05.

189 30 14
                                        

Hei guys.. Salam sehat aja ya..

==================================

4 hari telah berlalu pasca kecelakaan yang menimpa Clara. Twins terus mencari namun tidak ada jejak. Terakhir kalinya dia mendapat kabar jika ibunya mengalami kecelakaan dan dibawa kerumah sakit Abdi Sumber Kasih. Namun saat sampai disana ternyata Clara sudah dipindahkan dan tidak ada yg tau.

Bahkan Daniel melacak dibantu anggota inti DH pun tidak berhasil menelpon orang tua angkat Clara pun juga tidak ada yg bisa dihubungi.

Semua semakin kacau ditambah twins yg membiarkan wanita ular itu menggigit Daniel sehingga Daniel tidak perduli pada Clara. Twins sudah bertekad jika dia akan membuat Daniel menderita.

Marry dan Danra juga mencari Gavin namun tidak pernah berhasil dan hanya ada 1 pendapat mereka yaitu Clara dibawa oleh Gavin dan kakek- neneknya.

Sedangkan disisi lain...

Ckek...

"Oh dok. Bagaimana anak saya?" kata bunda Clara, Peggi.

"Maaf pasien mengalami hilang ingatan" jelas dokter.

"Papi gimana ini..?" kata bunda Clara pada ayah Clara, Macel.

"Tenang sayang mungkin ini takdir lena" kata Macel menenangkan istrinya.

"Pah mah... Tolong biarkan aku menikahinya" kata Gavin.

"Dia adik km nak!" kata Macel mengingatkan Gavin.

"Tapi bukan kandung dan semua orang tau itu!" kata Gavin.

"Apa karena ini km tidak menikah?" kata Peggi.

"Ya"

"ehem.. Maaf tuan-nyonya.." kata Dokter pino.

"Ah maafkan kami dok.. Saya melupakan anda" kata Macel.

"tidak apa tuan saya hanya mau menyampaikan 1 hal lagi jika bayi dalam kandungan nona tidak selamat" jelas dokter pion tidak enak hati.

Bunda Clara pun menangis dalam pelukan suaminya.

"ya tuhan.. Cucu ku.." tangis Peggi.

Macel dan Gavin hanya diam namun rahang dan tatapannya tidak bisa ditipu jika mereka menahan kecewa dan amarah.

"Dok dengarkan saya! Jika begitu lakukan operasi bola mata dan lakukan perawatan menyeluruh saya ingin dia lebih muda!" perintah tegas Gavin menatap tajam dokter Pion.

Dokter Pion yg mendapat perintah tidak bisa menolak dan segera melakukan apa yg Gavin segera karena dia tau jika orang dihadapnnya berbahaya.

"Daniel haruskah gw berterimakasih hm?" gumam Gavin sedetik kemudian ia menyeringai menatap Clara dari luar jendela.

Kembali lagi pada pemeran utama kita..

"Woy! itu muka kenapa kek punya utang aja lo pada" kata Ilham saat melihat Twins marjan baru tiba dibasecamp mereka.

"Nyokap gw hilang" kata Marry lesu.

"Lo harusnya jangan terlalu mikirin itu dulu" kata Evo.

"Maksud lo apa?!" kata Danra memegang kera baju Evo.

"Woy woy... Sans donk kita teman bicara baek² dulu baru kalo gak bisa bakuhantam" nasehat Nanda menarik kerah baju belakang Danra memisahkan mereka.

Danra menepis kasar tangan Nanda lalu duduk disoffa yg tersedia diikuti yg lain.

"Gw tau perasaan kalian gimana tapi nih ya saran gw mending elu pada ngikutin alur dulu toh kalian udh tau kalo om Gavin suka sama nyokap lo jadi nyokap lo pasti aman dan terjamin" kata ilham panjang lebar lalu membentuk huruf O dengan jarinya.👌.

Be Twins (Sementara Ditahan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang