37.CURHATAN SEORANG ALVANO

7.7K 474 5
                                        

Happy Reading.

.
.
.

"Enak tidur nya?" tanya Kevan menyindir.

Vano menatap sinis Kevan, "Hm." jawabnya.

"Ya enak lah! Kan bantalnya tangannya Vanya." sahut Farrel.

"Nyenyak banget pasti!" timpal Kenzo.

"Banged pake d." ujar Teguh.

Vano hanya menutar bola matanya malas. Salah jika dirinya tidur?

Kevan terkekeh pelan, "Lo suka sama adek gue?" bisik Kevan.

Vano menatap Kevan dalam, "Maksud lo?" tanya Vano juga berbisik.

"Kalo suka ungkapin, jangan dipendem." jawab Kevan dan menepuk bahu Vano pelan.

Vano terdiam, ia sebenarnya juga tidak tau, apakah ia suka? Atau tidak? Entahlah!

"ARGA!" panggil Kayla berteriak.

"Rumah sakit anjer!" sahut Teguh.

"Kenapa?" tanya Arga dingin.

Kayla menunjuk ke Lia yang sedang makan, "Noh si Lia!" ucap Kayla.

Lia mendongak dengan sendok yang masih di mulutnya, lalu mengerjapkan matanya beberapa kali, "Anjir gemoy bet anak orang!" celetuk Farrel.

"Kenapa sih?" tanya Arga.

"Kayla diem ya!" ujar Lia.

"Bilang ah," goda Kayla.

"Kayla! Lia aduin ke Farrel juga ya!" jawab Lia.

"Weh! Apaan nih gue dibawa bawa?!" sahut Farrel.

"Eh! Lia jangan lahh!" Kayla gelagapan sendiri.

"Bodoamat! Farrel sini deh!" panggil Lia.

"Heh!" tegur Kayla.

"Aku kesana cantik!" jawab Farrel.

"Berhenti lo disitu!" perintah Kayla.

"Apasih? Mau ke Lia juga! Apa sayang?" tanya Farrel.

"Lia diem lo!" ujar Kayla ngegas.

"Nunduk ih! Farrel ketinggian!" lalu Farrel menjajarkan tubuhnya dengan Lia, dan Lia membisikkan sesuatu pada Farrel.

"Hah! Demi apa?" pekik Farrel dan menatap Kayla.

Kayla menepuk jidatnya, dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya, "Mampus si bocil ember!" gumamnya.

"Kay?" panggil Farrel.

"Boong njir boong! Lia boong!" elak Kayla.

"Bener kok bener! Tanya aja sama Stella!" sahut Lia.

Farrel menoleh kearah Stella, lalu Stella mengangguk membenarkan. "Heh!" sentak Kayla.

Stella terkekeh pelan, "Bener Lia! Emang iya!" ucapnya.

"Astaghfirullah! Kalian tega sama gue!" pekik Kayla.

Farrel berjalan dan menarik pelan tangan Kayla, "E eh! Lepas woy! Tolong gue diculik om om pedo!" pekik Kayla.

Sedangkan yang lain hanya bisa tertawa melihatnya. Lia, Nisa, dan Stella melakukan tos.

"Rencana berhasil, sekarang giliran Lia!" ucap Nisa.

"Nah bener!" sahut Stella.

"Nah iya sekarang Li- eh kok Lia!" pekik Lia.

ALVANO Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang