adakah keajaiban?

208 25 2
                                    

Setelah yeji sampai di rumah sakit yeji langsung berlari menuju ruangan yeonjun,sesampainya di depan ruanagn yeonjun ia melihat jennie dan irene sedang menagis

"M-mom yeonjun hiks"

"Sayang jangan nangis lagi" ucap irene dengan memeluk anaknya tersebut

"Yeji kamu itu menantu bunda yang sangan kuat tolong iklaskan yeonjun" ujar jennie berusaha tegar padah hatinya saat ini sangat hancur

"Bunda,yeonjun itu masih hidup dia enggak pergi ninggalin kita semua,apakah aku boleh ketemu dia?" tanya yeji dan dibalas anggukan oleh keduanya

Saat yeji memasuki ruangan yeonjun ia melihat yeonjun yang telah tak bernyawa

"Jun,masa orang bilang kamu udah pergi sih" ujar yeji dengan senyum miris

"Kalau aku enggak percaya,masa ketos yang paling dingin pergi"

"Sampai semua orang nangis gitu" ucap yeji dan tak terasa beberapa tetes air mata miliknya kembali jatuh

"Apakah kamu mimpi indah banget sampai enggak bangun"

"Jun bangun dong aku rindu banget loh"

"Yeonjun"

"Mimpinya jangan lama lama dong "

"Apakah kamu enggak kasihan sama aku,sama bunda,sama mom,dan teman kamu mereka sedih tau"

"Kalau bercanda jangan sekarang jun"

Tok tok tok

Pintu terbuka menampakkan beberapa tentara polisi dan teman yeonjun

"Permisi dek" ucap tentara yang saat itu ada dimall oh ya namanya adalah rivan

"Eonnie hyung hyuka hiks hiks" tangis hyuka

"Hei jangan nangis" ucap yeji berusaha tidak menagis juga

"Kami turut berduka cita atas kepergian yeonjun " ujar rivan mewakili beberapa tentara dan polisi

"Pak yeonjun itu enggak pergi dia itu cuma tidur aja" ujar yeji

"Bagaimana pun kamu harus iklas karena memang itu sudah takdir dan maaf kami harus permisi" ujar kapten rivan beserta kawan kawannya lalu pergi

"Permisi" ujar beberapa suster

"Ya ada apa?" tanya soobin

"Jenazah pak yeonjun harus di bawa" ujar beberapa suster

"Enggak bisa,yeonjun itu masih hidup,kenapa kalian memanggilnya dengan sebutan jenazah"

"Bisakah sekarang kami ambil buk"

"Enggak"

"Tapi jenazahnya enggak bisa dibiarkan saja"

"SAYA BILANG ENGGAK BISA YA ENGGAK BISA"

Lalu tak lama jennie dan irene masuk

"Sayang kamu harus iklaskan yeonjun"

"Enggak bisa bun yeonjun enggak mungkin pergi" ujar yeji rasnya separuh nyawanya telah hilang

"Sayang ini demi kebaikan kita semua dan yeonjun" ujar irene lalu yejipun mengangguk

"Silahkan dibawa sus" ujar irene lalu saat suster ingin membawa yeji melarangnya

"Tunggu" lalu yeji mendekat ke arah brangkar yeonjun

"Mimpinya jangan lama lama ya" ujar yeji lalu mencium dahi yeonjun

"I love you jun" ujar yeji lalu jennie,irene dan yeji hampir keluar ruangan tiba tiba

"J-ji"

###

Coba kalian tebak suara siapakah itu?

?
?
?
?
?
?
?
?
?
?
?







Enggak mungkinkan yeonjun sedangkan yeonjun aja udah pergi ninggalin kita

Apakah itu suara arwah yeonjun?

Atau suara suster ngesot?

Oke jangan penasaran dulu dan kita nantikan kelanjutan part selanjutnya

Oh ya jangan lupa vote dan komen

Bye gyus🤗🤗🤗












Terpaksa bersama yeji x yeonjunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang