Part 3

898 25 0
                                        

Selamat Membaca !!

-
-
-

Jam 3 sore, sepulang sekolah. Salma, Ghea, dan Wati pergi ke rumah Revan.

Semuanya sudah berkumpul di rumah Revan, mereka berempat sedang bercanda ria, tertawa bersama dan membicarakan banyak hal, terutama lelucon dari Wati dan Revan yang sejak dulu tidak pernah hilang.
Kini rasa rindu mereka bertiga sudah terbalaskan karena mereka sudah bertemu dengan temannya itu, Revan.

"Eh Van, kenapa sih lo gak sekolah disini aja bareng kita?" Wati bertanya kepada Revan, sambil terus memakan kue yang ada di meja.

"Iya nih, apa lo gak kangen sama kita kita? Udahlah pindah aja yah?" Kata Ghea.

"Iya aku juga kangen sama kalian kok, tapi aku harus tetep sekolah di pesantren. Aku juga pengen belajar agama disana." Jawab Revan

"Bagus tuh, kamu bisa jadi ustad nanti nya." Kini Salma yang berbicara.

Kalian harus tau hal ini, dari ketiganya Salma memang tidak berbicara Lo-Gue tapi Aku-Kamu. Sebaliknya Wati dan Ghea selalu nyebut Lo-Gue karena memang mereka sudah dari dulu berbicara seperti itu, berbeda dgn Salma.

"Iya dong. Ustadz Milenial gituu.." Kata Wati sambil menaik turunkan alisnya.

Mereka malah tertawa mendengar ucapan Wati.

"Kapan kamu balik lagi lagi ke pesantren?" Tanya Salma.

"Hmm mungkin lusa" jawab Revan yang mendapat anggukan dari ketiganya.

Tak terasa waktunya sudah malam, kini mereka bertiga pamit pulang.

"Yaudah Van, kita pamit pulang yah. Lain waktu lagi kita main bareng, oke?" Ujar Ghea pada Revan.

Revan mengangguk. "Siapp!" Lalu terkekeh pelan.

"Assalamu'alaikum.." mereka bertiga mengucapkan salam.

"Wa'alaikumssalam, Hati-hati!"

Ketiga nya pun segera pergi dan Revan juga masuk ke dalam rumah.

Lelah dan capek yang mereka rasakan, tapi ada rasa bahagia juga karena teman lamanya sudah bertemu lagi.

Mereka juga sudah kenyang dengan makanan yang disajikan ibu nya Revan. Apalagi Wati yang dari tadi ngemil kue terus, tapi badannya kecil mulu.

Mereka bertiga pulang ke rumah masing-masing.

*****

Hari demi hari, Minggu demi Minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, eh gimane sih? Pokonya gitulah.

Sudah 1 tahun pembelajaran, dan kini mereka bertiga sudah naik kelas 11 IPA 4. Dan mereka masih satu kelas.

Salma mengikuti kegiatan les Matematika, sudah 2 bulan dia mengikuti les itu setiap pulang sekolah. Tapi kedua temannya tidak mengikuti karena bagi mereka 'MATEMATIKA' bikin pusing kepala saja, apalagi saat melihat angka-angka yang harus mereka hitung.

Bahkan air hujan saja harus dihitung berapa detik jatuhnya, ah bagi mereka itu terlalu sulit, mungkin hanya Salma saja yang masih waras. Hehe..

S A L M ATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang