16. Tuan muda tang

8.9K 777 7
                                        

Jangan lupa vote dan comment ya author tunggu notifikasinya.

#Happy reading#

"siapa namamu nak?" tanya ryu an kepada ji ya yang masih setia menatap datar ryu an.

"ji ya, Han ji ya" jawab ji ya dengan terus mempertahankan ekspresi sedatar triplek miliknya.

Ryu an tersenyum tipis melihat kelakuan ji ya yang sangat mirip dengan su lian ibunya, ibu dan anak tak jauh beda.

"jika kau ingin memiliki pasukan darah maka kau harus memberiku alasan yang bagus mengapa kau menginginkannya." ujar ryu an lembut, ia sudah menganggap ji ya anaknya sendiri maka ia akan memperlakukan ji ya dengan baik pula. Ia akan melindungi ji ya sebagai ganti karena tak bisa melindungi su lian di masa lalu.

"aku ingin menjadi kuat agar tak ada lagi yang meremehkanku dan aku tidak mau jika harus menjalin hubungan tanpa cinta bersama kaisar xiao maka dari itu aku akan bersembunyi dan mengubah identitasku menjadi kaisar darah." jelas ji ya mengebu-gebu, ryu an hanya diam dengan senyum tipis masih terpatri di bibirnya.

'Kasihan kau nak, harus menanggung hal yang sama seperti ibumu karena perjodohan itu' batin ryu an iba melihat ji ya yang bernasib sama dengan su lian waktu itu.

"baiklah aku menerima alasanmu, aku akan memberikan pasukan darah untukmu tapi dengan sebuah syarat." mata ji ya berbinar saat mendengar bahwa ryu an benar-benar akan memberikannya pasukan darah yang ia inginkan.

"syarat apa?"

"aku ingin kau menjadi anakku." ji ya hanya mengerutkan dahinya setelah mendengarkan permintaan ryu an yang cukup aneh baginya.

Setelah cukup lama akhirnya ji ya mengerti mengapa ryu an memberi syarat seperti itu. Ji ya mengingat kembali kata-kata yang ibunya ucapkan sebelum pergi meninggalkan ryu an untuk terakhir kalinya.

"jika suatu saat nanti aku sudah tiada.. Aku harap kau mau melindungi anakku ryu an." ujar su lian sembari menggenggam kedua tangan ryu an penuh harap.

"su lian"

"aku mohon ryu an, anggap saja ini adalah permintaan terakhirku, lindungi anakku seperti anakmu sendiri sebab aku tidak ingin ia menderita di dunia yang kejam ini. Aku mohon." ryu an tak tega jika harus menolak permintaan su lian, lagi pula tak ada salahnya ia membantu su lian untuk terakhir kalinya.

"baiklah aku pasti akan melindunginya seperti anakku sendiri." putus ryu an sembari mencoba menenangkan su lian.

"terima kasih, terima kasih ryu an."

Ryu an terus menatap ji ya menunggu jawabannya.
"Bagaimana? apakah kau sanggup menerima syarat ini nak?"

"ya aku menerimanya."ujar ji ya dengan senyum manis kini terpatri di bibirnya.

"kalau begitu sekarang panggil aku ayah." ryu an tampak semangat menunggu ji ya memanggilnya ayah, meski ryu an sudah pernah menikah. Namun, ia tak memiliki keturunan dari istrinya hingga istrinya meninggal karena sebuah penyakit.

Ryu an tentu sangat ingin memiliki anak dan kini ia memilikinya dari wanita yang sangat ia cintai yaitu su lian, walau ji ya bukan anak kandungnya ia akan tetap menyayanginya sebagai anaknya sendiri.

Permaisuri Licik (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang