"UWAHH, AIRNYA DINGIN!!"pekik chinen
"chinen, santai saja"
"tapi ibu, airnya dingin!"
"air pantai kan memang dingin, bodoh"ujar miyamura.
"Ih, kau menyebalkan!"
Miya chinen & miyamura izumi adalah pangeran kembar dari kerajaan yakusoku no message.
Kenapa namanya 'yakusoku no message?' karena artinya "Pesan perjanjian"
Chinen & izumi mulai tumbuh menjadi pangeran yang tampan.
Namun pada suatu hari..
"Aku tidak akan meninggalkan kalian!!"
"izumi, pergilah dengan kakak mu"
"kalian harus selamat"
Suara pedang berbunyi disetiap ruangan bahkan diluar.
Darah dan mayat dimana-mana.
Api memenuhi istana kerajaan.
Istana kerajaan Yakusoku No Message
Diserang oleh kerajaan lain.
"izu-mi, ba-wa kakak mu perg-i dari sini"
"aku tidak akan meninggalkan kalian berdua"
"izumi, cepatlah pergi! Ini perintah!"
Izumi tetap menggelengkan kepalanya menolak untuk meninggalkan kedua orang tuanya.
Dan tiba-tiba..
"IZUMI!!"ayah & ibu
Darah menetes dari panah beracun yang dilempar ke arah izumi.
Izumi menutup matanya erat-erat
Namun saat ia membuka matanya, bukan ia yang terkena panah beracun tersebut.
Melainkan kedua orang tuanya yang melindungi nya.
"Izu-mi...per-gi...sekar-ang.."
Itu adalah kata² terakhir kedua orang tuanya.
Dan izumi ingin sekali menangis, dan berteriak sekeras-kerasnya.
Tapi sebuah panah diarahkan kepada dirinya.
"maaf chinen, aku akan meninggalkan mu"batin izumi
"aku bisa membaca pikiran mu, jelek"
Izumi membuka matanya terkejut.
Ternyata bukan dirinya yang terkena panah beracun.
Melainkan kakaknya, chinen.
"c-chinen?"
Chinen terjatuh dan izumi memeluknya dengan erat.
"bertahanlah, kita akan keluar dari sini.
Aku akan menaikkan mu ke kud-"
Telunjuk jari chinen menyentuh bibir izumi, menyuruhnya untuk diam.
"Stt...sekarang pergi saja dari sini"
"tidak mungkin aku melakukannya!!"
"lagian aku tidak akan bertahan dan hanya akan menjadi beban untuk mu"
"Chinen!"
"Aku menyayangi mu, Izumi"
Tangan chinen yang tadinya memegang pipi adiknya kini terjatuh dengan sisa darah dipipi sang adik.
Izumi tidak bisa meninggalkan kakaknya, namun ia harus pergi.
"Maafkan aku! ibu, ayah, chinen!"batin izumi.
Ia mengambil jubah coklat miliknya, berlari kebelakang istana, dan mengambil kuda miliknya dan kabur melewati jalan rahasia yang hanya diketahui oleh dirinya dan kembarannya, chinen.
TBC...
Yang sering baca novel-novel kerajaan pasti ngerti lah ya.ysj
Jaa, matta nee minnasan!
-Sekian
KAMU SEDANG MEMBACA
Regret Message
RandomIa mendekatkan wajahnya ke wajah ku dan berbisik "Gw sayang sama lu" Dan setelah itu tidak terdengar suara lagi, bahkan hembusan nafas. Ia telah berpulang pada yang kuasa. Aku menatap kertas yang ku tulis dan memasukannya ke dalam botol, menghanyutk...
