6. The Mannequin

32 5 0
                                        

Lena pulang kuliah sambil membawa ice cream rasa choco mint, lena bingung harus menghabiskan ice cream ini dengan siapa karena ice cream ini 1 box, saat ia melewati unit winwin, winwin memanggilnya.

"oi pasien lepas, makan ice cream nya
bagi-bagi boleh kali" ucap winwin.

lena hanya memutar bola matanya malas karena winwin selalu meledeknya kalo ia adalah pasien yang kabur dari RSJ.

ingin rasanya lena meninju winwin, tapi mood nya lagi ga bagus.

"yauda" ucap lena.

"sini masuk" ucap winwin.

lena langsung menaruh box ice creamnya di meja makan dan ia melihat mannequin-mannequin yang ada di dalam apart ini.

"woaaahhh, ini lo beli dimana bagus banget win kaya manusia asli" ucap lena.

"ini gua gabeli, gua dapet dan gua buat dari jeripayah gua sendiri lah" ucap winwin.

"kalo lo bisa buat, bisa buat yang mirip gua ga win?" tanya lena.

"yakin lo mau?" tanya winwin balik.

"ya mau lah keren gini" jawab lena.

"okee hahhaha, mungkin nanti lo soon len"
ucap lena.

"oke deh, dari semua mannequin ini yang paling lo suka yang mana? atau yang bakal lo jual karena keindahan hasil karya seni nya?" tanya lena.

"kalo disini ma masih basic yang special yang dikamar gua" ucap winwin sambil menunjuk mannequin dikamarnya.

lena terdiam saat melihat mannequin yang berada dikamar winwin, matanya mulai berkaca-kaca namu saat hendak memutar badan kearah winwin ia menghapus air matanya dan fake smile kearah winwin.

"iyaa, lo kreatif banget yaa" ucap lena.

"thanks len" ucap winwin.

"yauda win ice creamnya lo abisin aja semua" ucap lena lalu hendak pergi.

"lah kenapa?" tanya winwin.

"ice creamnya dari mantan gua, lagian gua juga ga terlalu suka rasa choco mint"
jawab lena.

lena berbohong karena ice cream rasa favoritnya adalah choco mint.

.
.
.

ada yang bisa tebak ga nih kenapa lena tiba-tiba pulang dan gamau makan ice cream favoritnya?

Mysterious NeighbourCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang