04

181 29 1
                                    

"Baiklah, hari ini kita akan belajar Matema--" Ucapan Bu Jihan itu terpotong saat gadis dari luar kelas tiba tiba datang dengan tergesa gesa.

"Maaf Bu, Saya Telat!" Katanya.

"Nayeon! kamu lagi kamu lagi. Kenapa telat terus?!" Bentak Bu Jihan

Bola matanya melebar, dahinya mengkerut, dan tangannya mengepal kuat. Capek jika harus bermasalah dengan Nayeon.

"Eum..anu..eee.."

"Sudah! berdiri di lapangan sampai jam pelajaran pertama! kalau kamu kabur, saya gak segan segan nyuruh kamu bersihin toilet cowok!"

Nayeon dengan pasrah menaro tasnya dalam kelas lalu pergi ke lapangan. Tidak lupa, diketawai oleh Jihyo yang melihatnya.

"Yang semangat ya, berjemurnya." Bisik Jihyo saat Nayeon menyimpan tas.

Nayeon menatapnya kesal, ia berdecik kesal. "Diam ah!"

"Ibu awasin kamu dari sini. Awas aja, udah sana cepat ke lapangan!"

Nayeon berjalan sampai ke lapangan. Dimana, Sinar Matahari sudah mulai menyinari wajah putih bersihnya.

"Panas banget!" Eluhnya

"Udah kayak simulasi di Neraka," Katanya lagi.

Belum sampai 15 menit wajahnya sudah dipenuhi keringat. Sedangkan pelajaran masih belum selesai,

"Nayeon?" Panggil seseorang

Nayeon menoleh dan melihat Chanyeol, "Apa?"

"Lagi dihukum, ya?"

Nayeon mengerucutkan bibirnya seraya mengangguk, membuat Chanyeol gemas sendiri.

"Kak Chanyeol ngapain disini?" Tanya balik gadis itu.

"Gak ada sih..tadi kebetulan lewat aja disini. Bosan di kelas, gak ada guru juga," jelas Chanyeol

Nayeon ber-oh dan suasana semakin canggung. Sebenarnya, Chanyeol dan Nayeon tidak terlalu dekat, hanya sebatas kenal nama.

"Canggung banget.." batin Nayeon

"Nayeon haus? mau kakak beliin minum?" Tanya lelaki itu.

"Mauu kak! ini uangnya Nayeon," kata Nayeon sembari memberikan uangnya dan menunjukkan senyum kelincinya

Namun Chanyeol menolak uang pemberian gadis itu. Awalnya, ia berniat untuk membelikan Nayeon minum dengan uangnya sendiri.

"Simpan aja uang kamu. Pakai uang kakak aja," Pintanya

Chanyeol berjalan menuju Kantin, meninggalkan Nayeon disana.

"Woy!" Bentak Lelaki dari arah Chanyeol

Chanyeol memberhentikan jalannya dan menatap datar orang di depannya. Chen.

"Kenapa?" Tanya Chanyeol

"Lo darimana aja, buset. Keluyuran mulu lo, gue daritadi nyariin." Kata Chen

"Dari mendaki gunung, lewati lembah," Canda Chanyeol dan mendapat Kitakan kencang dari Chen.

"Serius Ceye!"

"Ck! Gua lagi nemuin pacar gua. puas Lo?"

Bola mata Chen melotot hampir keluar. Tak percaya dengan kata kata barusan. ia menggoyang goyangkan bahu Chanyeol sekencang mungkin, dan berkata, "Heh! Serius Lo?!? Jangan main main, dodol!"

Chanyeol menepis tangan Chen, "alay."
Langkah lelaki itu kemudian berjalan lagi meninggalkan Chen sendirian.

•••☁️•••

✔️ ANOTHER | NaysooTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang