nginep?

169 144 133
                                        

nggggg......
Telinga Diora bergeming,tapi kali ini rasanya lebih sakit dari gemingan sebelumnya.

"akhh..."Diora memegangi telinganya yang sakit.

tes!

tes!

Darah perlahan keluar dari hidung Diora. Ia segera mengambil tissue yang ada di westafel untuk mengelap hidungnya. Lalu membuka ponsel dan berpura pura sedang memainkan game.

DUK!DUK!DUK!

"DIORA!!"panggil Devano sambil menggedor gedor pintu.Tidak ada jawaban dari dalam Devano pun langsung mendobrak pintu dan melihat Diora ada didalam.

Devano melihat Diora yang sedang memainkan game memakai headphone merasa kesal.

"lo kenapa gak teriak kalo lo ada di dalem sih?!"Teriak Devano khawatir. "gimana kalo ga ada yang bukain?!"

Diora membuka headphonenya "pasti ada yang buka kok"

"siapa?!"Devano masih sangat marah, bisa bisanya saat dia dikunci dikamar mandi dia hanya santai bermain game.

"lo"jawab Diora singkat.

Devano langsung terdiam saat mendengar ucapan Diora,kenapa dia sangat yakin kalo Devano bakal datang,Devano bisa saja tidak datang bukan?

"lo....?sakit?"Devano memegang kedua pundak Diora."idung lo..."

sial!

Diora langsung memegang hidungnya dan ternyata darah mengalir lagi dari hidungnya,sontak ia mendongkakkan kepalanya.

SRETTTT...
Baju bagian bawah Devano dirobek sedikit untuk menahan darah yang keluar dari hidung Diora.

Diora yang melihatnya terkejut dan langsung mengeluarkan tissue yang dia ambil dari westafel tadi "tapi gue punya tissue"

🍁🍁🍁

"assalamualaikum bunda,vano pulang"ujarnya sambil membuka sepatunya di teras.

"waaaikumsalam"sahut bunda Devano.

Saat melihat Devano bunda terkejut karena baju bagian bawahnya robek.

"aaaaa"teriak Devano kesakitan.

bunda yang masih menjewer telinga Devano tidak memberinya ampun, "yaampun Devano...baru sehari sekolah ni baju udah kaya lap aja, kamu di sekolah nguli atau begimana"

"aaa....ampun bunda ampun"Devano terus saja meminta ampun.

"ini kenapa bisa kayak giniii Devanoo"tanya bundanya heran.

"gini bund,tadi ada cewek mimisan terus Vano reflek ngerobek baju. Kan kasian bunda kalo dia harus megang idungnya terus" terangnya. "tapi tenang bunda potongan kainnya masih Devano simpen kok" Devano mengeluarkan potongan kain dari sakunya.

"kok bersih?udah dicuci sama kamu?" tanya bunda.

"engga dipake,soalnya dia punya tissue" jawabnya santai sambil mencicipi makanan yang bundanya masak.

Within a five meter radiusTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang