Jangan lupa vote commentnya ya guys, follow dulu yuk sebelum baca
[On going ]
***
Kisah ini tentang seorang cowok anak pengusaha ternama namun mimiliki sifat playboy karana ia belum mau memiliki pasangan yang se...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Makan malampun usai, semua anggota keluarga kembali keruangan mereka masing-masing terlihat mama Nio menuju ruang tamu sepertinya ingin melanjutkan menonton drakor di televisi sedangkan papa Nio kembali ke ruangan kerjanya mungkin masih ada beberapa hal yang masih harus di kerjakan. Nio sendiri pergi ke lantai dua rumahnya untuk menuju kamar pribadinya.
"Aduh mati gue, gue harus gimana." ia melentangkan badannya di atas ranjang tidurnya yang sudah di tata rapih oleh asisten rumah tangganya sembari memandangi langit-langit kamarnya.
Sejenak ia memejamkan matanya untuk melepaskan penat tugas kuliah ditambah dengan kata-kata yang orangtuanya lontarkan beberapa menit tadi menambah beban pikirannya. Bau air difusser menusuk indra penciumannya. Hadiah yang diberikan mamanya waktu itu masih berfungsi dengan baik sehingga mengeluarkan wewangian yang membuat dirinya sedikit lebih relax.
Ting..Ting...
Bunyi dentingan pesan masuk mengisi keheningan kamar milik pria satu ini.
"Aduh siapa deh lagi pening gini berisik bener." grutu Nio, ia menggapai ponselnya yang terletak di dalam saku celannya untuk sekedar melihat pesan masuk dari siapa.
Nio menghela nafas pendek setelah melihat pesan masuk tersebut dan langsung membuang ponselnya jauh-jauh. sudah bisa di tebak sepertinya pesannya tersebut berasal dari salah satu dari sekian banyaknya cewe yang ia jadikan pacar.
Ia tak memperdulikannya sama sekali bahkan tidak membalasnya dan membacanya hanya melihat dari notif yang terpampang di layar lockscreen saja. ia kembail berpikir dan terus berpikir, tiba-tiba saja terlintas difikirannya untuk menghubungi Elard selaku teman baiknya, ia mengambil ponselnya yang tadi ia buang dan bergegas mengirim pesan.
Nio : El, gawat!!
El : Gawat kenapa?
Nio : Bokap sama nyokap minta gue bawa pasangan
El : Terus? lo kan banyak cewe?
Nio : Ini beda permasalahannya, gue kagak mau bawa cewe begitu matre semua
El: Oh, gue tahu ini yang kata bokap lo mau warisin perusahaannya kalo lo udah semester 7 dan punya cewe. kalo lo semester ini ga punya pasangan lo gajadi di warisin perusahaannya
Nio : Nah, iya tapi lo tahu kan gue belum mau serius sama orang. gue butuh orang sementara buat jadi pasangan pura-pura gue sementara, lo gaada kenalan?
El: Wait, tadi gue baru liat teman gue ngetweet butuh loker part time
El : /send contact
El: coba lo pc namanya Kayra, tapi awas anaknya galak