Izumi kini berada disebuah hutan dan ia sendirian.
Kuda miliknya terluka dan telah mati beberapa hari yang lalu.
Izumi memilih duduk dibawah pohon untuk mengistirahatkan kakinya.
"lebih baik aku menunggu waktunya"
Izumi terluka, kaki kirinya sempat terkena panah namun tidak beracun.
"kau selalu melakukan segalanya untuk ku, chinen.."
"tapi kenapa kau harus pergi secepat ini?"
"aku merindukan mu"
"Chinen.."
Selama beberapa hari izumi tetap duduk disana menunggu ajal menjemputnya.
Perlahan-lahan ia mulai menutup matanya, yang terakhir ia lihat adalah langit malam bertaburan bintang dan bulan yang bersinar menderang sebelum semuanya menjadi gelap.
"Hahh..hahh.."
Osamu terbangun dari mimpinya.
Ia berkeringat dingin, wajahnya memucat.
"Mimpi itu lagi.."gumam osamu
Ia menatap atsumu yang sedang terbaring disebelahnya.
Mengelus surainya.
"Gw gk mau itu terjadi 'lagi'"
Lagi? Ap maksud osamu?
Jadi setelah kematian izumi dan chinen, beribu-ribu tahun kemudian lahirlah anak kembar yang sifatnya sangat mirip dengan kedua pangeran dari kerajaan Yakusoku no message itu.
Tetapi ada yang berbeda.
Kedua anak kembar ini memiliki ingatan dimasa lalu.
Masa dimana mereka menjadi kedua pangeran kerajaan itu.
Bisa dikatakan, miya atsumu & miya osamu adalah reinkarnasi dari miya chinen & miyamura izumi.
(N): Reinkarnasi atau biasa disebut terlahir kembali adalah saat dimana dimasa lalu nya orang itu akan mati dan reinkarnasi atau terlahir kembali namun penampilannya akan berbeda begitu juga dengan status atau kasta nya.
Orang tua nya sampai tidak menyangka akan hal yang dialami kedua anak mereka.
Dan mulai saat itu, kejadian dimana osamu yang dulunya adalah izumi kehilangan kakaknya mulai menghantui pikiran osamu.
Mimpi itu terus berdatangan saat ia tertidur, ia takut sendirian lagi.
"Aku tidak akan membuat kejadian itu terulang lagi..
Sama seperti dulu.."gumam osamu
Osamu menggengam erat lengan kakaknya, atsumu.
Ia tidak mau kehilangan lagi, tidak lagi.
Selamanya..
"Tetaplah bersama ku, tsumu"
"Selamanya..."
TBC...
....
/terdiam
Jaa, matta nee minnasan!
-Sekian
KAMU SEDANG MEMBACA
Regret Message
SonstigesIa mendekatkan wajahnya ke wajah ku dan berbisik "Gw sayang sama lu" Dan setelah itu tidak terdengar suara lagi, bahkan hembusan nafas. Ia telah berpulang pada yang kuasa. Aku menatap kertas yang ku tulis dan memasukannya ke dalam botol, menghanyutk...
