Happy Reading!!
Rencana si kembar yang akan membereskan rumah saat pulang sekolah, akhirnya dilaksanakan.
Mereka menyuruh Lia untuk berdiam diri dikamar selama mereka bertiga membereskan rumah, mereka tak mengizinkan Lia untuk keluar dari kamar sebelum mereka menyuruh Lia untuk keluar.
Mereka juga tak mengizinkan para pelayan disana membantu mereka, mereka menyuruh para pelayan untuk bersantai di halaman belakang dan akan menyuruh mereka kembali setelah semua beres.
Si kembar sudah menyingkarkan sofa sofa diruang tengah, mereka telah menggulung karpet dan menyimpan nya ditempat yang aman.
Yeji bertugas menyapu lantai dan membersihkan debu debu dimeja dan benda benda disana, Ryujin dan Yujin bertugas mengepl lantai.
Sambil menunggu Yeji selesai menyapu, Yujin dan Ryujin menyiapkan alat pel dan ember berisi air yang telah dicampur dengan sabun.
Mereka berdua menggotong ember tersebut ke ruang tengah, air yang berada diember berceceran kemana mana, membuat lantai menjadi becek. Namun Yujin dengan cepat mengepel lantai yang terkena cipratan air.
Selang beberapa menit, Yeji menyimpan sapu yang telah ia pakai disamping meja.
"Aku udah selesai." ucap Yeji mendudukan dirinya di sofa.
"Udah?" tanya Yujin membangkitkan tubuhnya.
"Iya." jawab Yeji pelan.
"Mari Ryujin, saatnya kita ngepel." ucap Yujin penuh semangat.
Ryujin dengan semangat mencelupkan pel-an ke air, ia langsung mengepel lantai tanpa memeras air nya terlebih dahulu. Yujin pun melakukan hal yang sama.
Membuat ruang tengah menjadi becek. Namun keduanya masih mengepel dengan riang.
Yeji yang melihat itu langsung bergabung.
"Kalau kayak gini mah menurut aku lama, gimana kalau kita tumpahin air yang ada diember lalu kita pel lantainya? Gimana setuju gak?" ucap Ryujin membuat kedua saudara kembarnya mengangguk cepat.
Yeji langsung menumpahkan air yang tersisa diember ke lantai, lalu Yujin dan Ryujin langsung mengepelnya.
Selama beberapa menit, lantai yang mereka pel masih tetap basah. Yeji menghempaskan pel-an ditangannya dan mendudukan pantatnya dengan kasar dilantai.
"Aku capek." ucap Yeji.
Tapi Yujin dan Ryujin masih sibuk mengepel, walaupun dalam hati mereka berdua sudah menggerutu kesal.
"Udahlah, kita gak akan bisa beresin ini semua dengan cepat." ucap Yeji mengepak ngepak air dilantai.
Tiba tiba sebuah ide muncul dibenak Ryujin, ia segera melempar pel-an ke sembarang arah. Dan ia mengambil ancang ancang, setelah hitungan ketiga tubuhnya meluncur dengan kedua lutut yang ditekuk.
Yujin yang masih mengepel tergiur untuk melakukan hal tersebut, jadi ia juga langsung melempar pel-an nya kesembarang arah dan langsung melakukan hal seperti Ryujin..

KAMU SEDANG MEMBACA
[2] Family Manoban [Jenlisa]
Fanfiction[FUTA] [G!P] Jennie dan Lisa udah nikah 6 tahun yang lalu, mereka dikaruniai tiga orang anak kembar semuanya cewek. Dan ketiga anak mereka keadaannya sama kayak Lisa. ***** ©lamo_manoban Gambar by Pinterest