"Itachi?",panggil Naruto pelan, ia gugup.
Itachi pun tersenyum dan balas berbisik di telinga Naruto,"sayang dong."
Wajah Naruto semakin bersemu merah.
Hal itu lantas menjadi perbincangan luar biasa di dalam kelompok keluarga Uchiha yang sontak berkumpul di ruangan lain, dimana anggota keluarga Uchiha yang lain masih bisa melihat interaksi antara Itachi dan pria yang duduk di pangkuannya.
"Naru-chan repot-repot datang kesini, kenapa?",tanya Itachi pelan.
"Aku..."
*Puft
Belum sempat Naruto menyelesaikan ucapannya, wajah Naruto sudah lebih dulu memanas.
"Lalu ada apa dengan tas besar yang kau bawa?",tanya Itachi lagi.
"Aku... mau tidur disini, apa boleh?",tanya Naruto pelan.
"Boleh, kamarku cukup luas, kau bisa tidur disana",balas Itachi keras-keras.
Sesuai dugaan, keluarga Itachi langsung menatap Itachi shock, bahkan ada yang pingsan.
"Ruangan lain... tidak ada?",tanya Naruto ragu.
Itachi langsung menggeleng dan berbisik lirih,"Naru-chan, tidak mau melihat wajahku saat akan tidur dan saat terbangun?"
"M-mau",balas Naruto langsung menunduk.
Itachi pun langsung tersenyum dan mencium Naruto di kening.
"Semuanya, apa ada yang mau kalian bicarakan?",tanya Itachi mengeraskan suaranya hingga sampai ke ruangan sebelah.
Seluruh keluarga Itachi langsung menggeleng. Alhasil, setelahnya, Itachi langsung mengangkat kemudian menggendong Naruto pergi dengan seringaian lebar.
"I-Itachi...",gumam Naruto langsung bersembunyi di dada bidang Itachi.
Itachi pun langsung menaruh dagunya di atas kepala Naruto,"sayang. Kau harus lancar menyebutkannya nanti" ucap Itachi sembari membuka pintu kamarnya dan masuk.
Naruto pun hanya memejamkan matanya erat-erat sejak Itachi mulai mengatainya.
Itachi pun membaringkan Naruto dikasur dan menengok wajah bersemu merah Naruto seakan itu lucu.
"Repot-repot datang kesini, kau sepertinya sangat merindukanku",ucap Itachi mengelus surai pirang Naruto sembari menatap wajah Naruto lekat-lekat dari depan.
"....",Naruto terdiam menatap Itachi yang secara jelas tersenyum ke arahnya.
'Aku sempat memujinya paling tampan diantara yang lain saat pertama bertemu dan sekarang dia tersenyum ke arahku dengan wajah itu',pikir Naruto tidak bisa berpikir jernih.
"To-tolong jangan tersenyum",ucap Naruto pelan menatap bibir Itachi yang masih tersenyum padanya.
"Aku tidak boleh tersenyum?",tanya balik Itachi.
Naruto pun sontak menutup wajahnya dengan punggung tangan karena merasa malu.
"Seberapa rindu Naru-chan padaku, saat aku tidak ada?",tanya Itachi dengan suara pelan.
"Aku... Berhenti menatapku",ucap Naruto dengan wajah yang masih ia sembunyikan dan berbalik ke samping.
"Apa yang kau katakan pada keluargamu saat kau menyusulku ke sini, Naru-chan?",tanya Itachi lagi.
"...."
Melihat Naruto yang masih menyembunyikan wajahnya dan menghadap ke samping, Itachi pun memegang kedua tangan Naruto.
"Apa yang membuatmu enggan menjawab dan menatapku Naru-chan?",tanya Itachi berbisik lirih di samping telinga Naruto.
"Hm~ Berhenti menggodaku",ucap Naruto masih tidak berani menatap mata Itachi dan melirik ke samping.
Lalu disaat itu juga, Itachi secara refleks memberikan sebuah ciuman lembut yang menggoda di bibir Naruto.
Sebaliknya keluarga Itachi nampak bergosip gaduh mengenai anggota keluarga mereka, yaitu Itachi yang terkenal akan sikap dan tindakan kelamnya.
"Apa Itachi, putraku benar-benar berubah karena pria itu?"
"Ya, jelas begitu. Sebelum pergi, Itachi bahkan mengejek kita yang bahkan tidak berani bertanya secara langsung"
'Mati aku! Aku mengacuhkan kakak ipar yang mungkin saja akan membuat kakakku luluh',pikir seseorang disana merasa telah berbuat salah.
Sabtu, 24 April 2021
22:23

KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE UNITES US
RandomProlog + 8 Chapter [End] Sabtu, 6 Maret 2021 sampai ? Cintaku bisa membunuhmu- Itachi Aku akan melakukan apapun asal bisa bersamamu- Naruto Kisah dua insan yang dipertemukan oleh takdir (Itanaru). -Dibuat sesuai saran dari salah satu penggemar cerit...