Keesokan harinya.
Keributan datang dari arah dapur membuat menarik perhatian semua orang , mereka semua mendatangi dapur karena wangi yang sangat menyengat membuat selera makan mereka menaik
Lalu saat sudah berada didepan dapur mereka melihat Genio dan nobin yang sedang bertengkar lalu nari dan sanji memasak dan maru sedang membantu nari memasak , keadaan dapur sangat berantakan
Begitupun dengan muka mereka berempat yang penuh dengan tepung
"Nobin dengar!! Nari itu miliku seorang" ucap Genio percaya diri
"Hah??!! Lagipula siapa yang mau memiliki si wanita kejam itu??!"nobin menganga
"Kau bohong kan !! Kau pasti diam diam menyukai nari!!" Genio menyerang nobin memakai wajan , nobin menahan serangan Genio memakai sendok
"Dia itu dua tahun lebih tua dariku!! Memangnya aku mau dengan wanita tua hahh??!"nobin mulai menyerang balik Genio dengan panci nya
"Apa kau bilang??!!!" Nari mulai mengamuk dan memukul nobin hingga kepalanya benjol.
"Kau galak sekali"nobin merengek memegang benjol nya yang baru , Genio tertawa melihatnya , sanji tergelak sedangkan maru menggelengkan kepalanya
"Kalian bertiga hentikan"suruh maru
Nari dan nobin terdiam lalu mulai hormat
"Baik kak!!" Ucap mereka berdua
Genio tercengang komikal
"Kauu!! Kepada ka maru saja kau menyebut nya Kaka!! Sedangkan pada ku"todong nari menunjuk kearah nobin disebelahnya
"Yaaa bagaimana lagi , kak maru itu mengagumkan sekali , lagipula dia juga kakakku bukan??"maru terkekeh kecil , matanya menunjukkan cahaya
"Nahh kalian berdua mau bertengkar saja atau mau menyajikan makanan spesial untuk orang yang sudah menunggu didepan dapur ini hmm??"tanya sanji sambil tertawa kecil
Nari , Genio , nobin dan maru menatap semua orang yang sedang tertawa kecil melihat mereka bertingkah akrab.
"Lhoo kalian sejak kapan bangun??" Tanya nari malu
"Fufufu baru saja"jawab Robin
"Apakah kalian memasak daging??!"tanya Luffy antusias
"Apa yang sedang kalian masak?"tanya ussop ngiler
"Sesuatu yang lezatt~"air liur Chopper menetes
"Kalian supeerrr sekali!!"sorak Franky menyatukan kedua tangannya
"Yohoho , boleh aku melihat celana dalammu narii??"tanya brook
Nari yang mendengarnya menyeringai kecil , nari mulai membuka 3 kancing bajunya , membuat bra nya sedikit kelihatan
"Ummhhhh boleh sajahh~~"goda nari dengan wajah dan tingkahnya yang sexy sambil tangannya mulai bersiap di pinggangnya
Genio , nobin , sanji , Brook , ussop , Franky , dan Luffy mengeluarkan darah dari hidungnya sangat banyak dan mulai pingsan
"Ahhh nari yang terbaik"gumam Genio sudah melayang
"Wanita me-mesum"gumam nobin melayang
"Melorine~~~"sanji melayang
"Su-superr~" Franky melayang
"Nari dan Nami tak ada lawan"ussop melayang
"AaaaAHhHhHhh~~~~"Luffy juga pun melayang karena bau daging yang lezat😔
Maru dan Zoro yang melihatnya langsung melindungi nari di balik badan mereka
"Narii!! oh yaampun kebiasaan burukmu itu sudah kubilang hentikan!!"ucap maru khawatir sambil mengancingkan kembali baju nari lalu membenarkan celananya keatas
"Ohh yaampun kau mirip sekali dengan Nami!" Zoro memijat pangkal hidungnya, lelah dengan tingkah anaknya itu.
Nari melebarkan senyumnya yang melihatkan giginya
"Eheheh , maafkan aku kak , pah!!"ucap nari dengan mengedipkan sebelah matanya dan dengan puppy eyes nya yang membuat nari semakin lucu
Maru dan Zoro terjatuh dan menahan hidungnya yang sudah mulai mimisan deras
"EHHHH!!!" Nari mulai panik kebingungan , Robin yang melihat semua laki laki tumbang karena nari hanya bisa tertawa lalu membantu nari memindahkan makanan.
