2.KANTIN

22.3K 1.3K 31
                                        

Happy Reading.
.
.
.

Bel istirahat berbunyi, seluruh murid SMA Palapa berbondong-bondong menuju ke kantin untuk memanjakan perut mereka. Sama halnya dengan Kayla dkk, mereka ber-empat juga pergi ke kantin.

Kantin terasa begitu ramai, bahkan lebih ramai dari hari-hari sebelumnya. Ke-empat gadis cantik itu celingak-celinguk mencari meja yang kosong, hingga akhirnya seorang laki-laki memanggil salah satu dari mereka.

"KAY! SINI!" teriak Farrel.

"Ayok!" ajak Kayla.

"Hai," sapanya.

"Duduk sini aja, masih cukup kok." ucap Farrel.

Kayla mengangguk, "Mau pesen apa?" tanya Stella.

"Kayak biasa, samain aja ya biar gampang?" Nathalia dan Avanya hanya mengangguk mengiyakan saja.

"Yaudah, Lia temenin gue." ajak Stella.

"Lia? Oke," Nathalia dan Stella pergi untuk memesan makanan.

"Anak baru ya?" tanya Kenzo.

"Hm." jawab Avanya.

"Masuk kelas apa?" tanya Kenzo lagi.

"XII IPA 3."

"Ohh, namanya siapa btw?"

"Ck! Nanya mulu lo ah," sahut Kayla.

"Yeuu! Orang gue kepo juga." balas Kenzo sewot.

Kayla memutar malas bola matanya, "Gak usah dengerin, tu bocah emang gitu. Aneh." ucap Kayla pada Avanya.

Avanya hanya berdeham, "Pindahan dari mana?" tanya Kevano.

Avanya melirik Kevano sebentar sebelum menjawabnya, "Bandung." jawab Avanya.

"Sama kayak lo dong?" tanya Farrel pada Kevano.

"Ya."

"Kenapa pindah kesini? Bukannya setau gue di Bandung lebih enak ya?" tanya Farrel.

"Harus gue jawab?" tanya Avanya.

"Y-ya gak juga sih, nanya doang gue." balas Farrel.

"Yuhuu! Makanan datang!" seru Nathalia.

"Buset, cepet amat lo jalannya!" gerutu Stella yang membawa nampan berisi makanan sedangkan Nathalia minumannya.

"Biar cepet sampai," jawab Nathalia.

"Makasi,"

"Ayok dimakan, Vanya wajib makan ini! Soalnya ini enak banget!" ucap Nathalia sedikit berlebihan.

"Gak usah lebay!" sindir Stella.

"Apasih! Stella mah sirik mulu sama Lia, wuuu!"

"Serah lo cil serah,"

Avanya mulai menyeruput jus mangga yang berada di depannya, ia melirik kearah Alvano saat merasa bahwa ia terus saja di perhatikan sedari tadi.

ALVANO Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang