"Datanglah ke gudang dekat kampus, Aku disini bersamanya. Krist tolong aku, aku tak mau jika p'off sampai kehilangan nyawanya seperti p'Oab dulu. Hikssss..... "
"Tunggu aku disana ya, kau tenanglah Gun. Aku akan datang bersama Singto" sahut Krist menutup sambungan teleponnya.
"Ada apa?"
"Off dan Gun diserang. Kita harus menyelamatkan mereka"
"Apa?!"
"Berhenti bertanya dan cepat kemudikan mobilnya! Aku akan duduk di kursi penumpang, kau saja yang menyetir" Ucap Krist turun dari pangkuan Singto dan Singto juga berpindah tempat duduk untuk mengemudikan mobil Krist.
"Dimana?" Tanya Singto setelah menghidupkan mesin mobilnya
"Gudang dekat kampus" Singto mengangguk lantas melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju tempat Off dan Gun berada.
Di lain tempat Gun tengah berusaha melindungi Off yang sudah terkapar tak berdaya karena menolongnya dari sergapan para senior yang mengincar dirinya.
"Pergi dari sini!" Pekik Gun memeluk tubuh Off yang penuh dengan darah dan luka memar.
"Ouhh Gun, kemarilah. Aku tidak akan menyakitimu aku hanya menginginkan tubuhmu tapi laki laki sialan ini selalu menghalangiku!" Ucap Luke mendekat kearah Gun yang masih tetap memeluk Off.
"G-gun pergilah. Lari, kau harus pergi dari sini" Lirih Off mencoba melepas pelukan Gun
"Tidak! Bagaimana bisa aku pergi saat kau sendiri dalam bahaya?!"
"P-pergilah Gun, pergilah!"
"Pergi Atthaphan! Pergi!!"
"Kau akan terluka jika tetap disini"
"Kau akan mati jika kau diam membeku seperti ini. Pergilah, Atthaphan!"
"G-gun pergilah!!!"
"Atthaphan saya mohon pergilah, disini terlalu berbahaya untukmu!"
Gun menutup kedua telinganya kala dua suara yang saling beradu terdengar nyaring di telinganya. Suara Off tapi kapan dia mengatakan semua itu? Gun menutup kedua matanya menahan dengungan keras yang terus terdengar ditelinganya.
"G-gun, a-apa yang terjadi padamu?" Tanya Off berusaha menegakkan tubuhnya untuk memeluk Gun yang sedang terlihat gelisah menutup mata dan telinganya.
"Hiksss.... S-suaraa"
"S-suara apa, Gun? Akhhh...."
"Hiksss... Sakit.... "
"D-dimana ponselmu?" Off mencari ponsel Gun di saku jaket pria mungil itu dan Off berhasil mendapatkannya. Dengan cepat Off menekan nomor telepon yang tertera nama Krist untuk meminta bantuan sesegera mungkin.
Krist Perawat Fak.Ekonomi
: Halo, Gun. Sebentar, Na. Aku akan segera sampai disana.
"Akhhh... K-krist cepatlah!"
: Off? Apa yang terjadi pada dirimu?! Dimana Gun?!
"C-cepat Krist. Arghhhhh!!!!"
"Ambil ponsel itu!" Titah Luke yang dibalas anggukan oleh beberapa anak buahnya.
: Halo Off Halo?!
"Selamatkan temanmu jika kau bisa sampai disini dalam waktu 5 menit" Ujar Luke memutus sambungan telepon Krist.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reinkarnasi - Singkit
Novela JuvenilTerlahir untuk ke tujuh kalinya. Demi menyelesaikan tujuh buah kutukan di kehidupan pertamanya, Putra mahkota Singto Prachaya dan pangeran Krist Perawat Sangpotirat. Memiliki 5 nama lain di setiap kehidupannya. Cinta yang terlarang, kutukan akan...