Hari itu mereka menghabiskan waktu sampai nari kelelahan karena melayani Luffy , ussop , dan Chopper
Sampai waktu malam datang nari yang sangat amat kelelahan sudah tertidur pulas di kamar mama nya karena di kamarnya ada Robin
Zoro masuk kedalam kamar nami setelah meminta izin kepada maru , saat masuk kedalam Zoro tercengang dengan kamar Nami yang sangat penuh pigura
Zoro menutup kembali pintu nya , dia melihat nari tertidur di atas kasur, dia terkekeh bahkan sampai tidur saja posisinya sangat mirip dengan Nami. Kemudian tanpa suara Zoro mengelilingi dinding kamar Nami
Saat melihat salah satu pigura hati Zoro seakan diremas menimbulkan rasa sesak dihatinya
Zoro melihat foto dirinya dan Robin 18 tahun yang lalu dan foto pernikahan nya juga lalu foto nobin sewaktu kecil disamping semua foto itu ada foto Nami dengan maru dan nari yang masih kecil di kedua tangan nya
Dia kembali merasa bersalah melihatnya , lalu masih ada foto foto Luffy dan yang lain dari 18 tahun yang lalu sampai saat ini
Lalu saat melewati meja kerja Nami , Zoro duduk di kursi nya dan melihat banyak tumpukan peta dan surat-surat
Zoro juga melihat 4 peti kecil yang diberi nama masing-masingnya seperti peti pertama bernama Luffy , lalu yang kedua ussop , yang ketiga Namis , dan yang keempat Chopper
Lalu Zoro juga membaca surat Nami yang menarik perhatiannya , surat berwarna putih bercorak emas dan merah dengan sekuntum bunga mawar yang sudah layu namun wanginya masih semerbak memenuhi ruangan
Dengan perlahan Zoro membaca nya secara teliti
To : Zoro:)
From : Nami
Jika kau sudah membuka surat ini berarti kau sudah mendapatkan izin dari maru dan Luffy menepati janjinya
Huffttt apakah kau sudah mengetahuinya?? Aku tahu karena pasti maru dan Luffy tak sengaja menceploskan nya atau kau mendengar nya dengan tidak sengaja , bukan begitu?? Ahahaha maafkan aku
Maafkan aku Zoro jika kau berada di posisi ku kau pasti mengerti bagaimana sulitnya memilih keputusan antara melihat kau bahagia atau membuat kau terbebani oleh ku
Tapi kau pria keras dengan kepala berlumut bukan ?? Si buta arah yang selalu acuh terhadap apapun , jadi kau tak usah merasa bersalah , bersikap kah seperti laki-laki yang tak peduli apapun;)
Dan ada satu hal yang paling penting yang ingin aku sampaikan.
Kumohon Zoro , aku sangat memohon kepadamu untuk menerima nari dan maru sebagai anakmu walau kau tak suka tapi Zoro , selama ini mereka menunggu mu untuk menyayanginya walau sebentar
Sudah yaa aku ingin beristirahat dulu tapi aku tak pernah lelah mencintai mu. Dan jika menurutmu aku ini bukan Nami yang seperti biasanya percayalah aku ini tak pernah berubah hanya saja , entahlah ini mengalir saja seperti air.
Nami , orang yang selalu mencintaimu.
Zoro tersenyum pedih setelah membacanya. Dia jatuh meluruh di bawah meja kerjanya dan menutup wajahnya, ia terisak lagi mengingatnya, dadanya kembali sesak sampai ia tidak bisa menahannya lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Circle [End]✓
FanfictionKehidupan lingkaran cinta di kapal kru mugiwara di tengah laut. Ada yang memendam perasaannya, ada yang mengkhianati perasaannya, ada yang merelakan orang yang paling ia cintai, ada yang merasa bersalah, dan juga di tinggalkan. Bagaimana bisa mereka...
![Love Circle [End]✓](https://img.wattpad.com/cover/283226046-64-k963045.jpg)