feby dan Theo sedang berbicara didepan kelas.
Kenapa aku harus berpapasan dengan Feby? Orang yang aku tidak ingin lihat seumur hidup. Dulu, aku dan Feby pernah bertengkar karena lomba matematika. Karena itu, aku malas bertemu dengan dia.
…
Jam istirahat berbunyi. Lebih baik aku segera keatap untuk tidur. Sebelum aku ke atap, aku bertemu lagi dengan orang yang tidak ingin aku temui. Ni Kadek.
“Yooo!”
“Apa?”
“Kok kejam sih?”
“Terserah aku lah.”
Sepertinya kali ini Ia menyerah melawanku dan pergi dari sini. Untung saja.
jangan lupa vote n commentnya ya! XD kalau votenya banyak banget, bakal cepet" update untuk chap terakhir cerita ini dan bakal cepet-cepet buat season 2nya! XD love u!
KAMU SEDANG MEMBACA
Murder la 1: Terror in Mathematics [completed]
TerrorPernah melihat pembunuhan? Pasti pernah! Bayangkan jika itu terjadi disekolah anda! Bayangkan jika anda yang membunuhnya! Bayangkan jika anda mampu mengungkap kode rahasia di setiap pembunuhan menggunakan hal yang dibenci oleh para pelajar! MATEM...
![Murder la 1: Terror in Mathematics [completed]](https://img.wattpad.com/cover/30824421-64-k262247.jpg)