8. Simba Victoria

290 28 15
                                        


hai bestie

jadi di part kali ini entah kenapa aku pengen banget ngejelasin gimana manisnya kebahagiaan singkit dikehidupan keenamnya alias di reinkarnasi terakhir mereka sebagai pangeran dan putra mahkota

oke mari kita baca

aku ingetin sekali lagi yaa gimana posisi mereka

new kakak Krist

Tay putra penasehat

Off panglima

Gun adik Tay

.....................

Indahnya cahaya rembulan menemani sepasang kekasih yang tengah melepas rindu mereka di tengah hamparan taman bunga matahari kerajaan Victoria.

Yang Mulia putra mahkota kerajaan Simba dan juga pangeran muda dari kerajaan Victoria yang telah menjalin hubungan tersembunyi selama puluhan bahkan ribuan tahun karena kutukan dari seorang Wanita pada kehidupan pertama mereka.

Saat ini pangeran muda Krist Perawat tengah duduk dengan menyandarkan kepalanya pada Pundak kekar sang kekasih, Putra mahkota Singto Prachaya.

"Dewi bulan nampak bahagia malam ini, benarkan Yang mulia?" ucap pangeran membuka suara

"Kit, sudah berapa kali aku mengatakan ini? Jangan panggil aku dengan sebutan itu." sahut sang putra mahkota

"Tapi kau penerus kerajaan Simba, Yang mulia" jawab Krist

"Itu jika aku didepan rakyat dan musuh musuhku"

"Tapi jika aku ada disisimu, aku hanyalah pria biasa yang jatuh cinta kepada putra dari Yang Mulia raja Victoria ini" ucap Singto mencolek dagu kekasihnya

"Phi!! Aku malu!!

Singto terkekeh melihat wajah merona kekasihnya. Dielus sayang pucuk rambut Krist sambil sesekali ia cium kening kekasihnya.

"Kau sudah mendengar kabar tentang kematian panglima Off?" tanya Krist

Raut wajah Singto yang awalnya tersenyum bahagia mendadak berubah murung

"Ya. Aku sudah mendengarnya" jawab Singto

"Apa kau tau alasannya?"

Singto mengernyit heran, "Dia terkena panah musuh di medan perang?"

Krist menggelengkan kepalanya, "Tidak"

"Jadi kau tau fakta itu?" tanya singto kembali

"Oh ayolah, phi. Semua rakyat juga membicarakan gossip ini"

"Takdir mereka sungguh malang, Kit" ucap Singto merebahkan tubuhnya diatas rerumputan taman

"Tapi mungkin saja takdir kita lebih mengenaskan dari mereka" jawab Krist

"Tidak!" sergah Singto

Krist menghela nafas lembut lalu ikut merebahkan tubuhnya dengan kepala bersandar di perut Singto

"Perang perebutan wilayah akan dimulai setelah bulan purnama ke Sembilan, phi"

"Dan tentu saja aku harus melawanmu" ucap Krist

"Kit, kau tau aku tidak akan pernah bisa melawanmu ataupun membuatmu terluka"

"Tapi takdir sudah menunggu hal itu terjadi, phi"

Reinkarnasi - SingkitTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang